Kompas TV nasional kriminal

Kutuk Pembunuhan Keluarga di Sigi, Pemerintah Memburu MIT

Minggu, 29 November 2020 | 16:49 WIB
kutuk-pembunuhan-keluarga-di-sigi-pemerintah-memburu-mit
Pemerintah memastikan para pelaku pembunuhan di Sigi adalah sisa-sisa kelompok Santoso atau biasa dikenal Mujahidin Indonesia Timur (MIT). (Sumber: Pixabay)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengutuk keras peristiwa pembunuhan satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah.

"Pemerintah akan melakukan tindakan tegas dan memburu pelaku melalui Tim atau Satgas Operasi Tinombala terhadap para pelaku kekejian dan kebengisan terhadap suatu keluarga yang menyebabkan terbunuhnya empat orang di Sigi," ujar Menko Polhukam Mahfud MD dalam keterangan persnya, Minggu (29/11/2020).

Pemerintah menyampaikan duka yang mendalam kepada korban dan keluarganya.

Selanjutnya, sesuai perintah Presiden Jokowi, pemerintah telah melakukan langkah-langkah pengejaran serta pengepungan terhadap tempat yang dicurigai memiliki keterkaitan dengan para pelaku.

Baca Juga: Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Warga yang Ketakutan Sembunyi ke Hutan, 150 KK Diungsikan

"Tadi tim Tinombala sudah menyampaikan tahap tahap yang dilakukan untuk mengejar pelaku dan melakukan isolasi serta pengepungan terhadap tempat yang dicurigai ada kaitan dengan para pelaku," lanjut Mahfud MD.

Pemerintah memastikan para pelaku pembunuhan adalah sisa-sisa kelompok Santoso atau biasa dikenal Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Penulis : Hariyanto Kurniawan


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:23
HINGGA 27 JANUARI 2021, SEBANYAK 3.785 PASIEN COVID-19 TENGAH DIRAWAT DI RSD WISMA ATLET KEMAYORAN   BAKAMLA TANGKAP DUA KAPAL SUPERTANKER ASING ASAL PANAMA DAN IRAN DI PERAIRAN NATUNA, KEPULAUAN RIAU   AKIBAT CUACA EKSTREM, PT ASDP INDONESIA CABANG KUPANG TUTUP SEMENTARA TIGA RUTE PELAYARAN DI NTT   DUKCAPIL KEMENDAGRI MENGGANTI 16.187 DOKUMEN KARTU KELUARGA KORBAN TERDAMPAK BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN   BNPB: SETELAH 13 HARI DIGUNCANG GEMPA BERMAGNITUDO 6,3, MASIH ADA TUJUH DESA DI SULAWESI BARAT YANG TERISOLASI   BAWASLU TANGSEL SESALKAN LANGKAH KPU BUKA SEJUMLAH KOTAK SUARA PILKADA 2020 TANPA PERINTAH MAHKAMAH KONSTITUSI    IHSAN YUNUS DIPERIKSA SEBAGAI SAKSI KASUS DUGAAN SUAP BANSOS COVID-19 YANG MENJERAT EKS MENSOS JULIARI BATUBARA    PENYIDIK KPK JADWALKAN PEMERIKSAAN TERHADAP ANGGOTA DPR DARI FRAKSI PDI-P IHSAN YUNUS HARI INI    WAKIL KETUA KOMISI IX DPR EMANUEL LAKA LENA MINTA PERAN SATGAS COVID-19 DI DAERAH DIPERKUAT HINGGA TINGKAT RT/RW   TEMBUS 1 JUTA KASUS COVID-19, KOMISI IX DPR SEBUT PENANGANAN PANDEMI COVID-19 HARUS FOKUS PADA ASPEK PENCEGAHAN    PRESIDEN JOKOWI MINTA KARANTINA WILAYAH TERBATAS DALAM RANGKA PENANGANAN COVID-19 DITERAPKAN HINGGA RT/RW   PRESIDEN JOKOWI TARGETKAN VAKSINASI COVID-19 BISA MENCAPAI 1 JUTA ORANG DALAM SEHARI   PRESIDEN JOKOWI: PEMERINTAH BEKERJA CEPAT DAPATKAN RATUSAN JUTA DOSIS VAKSIN COVID-19   MENKES: PERLU WAKTU 2-3 PEKAN UNTUK MEMBENTUK ANTIBODI SETELAH DOSIS KEDUA VAKSIN COVID-19 DISUNTIKKAN