Kompas TV klik360 cerita indonesia

Panglima TNI: Setiap Negara Merasa Perlu Mengatur Dunia Maya

Sabtu, 21 November 2020 | 23:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan media sosial memiliki peranan penting dalam menciptakan propaganda sebuah bangsa.

"Dengan penggunaan dan jangkauan yang luas, medsos bisa digunakan efektif untuk perang informasi dan perang ideologi," tambahnya.

Hadi mengkhawatirkan jika informasi yang disebar dengan cepat itu merupakan isu sensitif. Menurutnya, hal tersebut bisa menimbulkan provokasi di masyarakat.

"Bahasa yang digunakan biasanya bahasa provokatif, semua ditujukan untuk membangkitkan emosi masyarakat," ujar panglima TNI.

Baca Juga: Panglima TNI: Peran Pemuda di Dunia Maya untuk Membangun Indonesia Lebih Maju

Hadi melanjutkan, isu sensitif yang diangkat dengan bahasa provokatif tersebut mampu membuat masyarakat menjadi terkotak-kotak hingga dibenturkan satu sama lainnya.

Menurut Hadi, jika hal ini terus terjadi maka masyarakat akan terpolarisasi. Meski demikian, ia mengakui ada elemen masyarakat yang tidak mudah termakan informasi propaganda.

Di sisi lain, ia juga mengatakan, ada banyak masyarakat yang terhasut dan akan mereplikasi pesan, bahkan ikut membuat pesan propaganda semakin besar.

Jika hal ini terus dilakukan, kata dia, mampu menimbulkan politik identitas yang sempat digunakan penjajah kepada bangsa.

Baca Juga: Panglima TNI: Dunia Maya, Media Propaganda dan Politik Identitas

"Politik identitas kembali marak digunakan, sejak beberapa tahun belakangan karena dinilai mudah menggerus masyarakat dan mudah meraih dukungan," ungkapnya.

Selain itu, ia juga menilai bahwa aksi propaganda lewat media sosial bahkan lebih efektif daripada perlawanan bersenjata yang dilakukan terhadap pemerintah.

Penulis : Theo Reza


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:28
INDONESIA ANDALKAN 8 WAKIL DI TURNAMEN BULU TANGKIS SWISS OPEN 2021   KEMENDAGRI IRAN MENETAPKAN PEMILIHAN PRESIDEN BAKAL DIGELAR PADA 18 JUNI 2021   UNI EROPA BAKAL JATUHKAN SANKSI KEPADA JUNTA MILITER MYANMAR ATAS TINDAKAN KERAS TERHADAP DEMONSTRAN   JUMLAH KORBAN MENINGGAL DALAM GELOMBANG DEMO MENENTANG KUDETA DI MYANMAR PADA AKHIR PEKAN LALU MENCAPAI 18 ORANG   MAJELIS RAKYAT PAPUA: PEREDARAN MIRAS DI PAPUA SELAMA INI SUDAH MENGGANGGU KETERTIBAN DAN KEAMANAN UMUM   MAJELIS RAKYAT PAPUA MINTA PRESIDEN JOKOWI CABUT PERPRES NOMOR 10 TAHUN 2021 SOAL MIRAS   MAJELIS RAKYAT PAPUA (MRP) TOLAK LANGKAH PRESIDEN BERI IZIN INVESTASI UNTUK INDUSTRI MIRAS DI PAPUA   CHEVRON AKUI TERJADI KEBOCORAN PIPA DI DERMAGA 4 PELABUHAN DUMAI, RIAU, YANG MENGAKIBATKAN MINYAK TUMPAH KE LAUT   KEBIJAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (PPNBM) MOBIL NOL PERSEN BERLAKU HARI INI   ICW DESAK KPK USUT JEJAK DUGAAN KORUPSI GUBERNUR SULSEL NURDIN ABDULLAH DI PROYEK-PROYEK LAIN   JENAZAH ANGGOTA DEWAS KPK ARTIDJO ALKOSTAR DIMAKAMKAN DI KOMPLEKS PERMAKAMAN UII YOGYAKARTA   VAKSINASI COVID-19 TAHAP KEDUA DI TANGERANG SELATAN DIMULAI BESOK   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: VAKSINASI COVID-19 MANDIRI BUKAN UNTUK TUJUAN BISNIS   PRESIDEN JOKOWI AKAN TINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI MASSAL COVID-19 BAGI PEKERJA PUBLIK DI YOGYAKARTA