Kompas TV nasional berita kompas tv

Edhy Prabowo Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka Suap, Mahfud MD: Pemerintah Dukung Langkah KPK

Kamis, 26 November 2020 | 14:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo angkat bicara terkait menteri KKP Edhy Prabowo yang ditangkap KPK atas dugaan korupsi. 

Presiden Jokowi mengatakan akan menghormati proses yang berjalan di KPK. 

"Tentunya kita menghormati proses hukum yang berjalan di KPK,"kata Jokowi, Rabu (25/11/2020). 

Presiden percaya proses hukum akan berjalan sebagaimana mestinya. 

"Saya percaya KPK bekerja transparan, terbuka, dan profesional,"lanjut Presiden. 

Terkait hal ini, Presiden secara tegas mengatakan bahwa pemerintah konsisten dalam mencegah dan memberantas korupsi. 

Selain itu, Menkopolhukam Mahfud MD juga memberikan tanggapan. 

Mahfud menyebutkan jika pemerintah memastikan mendukung langkah KPK soal penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyebut Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sudah mendengar soal penangkapan salah satu kadernya, rabu dini hari, saat tiba di Bandara Soekarno Hatta dari Hawaii Amerika Serikat, bersama sang istri dan belasan anggota rombongan lain.

Saat Edhy ditangkap, KPK menyita sejumlah barang mewah, mulai dari jam tangan, tas koper, tas desainer, hingga wheelset sepeda. Tapi Gerindra belum bisa berkomentar.

Edhy ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster. Ia diduga menerima uang senilai Rp 3,4 miliar dan 100.000 dollar AS dari pihak PT Aero Citra Kargo.

Penulis : Anjani Nur Permatasari


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:20
KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI DORONG PENGOLAHAN UDANG JADI KOMODITI PRIORITAS   BNN KOTA TANGERANG SELATAN SOROTI TINGGINYA PEREDARAN SABU DAN GANJA DI CIPUTAT   KEMENTERIAN KESEHATAN: SERTIFIKAT VAKSIN JADI SYARAT JALAN BELUM BERSIFAT FINAL   KAPUSKES TNI MAYJEN TUGAS RATMONO AJAK WARGA ANTUSIAS VAKSINASI COVID-19   WALI KOTA KEDIRI ABDULLAH ABU BAKAR AJAK PENYINTAS COVID-19 DONOR PLASMA   DINKES DKI: PENGUATAN SINERGI ANTARPIHAK SANGAT DIPERLUKAN UNTUK HADAPI KLASTER KELUARGA   PRESIDEN JOKOWI: KITA HARUS OPTIMISTIS AWAL 2021 JADI TITIK BALIK PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA   KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI DORONG PEMERINTAH CEPAT ATASI BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN   PRESIDEN JOKOWI: BULAN INI CURAH HUJAN EKSTREM, WASPADAI BANJIR DAN TANAH LONGSOR   PRESIDEN JOKOWI: SAYA TELAH PERINTAHKAN VAKSINASI COVID-19 TUNTAS SEBELUM AKHIR 2021   TIM SAR MASIH CARI MEMORI CVR SRIWIJAYA AIR SJ-182   TIM DVI TELAH TERIMA SAMPEL DNA 62 KELUARGA KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182   KEMENSOS SALURKAN BANTUAN RP 1,7 MILIAR UNTUK KORBAN GEMPA DI SULAWESI BARAT   POLRI KIRIM PESAWAT HINGGA PERSONEL UNTUK BANTU PENANGANAN GEMPA DI SULAWESI BARAT