Kompas TV kolom budiman tanuredjo

Vonis 16 Triliun untuk Pembobol Jiwasraya Opini Budiman Eps. 28

Sabtu, 7 November 2020 | 09:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Vonis atas kasus mega skandal asuransi Jiwasraya bakal tercatat dalam sejarah skandal asuransi dan korupsi terbesar di tanah air.

Para terdakwa divonis seumur hidup dan diharuskan membayar uang pengganti Rp 16 Triliun.

Media massa dan organisasi antikorupsi memuji vonis hakim. Tajuk Rencana Kompas, 28 Oktober 2020 menulis putusan majelis hakim menjadi pelepas dahagsa saat kerongkongan pemberantasan korupsi negeri nyaris kering.

Aktivis ICW Kurni Ramadhana juga memuji vonis uang pengganti.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis hukuman seumur hidup untuk Direktur Utama PT Hanson Internasiopnal Benny Tjokrosaputro – yang sering dikenal sebagai Geng Solo. Benny harus membayar uang pengganti Rp 6.078 triliun.

Hakim memvonis Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineta Heru Hidayat dengan vonis seumur hidup dan membayar uang pengganti Rp 10.728 triliun.

Total uang pengganti yang harus dibayar senilai Rp 16 triliun, jumlah terbesar dalam sejarah uang pengganti di Indonesia.

Keduanya, terkait dengan kasus gagal bayar asuransi Jiwasraya. Keduanya dihukum karena menggunakan keahliannya merusak pasar modal dan dunia asuransi Indonesia.

Selain Benny dan Heru, hakim juga menghukum bekas Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, bekas Dirut Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim, bekas Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwaswraya Syahmirwan dan Direktur PT Mazima Integra TBK Joko Hartono Tirto. Mereka divonis seumur hidup.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan setelah vonis tingkat pertama kasus asuransi Jiwasraya. Pertama, vonis hakim patut diapresiasi. Kedua, setelah pelaku utama diadili apakah kejahatan itu hanya melibatkan pelaku lapangan. Ketiga dan yang utama bagaimana nasib pemegang polis asuransi Jiwasraya. Keempat, bagaimana dengan nasib asuransi lain, Wana Atha Life yang ikut terimbas kasus Jiwasraya. 

Penulis : Sadryna Evanalia


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:35
INDONESIA ANDALKAN 8 WAKIL DI TURNAMEN BULU TANGKIS SWISS OPEN 2021   KEMENDAGRI IRAN MENETAPKAN PEMILIHAN PRESIDEN BAKAL DIGELAR PADA 18 JUNI 2021   UNI EROPA BAKAL JATUHKAN SANKSI KEPADA JUNTA MILITER MYANMAR ATAS TINDAKAN KERAS TERHADAP DEMONSTRAN   JUMLAH KORBAN MENINGGAL DALAM GELOMBANG DEMO MENENTANG KUDETA DI MYANMAR PADA AKHIR PEKAN LALU MENCAPAI 18 ORANG   MAJELIS RAKYAT PAPUA: PEREDARAN MIRAS DI PAPUA SELAMA INI SUDAH MENGGANGGU KETERTIBAN DAN KEAMANAN UMUM   MAJELIS RAKYAT PAPUA MINTA PRESIDEN JOKOWI CABUT PERPRES NOMOR 10 TAHUN 2021 SOAL MIRAS   MAJELIS RAKYAT PAPUA (MRP) TOLAK LANGKAH PRESIDEN BERI IZIN INVESTASI UNTUK INDUSTRI MIRAS DI PAPUA   CHEVRON AKUI TERJADI KEBOCORAN PIPA DI DERMAGA 4 PELABUHAN DUMAI, RIAU, YANG MENGAKIBATKAN MINYAK TUMPAH KE LAUT   KEBIJAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (PPNBM) MOBIL NOL PERSEN BERLAKU HARI INI   ICW DESAK KPK USUT JEJAK DUGAAN KORUPSI GUBERNUR SULSEL NURDIN ABDULLAH DI PROYEK-PROYEK LAIN   JENAZAH ANGGOTA DEWAS KPK ARTIDJO ALKOSTAR DIMAKAMKAN DI KOMPLEKS PERMAKAMAN UII YOGYAKARTA   VAKSINASI COVID-19 TAHAP KEDUA DI TANGERANG SELATAN DIMULAI BESOK   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: VAKSINASI COVID-19 MANDIRI BUKAN UNTUK TUJUAN BISNIS   PRESIDEN JOKOWI AKAN TINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI MASSAL COVID-19 BAGI PEKERJA PUBLIK DI YOGYAKARTA