Kompas TV kolom catatan jurnalis

Mengurai Salah Ketik Undang-Undang Cipta Kerja

Jumat, 6 November 2020 | 01:09 WIB
mengurai-salah-ketik-undang-undang-cipta-kerja
Tangkapan layar UU Cipta Kerja (Sumber: Twitter/@Abaaah)

Oleh: Yasir Nene Ama, Jurnalis Kompas TV

“Kok bisa salah tulis?!... Ini undang-undang loh... Memang bisa dibetulkan?”

Ini yang menjadi pertanyaan publik ketika ditemukan sejumlah salah ketik dalam Undang-Undang Cipta Kerja setelah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

”Ini undang-undang loh... hukum yang mengatur hajat hidup orang banyak."

Pihak Istana mengakui memang ada kesalahan penulisan dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengakui telah terjadi kekeliruan teknis penulisan UU Nomor 11/2020 tersebut. Namun, kekeliruan tersebut sama sekali tidak mengubah apapun substansi dalam UU Cipta Kerja.

“Hari ini kita menemukan kekeliruan teknis penulisan dalam UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Namun kekeliruan tersebut bersifat teknis administratif sehingga tidak berpengaruh terhadap implementasi UU Cipta Kerja."

"Kekeliruan teknis ini menjadi catatan dan masukan bagi kami untuk terus menyempurnakan kendali kualitas terhadap RUU yang hendak diundangkan agar kesalahan teknis seperti ini tidak terulang lagi,” kata Pratikno, Selasa (3/10/2020).

Penulis : Hariyanto Kurniawan


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:05
INDONESIA ANDALKAN 8 WAKIL DI TURNAMEN BULU TANGKIS SWISS OPEN 2021   KEMENDAGRI IRAN MENETAPKAN PEMILIHAN PRESIDEN BAKAL DIGELAR PADA 18 JUNI 2021   UNI EROPA BAKAL JATUHKAN SANKSI KEPADA JUNTA MILITER MYANMAR ATAS TINDAKAN KERAS TERHADAP DEMONSTRAN   JUMLAH KORBAN MENINGGAL DALAM GELOMBANG DEMO MENENTANG KUDETA DI MYANMAR PADA AKHIR PEKAN LALU MENCAPAI 18 ORANG   MAJELIS RAKYAT PAPUA: PEREDARAN MIRAS DI PAPUA SELAMA INI SUDAH MENGGANGGU KETERTIBAN DAN KEAMANAN UMUM   MAJELIS RAKYAT PAPUA MINTA PRESIDEN JOKOWI CABUT PERPRES NOMOR 10 TAHUN 2021 SOAL MIRAS   MAJELIS RAKYAT PAPUA (MRP) TOLAK LANGKAH PRESIDEN BERI IZIN INVESTASI UNTUK INDUSTRI MIRAS DI PAPUA   CHEVRON AKUI TERJADI KEBOCORAN PIPA DI DERMAGA 4 PELABUHAN DUMAI, RIAU, YANG MENGAKIBATKAN MINYAK TUMPAH KE LAUT   KEBIJAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (PPNBM) MOBIL NOL PERSEN BERLAKU HARI INI   ICW DESAK KPK USUT JEJAK DUGAAN KORUPSI GUBERNUR SULSEL NURDIN ABDULLAH DI PROYEK-PROYEK LAIN   JENAZAH ANGGOTA DEWAS KPK ARTIDJO ALKOSTAR DIMAKAMKAN DI KOMPLEKS PERMAKAMAN UII YOGYAKARTA   VAKSINASI COVID-19 TAHAP KEDUA DI TANGERANG SELATAN DIMULAI BESOK   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: VAKSINASI COVID-19 MANDIRI BUKAN UNTUK TUJUAN BISNIS   PRESIDEN JOKOWI AKAN TINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI MASSAL COVID-19 BAGI PEKERJA PUBLIK DI YOGYAKARTA