Kompas TV nasional hukum

KPK Tangkap 17 Orang Termasuk Menteri KKP Edhy Prabowo, Diduga Terkait Ekspor Benih Lobster

Rabu, 25 November 2020 | 14:50 WIB
kpk-tangkap-17-orang-termasuk-menteri-kkp-edhy-prabowo-diduga-terkait-ekspor-benih-lobster
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri memberi keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Senin (24/2/2020). (Sumber: KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan total 17 orang dalam proses penangkapan yang dilakukan terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.

Selain Edhy, KPK juga mengamankan istri Edhy, IIs Rosita Dewi, sejumlah pejabat di Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta beberapa orang pihak swasta.

"KPK telah mengamankan sejumlah pihak pada Rabu, 25 November 2020 di sejumlah lokasi, di antaranya Jakarta dan Depok Jawa Barat, termasuk di Bandara Soekarno-Hatta, pada pukul 00.30 WIB. Jumlah yang diamankan oleh KPK seluruhnya ada 17 orang, di antaranya Menteri Kelautan dan Perikanan beserta istri dan beberapa pejabat di KKP, di samping itu juga beberapa orang pihak swasta," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri dalam keterangan video yang diterima Kompas TV, Rabu (25/11/2020).

Baca Juga: Penyidik KPK Sambangi KKP, Ruang Kerja Menteri Edhy Prabowo Disegel

Saat ini, ke-17 orang tersebut masih berstatus sebagai terperiksa dan tengah menjalani pemeriksaan intensif di gedung KPK. 

Selain mengamankan sejumlah orang, KPK juga mengamankan sejumlah barang termasuk kartu debit ATM yang diduga terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi yang saat ini tengah diselidik KPK.

Tim penyelidik KPK tengah melakukan inventarisir barang-barang bukti tersebut.

Penulis : Veny Sinuraya


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:28
PRESIDEN JOKOWI AJAK INDUSTRI MANFAATKAN TEKNOLOGI DIGITAL AGAR SEMAKIN EFISIEN DAN KOMPETITIF   YAKIN VAKSINASI SELESAI KURANG DARI SETAHUN, PRESIDEN JOKOWI: ADA 30.000 VAKSINATOR DAN 10.000 PUSKESMAS   KSPI MINTA KEJAGUNG TRANSPARAN SAAT SELIDIKI DUGAAN KORUPSI BPJS KETENAGAKERJAAN   KEMENSOS BERI BANTUAN RP 107 JUTA KEPADA KORBAN BANJIR BANDANG DI CISARUA, KABUPATEN BOGOR   KONTRAS HARAP PERGANTIAN KAPOLRI MENJADI MOMENTUM PERBAIKAN INSTITUSI POLRI   DVI POLRI: 32 KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 SUDAH DISERAHKAN KE KELUARGA   BARESKRIM POLRI LIMPAHKAN BERKAS PERKARA KASUS TES USAP RIZIEQ SHIHAB KE KEJAKSAAN   KEMENTERIAN PERTAHANAN AKAN REKRUT 25.000 ORANG UNTUK KOMPONEN CADANGAN   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI PEMBERIAN UANG KEPADA PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK) KEMENSOS   IDI MINTA PEMERINTAH KAJI ULANG KEBIJAKAN YANG TIDAK PRIORITASKAN VAKSIN UNTUK PENYINTAS COVID-19   BPOM DAN KEMENTERIAN KESEHATAN AKAN MENGEVALUASI KEAMANAN VAKSIN COVID-19 PFIZER   KEPALA KSP MOELDOKO: VAKSINASI COVID-19 TERHADAP KORBAN BENCANA AKAN MEMPERTIMBANGKAN JUMLAH VAKSIN   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: PEMERINTAH TELAH PETAKAN POTENSI BENCANA DI TANAH AIR   WALI KOTA TEGAL DEDY YON SUPRIYONO: BIOSKOP KEMBALI DIBUKA 1 FEBRUARI 2021