Kompas TV nasional berita kompas tv

Ada Unsur Pidana, Polisi Sebut Rizieq Shihab akan Dipanggil dalam Proses Penyidikan

Kamis, 26 November 2020 | 16:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah melakukan gelar perkara, Polda Jabar telah meningkatkan status kasus kerumunan massa Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, pertengahan November lalu.

Polisi menemukan dugaan tindak pidana, pelanggaran protokol kesehatan, dan membuka peluang untuk memanggil pemimpin FPI, Rizieq Shihab.

Polisi akan memproses dan  menyidik kasus kerumunan dalam acara peletakan batu pertama Pesantren Alam Agro Kultural Markas Syariah di kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor pada 13 November lalu.

Setelah melakukan gelar perkara, Tim Gabungan Penyidik Polda Jabar, dan penyidik Bareskrim Polri menemukan dugaan tindak pidana berdasarkan rekaman CCTV, serta keputusan bupati untuk memperpanjang PSBB yang menjadi sejumlah alat bukti yang dipakai polisi dalam menentukan tersangka.

Sebelumnya, upaya pencegahan sebaran virus corona juga dilakukan TNI-Polri dengan mendatangi rumah Rizieq Shihab di Jalan Petamburan 3 Jakarta Pusat, pada Sabtu malam (21/11/2020)

Petugas meminta Rizieq untuk menjalani tes usap, setelah beredar kabar dirinya positif corona.

Namun, petugas tak bisa menemui pemimpin FPI itu, karena sedang beristirahat.

Sementara itu, menurut Sekretaris Bantuan Hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar, Rizieq shihab dalam kondisi sehat.

FPI meminta pemerintah tak perlu meminta Rizieq shihab melakukan tes usap, karena FPI sudah mempunyai tim untuk melakukan tes usap secara mandiri.

Penulis : Anjani Nur Permatasari


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:16
KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI DORONG PENGOLAHAN UDANG JADI KOMODITI PRIORITAS   BNN KOTA TANGERANG SELATAN SOROTI TINGGINYA PEREDARAN SABU DAN GANJA DI CIPUTAT   KEMENTERIAN KESEHATAN: SERTIFIKAT VAKSIN JADI SYARAT JALAN BELUM BERSIFAT FINAL   KAPUSKES TNI MAYJEN TUGAS RATMONO AJAK WARGA ANTUSIAS VAKSINASI COVID-19   WALI KOTA KEDIRI ABDULLAH ABU BAKAR AJAK PENYINTAS COVID-19 DONOR PLASMA   DINKES DKI: PENGUATAN SINERGI ANTARPIHAK SANGAT DIPERLUKAN UNTUK HADAPI KLASTER KELUARGA   PRESIDEN JOKOWI: KITA HARUS OPTIMISTIS AWAL 2021 JADI TITIK BALIK PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA   KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI DORONG PEMERINTAH CEPAT ATASI BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN   PRESIDEN JOKOWI: BULAN INI CURAH HUJAN EKSTREM, WASPADAI BANJIR DAN TANAH LONGSOR   PRESIDEN JOKOWI: SAYA TELAH PERINTAHKAN VAKSINASI COVID-19 TUNTAS SEBELUM AKHIR 2021   TIM SAR MASIH CARI MEMORI CVR SRIWIJAYA AIR SJ-182   TIM DVI TELAH TERIMA SAMPEL DNA 62 KELUARGA KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182   KEMENSOS SALURKAN BANTUAN RP 1,7 MILIAR UNTUK KORBAN GEMPA DI SULAWESI BARAT   POLRI KIRIM PESAWAT HINGGA PERSONEL UNTUK BANTU PENANGANAN GEMPA DI SULAWESI BARAT