Kompas TV brandsight
BrandSight
Konten ini merupakan kerjasama KompasTV dengan GOJEK

Gojek Menghadirkan Inovasi Aman dan Nyaman di Moda Transportasi Kaum Urban di Tengah Pandemi

Jumat, 30 Oktober 2020 | 16:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pandemi global Covid-19 membawa dampak besar dalam setiap aspek kehidupan, termasuk sektor transportasi Indonesia. 
Perubahan perilaku dan mobilitas kemudian menjadi menjadi hal penting dalam adaptasi transportasi perkotaan di mana keamanan dan kenyamanan menjadi dua faktor penting dalam menciptakan mobilitas masyarakat saat ini.
Demi keberlangsungan hidup bersama, masyarakat kemudian didorong menjalankan protokol kesehatan.


Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dalam Webinar Internasional "Rebuilding Cities Post Covid-19: Urban Mobility Post Covid-19" yang digelar Kompas TV (24/10/2020) menyampaikan kebutuhan pelayanan transportasi tetap dilakukan Pemerintah di tengah pandemi.
"Kita harus taat, panglimanya adalah bagaimana menyelesaikan pandemi Covid, tetapi kita harus move on. Kita harus laju dengan layanan transportasi yang baik," kata Budi Karya mengutip pesan Presiden RI, Joko Widodo.

Terkait adaptasi baru dalam layanan moda transportasi, Raditya Wibowo, Head of Transport Group Gojek, menyampaikan Gojek juga melakukan sejumlah terobosan teknologi dan juga penerapan protokol kesehatan.
Raditya mengungkapkan pihaknya terus berinovasi, di antaranya meluncurkan inovasi “Protokol J3K” yakni Jaga Kebersihan, Kesehatan dan Keamanan (J3K) di tengah adaptasi kebiasaan baru Covid-19.


"Protokol ini kami jalankan tanpa biaya tambahan. Kami sengaja tidak menagih biaya tambahan untuk fitur keamanan ini karena Lewat protokol ini, kami inginmerasa semua pelanggan dan mitra kami merasa aman ketika menggunakan layanan Gojekkami," jelas Raditya.


Dari “J3K” ke “Zona Nyaman” salah satunya fitur Protokol J3K adalah pemasangan alat sekat pelindung baik pada ojek online atau mobil Gocar.
"Kami sudah mendistribusikan ke lebih dari 40 ribu mobil dan 40 ribu pengemudi motor dan ini masih akan terus kami tingkatkan," papar Raditya.
Selain itu, Gojek juga meluncurkan insiatif Posko Aman di lebih dari 200 titik di 16 kota.

Penulis : Yuilyana



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Tanpa Lelah Melawan Stigma HIV

Rabu, 2 Desember 2020 | 11:32 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:38
STAFSUS MENAG KEVIN HAIKAL PASTIKAN MENAG FACHRUL RAZI SEHAT, TAK BENAR KEMBALI POSITIF COVID-19   IKATAN DOKTER ANAK INDONESIA NILAI PEMBELAJARAN TATAP MUKA BERISIKO TINGGI PENULARAN COVID-19   KPK AKAN GANDENG PPATK TELUSURI ALIRAN DANA DALAM KASUS SUAP IZIN EKSPOR BIBIT LOBSTER YANG MENJERAT MENTERI KP   RUMAH SAKIT KHUSUS INFEKSI PULAU GALANG, RIAU, PER 2 DESEMBER RAWAT 335 PASIEN POSITIF COVID-19   KEMENTERIAN PPPA: ANAK DENGAN HIV/AIDS PERLU DUKUNGAN MASYARAKAT    JELANG NATAL DAN TAHUN BARU, PEMKAB BOYOLALI TAMBAH RS RUJUKAN COVID-19   KEMENDAGRI YAKIN KINERJA PEMPROV DKI TAK TERGANGGU MESKI GUBERNUR DAN WAGUB POSITIF COVID-19   KAPOLRI PERINTAHKAN KORPS KEPOLISIAN PERAIRAN & UDARA AMANKAN DISTRIBUSI KOTAK SUARA PILKADA DI WILAYAH KEPULAUAN   PEMKOT BEKASI SIAPKAN 26 POMPA AIR PORTABEL UNTUK CEGAH BANJIR    MENDAGRI BENTUK TIM KHUSUS UNTUK PANTAU PELAKSANAAN PILKADA 2020    MENTERI BUMN ERICK THOHIR MASIH TUNGGU KEPUTUSAN MENKES SOAL PEMBUKAAN PENDAFTARAN VAKSIN MANDIRI    MENTERI BUMN: PEMERINTAH PASTIKAN DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19 TAHAP PERTAMA DILAKUKAN BERTAHAP    MENTERI BUMN: RENCANA PEMERINTAH VAKSINASI COVID-19 TERHADAP 70 PERSEN PENDUDUK SUDAH SESUAI STANDAR WHO   GUBERNUR KHOFIFAH INDAR PARAWANSA TENGAH PERSIAPKAN PEMBENTUKAN SATGAS VAKSINASI COVID-19 DI JATIM