Kompas TV nasional peristiwa

Ali Mochtar Ngabalin Ikut ke Amerika bersama Edhy Prabowo, Apa Kepentingannya?

Jumat, 27 November 2020 | 00:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dalam rombongan Menteri KKP, Edhy Prabowo kemarin, ada tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar ngabalin yang ikut serta.

Tapi, Ngabalin tidak ikut ditangkap KPK, dan kini sudah kembali beraktivitas.

Sederet barang mewah adalah barang sitaan KPK , dari penangkapan Menteri Kelautan Dan Perikanan , Edhy Prabowo .

Dalam konstruksi perkara, kpk menyebut , Edhy diduga menerima uang miliaran rupiah, terkait izin ekspor benih lobster .

Uang tersebut, dibelanjakan Edhy di Honolulu, Amerika Serikat.

Jam tangan Rolex , yang dikenal karena harganya yang fantastis.

Jam tangan mewah dengan material emas, perak dan kristal ini harganya bisa mencapai lebih dari 150 juta rupiah.

KPK juga menyita , jam tangan mahal, bermerek  Jacob and Co , dengan kisaran harga 16 hingga 50 miliran rupiah.

Dari tangan Edhy Prabowo, KPK juga menyita tas Louis Vuitton, keluaran terbaru, seharga 52,7 juta rupiah .

Tas mewah lain yang disita dari Edhy Prabowo, adalah Tas Hermes, yang harganya mulai dari puluhan hingga miliaran rupiah.

Tas Chanel seharga lebih dari 60 juta rupiah, juga menjadi salah satu barang mewah yang disita KPK, dalam penangkapan Edhy Prabowo.

Setelah menjadi tersangka, Edhy Prabowo menyatakan mundur sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, dan dari jabatan Wakil Ketua Umum Gerindra.

Edhy menyatakan permohonan maafnya pada keluarga besar Partai Gerindra.

Penulis : Aleksandra Nugroho


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:42
KPK IMBAU INSTANSI SAMPAIKAN RENCANA KERJA 2021 UNTUK CEGAH GRATIFIKASI   TIM SAR SEBUT SUDAH TEMUKAN 32 KORBAN TEWAS LONGSOR SUMEDANG   PEMPROV DKI SIAPKAN 21 RS RUJUKAN PASIEN KASUS PASCAVAKSINASI COVID-19   BMKG: ANGIN KENCANG PICU GELOMBANG TINGGI KAWASAN BISNIS MANADO   BASARNAS SERAHKAN 10 KANTONG JENAZAH KORBAN KECELAKAAN SRIWIJAYA AIR SJ182 KE TIM DVI POLRI MINGGU, 17 JANUARI 2021   PASIEN SEMBUH DARI COVID-19 DI DKI JAKARTA BERTAMBAH 3.771 ORANG PADA MINGGU, 17 JANUARI 2021   TNI AL BUKA POSKO PENYALURAN BANTUAN DI JAKARTA, SURABAYA, DAN MAKASSAR UNTUK KORBAN GEMPA SULBAR DAN BANJIR KALSEL   PEMKOT SURABAYA GELAR OPERASI PROTOKOL KESEHATAN DI PASAR TRADISIONAL SECARA SERENTAK, SENIN, 18 JANUARI 2021    SATGAS SAR TNI ANGKATAN LAUT TEMUKAN 3 KANTONG SERPIHAN BADAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ182   SATPOL PP DKI MENCATAT ADA 1.056 PELANGGARAN PSBB DI JAKARTA SAAT AKHIR PEKAN   KAROPENMAS DIVISI HUMAS POLRI SEBUT 15 JENAZAH KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ182 TELAH DISERAHKAN KEPADA KELUARGA   HINGGA MINGGU 17 JANUARI 2021, TIM DVI RS POLRI TELAH IDENTIFIKASI 29 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ182   GUNUNG SEMERU BERSTATUS WASPADA, BNPB IMBAU TIDAK ADA AKTIVITAS DI RADIUS 1 KILOMETER   MINGGU, 17 JANUARI 2021, SELURUH KELURAHAN DI DKI JAKARTA MEMILIKI KASUS AKTIF COVID-19