Kompas TV kolom catatan jurnalis

Mengurai Salah Ketik Undang-Undang Cipta Kerja

Jumat, 6 November 2020 | 01:09 WIB
mengurai-salah-ketik-undang-undang-cipta-kerja
Tangkapan layar UU Cipta Kerja (Sumber: Twitter/@Abaaah)

Oleh: Yasir Nene Ama, Jurnalis Kompas TV

“Kok bisa salah tulis?!... Ini undang-undang loh... Memang bisa dibetulkan?”

Ini yang menjadi pertanyaan publik ketika ditemukan sejumlah salah ketik dalam Undang-Undang Cipta Kerja setelah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

”Ini undang-undang loh... hukum yang mengatur hajat hidup orang banyak."

Pihak Istana mengakui memang ada kesalahan penulisan dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengakui telah terjadi kekeliruan teknis penulisan UU Nomor 11/2020 tersebut. Namun, kekeliruan tersebut sama sekali tidak mengubah apapun substansi dalam UU Cipta Kerja.

“Hari ini kita menemukan kekeliruan teknis penulisan dalam UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Namun kekeliruan tersebut bersifat teknis administratif sehingga tidak berpengaruh terhadap implementasi UU Cipta Kerja."

"Kekeliruan teknis ini menjadi catatan dan masukan bagi kami untuk terus menyempurnakan kendali kualitas terhadap RUU yang hendak diundangkan agar kesalahan teknis seperti ini tidak terulang lagi,” kata Pratikno, Selasa (3/10/2020).

Penulis : Hariyanto Kurniawan

1
2
3
4



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:35
MENDAGRI TITO KARNAVIAN DORONG KEPALA DAERAH SERIUS DALAM MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   MENAG FACHRUL RAZI BERHARAP FORUM ZAKAT DUNIA DAPAT BANTU MENYELESAIKAN KETIMPANGAN ANTARA NEGARA MUSLIM    MENAG FACHRUL RAZI TERBITKAN PANDUAN PENYELENGGARAAN KEGIATAN IBADAH DAN PERAYAAN NATAL DI MASA PANDEMI   MENTERI BUMN ERICK THOHIR: NEGARA AKAN MENJAMIN KEAMANAN POLIS ASURANSI PARA NASABAH ASURANSI JIWASRAYA   BENTENG VASTENBURG SOLO AKAN DIJADIKAN RUMAH KARANTINA BAGI PEMUDIK YANG NEKAT PULANG SAAT LIBUR PANJANG AKHIR TAHUN   PEMKOT SOLO TUTUP SEMENTARA PASAR GEDE SISI TIMUR SELAMA SEPEKAN SETELAH 11 PEDAGANG DINYATAKAN POSITIF COVID-19   IKATAN DOKTER INDONESIA: LIBUR BERSAMA BERPOTENSI PICU TERJADINYA KERUMUNAN DAN LONJAKAN PENULARAN COVID-19   PERLUDEM MEMINTA PEMERINTAH PERKUAT KOORDINASI MITIGASI POTENSI PENULARAN COVID-19 SAAT PILKADA SERENTAK 2020   WAPRES MA'RUF AMIN BERHARAP FORUM ZAKAT DUNIA DAPAT MEMBANTU PEMULIHAN EKONOMI DUNIA PASCA PANDEMI COVID-19   KASUS COVID-19 MENINGKAT, RSD WISMA ATLET KEMAYORAN KLAIM KAPASITAS TAMPUNG PASIEN DAPAT BERTAHAN HINGGA AKHIR 2020   BPBD: PENGUNGSIAN GUNUNG ILI LEWOTOLOK MENGUTAMAKAN PROTOKOL KESEHATAN UNTUK CEGAH PENULARAN COVID-19   WALI KOTA BEKASI AKAN TAMBAH TEMPAT TIDUR DI RUANG ISOLASI DI STADION PATRIOT CANDRABHAGA   PRESIDEN: PEMERINTAH AKAN BERI SANTUNAN KEPADA KELUARGA KORBAN PEMBUNUHAN DAN TERORISME DI KABUPATEN SIGI, SULTENG    PRESIDEN JOKOWI TEGASKAN TAK ADA TEMPAT UNTUK TERORISME DI INDONESIA