Kompas TV regional sosial

Ridwan Kamil Teken UMK Jawa Barat Tahun 2021, Ini Rincian Besarannya

Minggu, 22 November 2020 | 06:05 WIB
ridwan-kamil-teken-umk-jawa-barat-tahun-2021-ini-rincian-besarannya
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri konferensi pers perkembangan Covid-19 Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. (Sumber: Dok. Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG, KOMPAS.TV - Usulan 27 kota dan kabupaten tentang besaran Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2021 sudah diteken Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat No: 561/Kep-Yanbangsos 2020.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, ada 17 daerah di Jabar yang menaikkan besaran UMK. Sementara 10 daerah tidak menaikan besaran UMK alias tetap.

Baca Juga: 4 Provinsi Tolak Imbauan Menaker Tak Naikkan Upah 2021

"Kita melihat ada 10 kabupaten kota yang memang dalam rekomendasinya sesuai dengan SE Kemenaker tanggal 26 oktober 2020 (tidak naik). Lalu sisanya 17 kabupaten kota yang memang ada kenaikan itupun kenaikan didasarkan pada inflasi dan juga LPE baik secara nasional, provinsi kabupaten kota," kata Setiawan dalam jumpa pers, Sabtu (21/11/2020) petang, dikutip dari Kompas.com.

Setiawan menghargai tiap usulan dari daerah baik yang menaikan besaran UMK maupun yang tidak menaikan UMK. Situasi pandemi Covid-19 menjadi dasar pertimbangan tiap keputusan daerah.

"Kita mengerti bahwa efek dari Covid luar biasa. Dari data evaluasi, ada 2001 perusahaan yang terdampak dan pekerja 112 ribuan orang. (Perusahaan) yang merumahkan pekerja ada 987 yang berdampak pada 80 ribuan pekerja. Ada yang mem-PHK juga," tuturnya.

Penulis : Fadhilah





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:01
MENTERI KESEHATAN BELANDA: PELUNCURAN VAKSIN COVID-19 JOHNSON & JOHNSON BELUM PASTI   JPU HADIRKAN 5 SAKSI DALAM SIDANG KASUS TES USAP PALSU RIZIEQ SHIHAB, SALAH SATUNYA WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA   MUNCUL BIBIT SIKLON TROPIS 94W, BPBD DKI KELUARKAN PERINGATAN CUACA EKSTREM BERKISAR ANTARA 15-16 APRIL 2021   DPRD MALUKU IMBAU MASYARAKAT PATUHI LARANGAN MUDIK LEBARAN   KAPOLDA SUMATERA BARAT DUKUNG PELAKSANAAN "EVENT" OLAHRAGA DENGAN PROTOKOL KESEHATAN KETAT   WAKIL GUBERNUR PAPUA: MASYARAKAT SEKITAR "VENUE" PON WAJIB VAKSINASI COVID-19   WAKIL KETUA KOMITE I DPD FERNANDO SINAGA INGATKAN PEMPROV KALTARA ENTASKAN 208 DESA TERTINGGAL   IDI SEBUT VAKSIN TIONGKOK MASIH LAYAK DIGUNAKAN, EFIKASI MASIH DI ATAS AMBANG BATAS YANG DITETAPKAN WHO    MRT JAKARTA IZINKAN PENUMPANG BERBUKA PUASA DI DALAM GERBONG KERETA DENGAN AIR PUTIH DAN KURMA   DINAS KESEHATAN DKI JAKARTA: JANGAN TAKUT VAKSINASI SELAMA BERPUASA   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN INGATKAN KPK JANGAN JADI ALAT POLITIK DAN KEKUASAAN   KEJAR ASET OBLIGOR BLBI, PEMERINTAH SIAPKAN UPAYA GIJZELING ATAU PENYANDERAAN BADAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN BERUPAYA TUNTASKAN VAKSINASI WARGA LANSIA DI JAKARTA SEBELUM HARI RAYA IDUL FITRI   WEBINAR "BAHASA & KALIMAT EFEKTIF" BERSAMA PENYELERAS BAHASA HARIAN KOMPAS DI INSTITUTE.KOMPAS.ID!