Kompas TV klik360 cerita indonesia

Panglima TNI Ungkap Maraknya Propaganda di Medsos

Sabtu, 21 November 2020 | 17:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, media sosial memiliki peranan penting dalam menciptakan propaganda sebuah bangsa.

"Mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus akui bahwa media sosial telah dapat dimanfaatkan sebagai media propaganda," kata Hadi dalam Webinar bertajuk "Sinergi Anak Bangsa Dalam Menjaga Keutuhan Bangsa dan Negara Dari Aksi Separatisme di Dunia Maya" Sabtu (21/11/2020).

"Dengan penggunaan dan jangkauan yang luas, medsos bisa digunakan efektif untuk perang informasi dan perang ideologi," tambahnya.

Dalam pemaparannya, ia mengatakan, beberapa fitur di medsos seperti hastag atau tagar dan trending topic mampu membuat informasi lebih cepat diterima masyarakat.

Namun, ia mengkhawatirkan jika informasi yang disebar dengan cepat itu merupakan isu sensitif. Menurutnya, hal tersebut bisa menimbulkan provokasi di masyarakat.

"Bahasa yang digunakan biasanya bahasa provokatif, semua ditujukan untuk membangkitkan emosi masyarakat," terang dia.

Hadi melanjutkan, isu sensitif yang diangkat dengan bahasa provokatif tersebut mampu membuat masyarakat menjadi terkotak-kotak hingga dibenturkan satu sama lainnya.

Menurutnya, jika hal ini terus terjadi maka masyarakat akan terpolarisasi. Meski demikian, ia mengakui ada elemen masyarakat yang tidak mudah termakan informasi propaganda.

 

Penulis : Laura Elvina




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:16
SEJUMLAH LANSIA KELUHKAN ANTREAN SAAT HARI PERTAMA VAKSINASI COVID-19 DI MAL LIPPO PURI KEMBANGAN, JAKBAR   BPOM: TAK SEMUA VAKSIN COVID-19 DAPAT IZIN PENGGUNAAN DARURAT MELAINKAN HARUS MELAKUKAN UJI KLINIS DI INDONESIA    BPOM TELAH TERBITKAN IZIN PENGGUNAAN DARURAT VAKSIN COVID-19 ASTRAZENECA PADA 22 FEBRUARI 2021    KEPALA BPOM PENNY LUKITO SEBUT VAKSIN COVID-19 ASTRAZENECA BISA DIBERIKAN KEPADA KELOMPOK LANSIA   BPOM: SEJUMLAH NEGARA BERPOPULASI MUSLIM JUGA IZINKAN PENGGUNAAN DARURAT VAKSIN ASTRAZENECA   BPOM: UJI KLINIS VAKSIN ASTRAZENECA TERHADAP 23.745 SUBYEK AMAN DAN DAPAT DITOLERANSI DENGAN BAIK   WALI KOTA TANGERANG ARIEF WISMANSYAH: ADA SEKITAR 250 LANSIA YANG DITARGETKAN MENERIMA VAKSIN HARI INI   KPK SEBUT PENGADAAN TANAH DI MUNJUL, CIPAYUNG, JAKTIM, YANG SEDANG DIUSUT BELUM ADA PERUNTUKANNYA   MENKUMHAM YASONNA LAOLY TEGASKAN KEMENKUMHAM AKAN BERSIKAP OBYEKTIF DALAM TANGANI KISRUH PARTAI DEMOKRAT   REVISI UU ITE TAK MASUK DALAM DAFTAR PROLEGNAS PRIORITAS 2021 YANG DISEPAKATI PEMERINTAH, DPR, DAN DPD    BALEG DPR MENETAPKAN 33 RUU DALAM PROLEGNAS PRIORITAS 2021   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO DORONG 244 DESA WISATA BERKEMBANG MENJADI UNICORN   SUDIN LINGKUNGAN HIDUP JAKSEL GENCARKAN UJI EMISI KENDARAAN BERMOTOR SECARA GRATIS   PEMERINTAH SIAPKAN JAMINAN KEAMANAN UNTUK PENYELENGGARAAN PON DAN PEPARNAS 2021 DI PAPUA