Kompas TV klik360 cerita indonesia

[FULL] Isi Pidato Presiden dalam G-20

Minggu, 22 November 2020 | 13:13 WIB

BOGOR, KOMPAS.TV – Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menghadiri acara Konferensi Tingkat Tinggi G-20 yang diselenggarakan secara online.

Penyelenggaraan KTT G-20 tahun 2020 ini dipimpin oleh Raja Salman  Arab Saudi.

Pertemuan tersebut mengambil tema upaya mengatasi pandemi dan memulihkan pertumbuhan ekonomi serta menciptakan lapangan pekerjaan.

Dikutip dari pernyataan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Presiden menyampaikan dua hal penting dalam penanganan Covid-19.

Pertama, Presiden menyebut pentingnya pendanaan bagi pemulihan kesehatan dunia. Dunia tidak akan sehat, kecuali seluruh negara sudah sehat.

Salah satu cara untuk sehat adalah dengan menggunakan vaksin.

“Vaksin harus dapat diakses dan tersedia bagi semua negara, tanpa terkecuali”, ungkap Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers yang disiarkan melalui akun Youtube Sekretariat Presiden (21/11).

Baca Juga: Sri Mulyani Curhat 2 Kali Wisuda Yang Tak Dihadiri Orang Tua

Selain itu, hal kedua yang disampaikan Presiden  berkaitan dengan pentingnya pemulihan ekonomi untuk menyelamatkan dunia dari dampak resesi global.

Secara spesifik Presiden mengatakan bahwa negara berkembang membutuhkan bantuan yang lebih untuk dapat selamat dari pandemi Covid-19 ini, seperti mendapatkan bantuan fiscal space.

Berkaitan dengan hal tersebut, ada dua poin penting yang dibutuhkan negara berpenghasilan rendah.

“Bantuan restrukturisasi hutang untuk negara berpendapatan rendah, terutama dari negara pemberi hutang yang besar.  Restrukturisasi hutang ini juga harus dibarengi dengan ditingkatkannya manajemen hutang” ungkap Retno.

“Pentingnya dilakukan dukungan ekstraordinary kebijakan fiskal, moneter, kebijakan sektor keuangan”, tambahnya.

Penulis : Abdur Rahim



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:34
PERHELATAN AUSTRALIA OPEN 2021 DI MELBOURNE TERANCAM DITUNDA AKIBAT ADANYA PANDEMI KORONA   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY PASTIKAN PERLINDUNGAN SOSIAL TERSALUR SAMPAI KE WILAYAH PERBATASAN NEGARA DI PAPUA   PANGDAM III SILIWANGI AKAN TERJUNKAN 1.000 PERSONELNYA UNTUK PENGAMANAN DAN KERUMUNAN PILKADA BANTEN   PT PELABUHAN INDONESIA II LANJUTKAN PEMBANGUNAN PROYEK TERMINAL KALI BARU & MENARGETKAN BEROPERASI 2023   MENAKER: 2,1 JUTA KORBAN PHK HARUSNYA DAPAT KARPET MERAH TAPI HANYA 95.559 YANG LOLOS KARTU PRAKERJA   KEMENTERIAN PUPR MEMPEROLEH RP 149,81 TRILIUN UNTUK PAGU ANGGARAN TAHUN 2021   IGNASIUS JONAN DIANGKAT MENJADI KOMISARIS INDEPENDEN PT INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL   PEMKOT TANGSEL BELUM PUTUSKAN SOAL BELAJAR-MENGAJAR TATAP MUKA DI SEKOLAH PADA JANUARI 2021   PEMKOT TANGERANG BERENCANA GELAR KEMBALI KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR TATAP MUKA PADA JANUARI 2021   P2G MINTA GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TAK TERAPKAN BELAJAR TATAP MUKA DI SEKOLAH JAKARTA   PERHIMPUNAN UNTUK PENDIDIKAN DAN GURU (P2G) SEBUT PANDEMI KORONA UBAH INTERAKSI DAN POLA BELAJAR   ASOSIASI TRAVEL AGENT INDONESIA SEBUT PEMANGKASAN CUTI BERSAMA TAK BERDAMPAK SIGNIFIKAN PADA TRAVEL AGENT   SEBANYAK 11 ANGGOTA TNI DIVONIS BERSALAH KARENA ANIAYA WARGA HINGGA TEWAS DI TANJUNG PRIOK, JAKUT   DPR SERAHKAN MASUKAN SOAL PERPRES PELIBATAN TNI ATASI TERORISME KE MENKUMHAM YASONNA LAOLY