Kompas TV entertainment selebriti

Ria Ricis Raih Sarjana Usai 7 Tahun Kuliah, Kerja Jadi Penghambat

Sabtu, 28 November 2020 | 14:56 WIB
ria-ricis-raih-sarjana-usai-7-tahun-kuliah-kerja-jadi-penghambat
Ria Ricis (Sumber: Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

JAKARTA, KOMPAS.TVYouTuber dan pemain film Ria Ricis kini telah menjadi sarjana ilmu komunikasi di Universitas Pancasila, Jakarta Selatan. Ria Ricis senang akhirnya menyelesaikan kuliahnya meski sampai tujuh tahun. Wisuda Ria Ricis dilakukan secara online, pada Sabtu (28/11/2020) pagi. 

"Kerja sambil kuliah itu nggak gampang buat Ricis," kata Ria Ricis mengutip Tribunnews di rumahnya, kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, Sabtu siang.

Selama tujuh tahun kuliah, Ria Ricis juga bekerja. Pekerjaan di industri televisi hingga film itu membuat kuliah Ria Ricis menjadi lama.

"Dulu banyak yang harus dikerjain. Itu dulu. Mau nggak mau kuliah terbengkalai. Tapi alhamdulillah, sekarang sudah selesai walau sampai tujuh tahun," ucap Ria Ricis.

Selama kuliah tujuh tahun, Ria Ricis tetap sabar mengejar gelar sarjananya.

"Sabar ngerjain tugas kuliah, sabar skripsi dicoret-coret dosen, sabar ketemu dosen pembimbing. Kalau lagi skripsi harus banyak sabar," ujar dara kelahiran Batam, 1 Juli 1995, itu.Meski lama, Ria Ricis harus menyelesaikan kuliahnya. Sebab, pendidikan adalah modal penting sekalipun sudah dikenal sebagai selebritas.

"Percuma kalau sukses dan ada di atas tapi tanpa pendidikan cukup. Sebaiknya punya bekal kuliah," ujar Ria Ricis yang terlihat begitu bahagia setelah menjadi sarjana.

Penulis : Ade Indra Kusuma


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:59
PRESIDEN JOKOWI AJAK INDUSTRI MANFAATKAN TEKNOLOGI DIGITAL AGAR SEMAKIN EFISIEN DAN KOMPETITIF   YAKIN VAKSINASI SELESAI KURANG DARI SETAHUN, PRESIDEN JOKOWI: ADA 30.000 VAKSINATOR DAN 10.000 PUSKESMAS   KSPI MINTA KEJAGUNG TRANSPARAN SAAT SELIDIKI DUGAAN KORUPSI BPJS KETENAGAKERJAAN   KEMENSOS BERI BANTUAN RP 107 JUTA KEPADA KORBAN BANJIR BANDANG DI CISARUA, KABUPATEN BOGOR   KONTRAS HARAP PERGANTIAN KAPOLRI MENJADI MOMENTUM PERBAIKAN INSTITUSI POLRI   DVI POLRI: 32 KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 SUDAH DISERAHKAN KE KELUARGA   BARESKRIM POLRI LIMPAHKAN BERKAS PERKARA KASUS TES USAP RIZIEQ SHIHAB KE KEJAKSAAN   KEMENTERIAN PERTAHANAN AKAN REKRUT 25.000 ORANG UNTUK KOMPONEN CADANGAN   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI PEMBERIAN UANG KEPADA PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK) KEMENSOS   IDI MINTA PEMERINTAH KAJI ULANG KEBIJAKAN YANG TIDAK PRIORITASKAN VAKSIN UNTUK PENYINTAS COVID-19   BPOM DAN KEMENTERIAN KESEHATAN AKAN MENGEVALUASI KEAMANAN VAKSIN COVID-19 PFIZER   KEPALA KSP MOELDOKO: VAKSINASI COVID-19 TERHADAP KORBAN BENCANA AKAN MEMPERTIMBANGKAN JUMLAH VAKSIN   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: PEMERINTAH TELAH PETAKAN POTENSI BENCANA DI TANAH AIR   WALI KOTA TEGAL DEDY YON SUPRIYONO: BIOSKOP KEMBALI DIBUKA 1 FEBRUARI 2021