Kompas TV nasional politik

Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo: Harus Ada yang Berani Melawan Habib Rizieq

Sabtu, 21 November 2020 | 23:47 WIB
gubernur-lemhanas-letjen-tni-purn-agus-widjojo-harus-ada-yang-berani-melawan-habib-rizieq
Gubernur Lemhanas Letjen (Purn) Agus Widjojo berbincang dengan redaksi Tribunnews secara virtual di Kantor Lemhanas, Jakarta, Rabu (23/9/2020). (Sumber: TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

JAKARTA, KOMPAS TV - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo turut angkat bicara terkait polemik pencopotan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab oleh TNI.

Purnawirawan jenderal itu mengaku setuju dengan langkah Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman yang mengambil tindakan tegas memerintahkan prajuritnya menurunkan baliho Rizieq Shihab.

Menurut Agus, memang harus ada yang berani melawan sang imam besar itu. Pasalnya, kata dia, apa yang dikatakan Rizieq Shihab terhadap negara, pemerintah, bahkan khususnya TNI sudah keterlaluan.

Baca Juga: Kemendagri Sebut FPI Ormas yang Tidak Diakui, Ini Alasannya

"Secara politis saya setuju, harus ada yang berani melawan Habib Rizieq," kata Agus
dikutip dari Tribunnews.com pada Jumat (20/11/2020).

"Jadi, secara politik, harus ada yang bisa melawan dia, dan itu ditunjukkan oleh Pangdam Jaya beserta anak buahnya."

Namun demikian, Agus menambahkan, bahwa secara kewenangan, TNI memang tidak berwenang menurunkan baliho atas dasar menyalahi aturan ketertiban umum dan hukum.

Penulis : Tito Dirhantoro

1
2
3
4
5



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:18
PEMERINTAH KORUT PERKETAT PEMBATASAN MEMASUKI LAUTAN SEBAGAI LANGKAH MEMERANGI PANDEMI KORONA   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MINTA PEMIMPIN FPI RIZIEQ SHIHAB KOOPERATIF PENUHI PANGGILAN DAN PEMERIKSAAN POLISI   POLDA METRO JAYA LAYANGKAN SURAT PEMANGGILAN TERHADAP PIMPINAN FPI RIZIEQ SHIHAB ATAS KERUMUNAN DI PETAMBURAN   SATGAS COVID-19: PEMERINTAH TERUS BERKOORDINASI DENGAN PEMDA MENYIAPKAN SDM YANG DIBUTUHKAN DALAM VAKSINASI   SATGAS COVID-19 TENGAH MELAKUKAN FINALISASI UNTUK MENENTUKAN DAERAH PRIORITAS YANG AKAN MEMPEROLEH VAKSIN   KOALISI JARINGAN MASYARAKAT SIPIL MINTA POLRI USUT TUNTAS KASUS PEMBUNUHAN 4 WARGA DI KABUPATEN SIGI, SULTENG   PASCA-AKSI TEROR DI SIGI, MAHFUD MD MINTA PIMPINAN UMAT BERAGAMA DI SULAWESI TENGAH TAK TERPROVOKASI ISU SARA   PULUHAN PELAJAR POSITIF KORONA, SMP SWASTA DI JEPARA, JAWA TENGAH, TERCATAT SEBAGAI KLASTER BARU PENYEBARAN KORONA   SEJUMLAH PEGAWAI POSITIF KORONA, KBRI KUALA LUMPUR TUTUP SEMENTARA MJLAI 30 NOVEMBER HINGGA 4 DESEMBER 2020   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 2.035: 1.405 SEMBUH, 159 MENINGGAL DUNIA, DAN 471 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 505 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 29 NOVEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 5.655.692 SPESIMEN   HINGGA 29 NOVEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 70.792 ORANG   HINGGA 29 NOVEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 534.266 POSITIF, 445.793 SEMBUH, 16.815 MENINGGAL DUNIA