Kompas TV klik360 cerita indonesia

PDIP Jelaskan Maksud Megawati Soal Apasih Sumbangsihnya Milenial?

Jumat, 30 Oktober 2020 | 16:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginginkan generasi muda menjadi penentu masa depan bangsa.

"Ibu Mega berpesan, bahwa pemuda penentu masa depan bangsa, harus dilihat kekinian, bagaimana para pemuda-pemudi Indonesia menggembleng diri dan kesemuanya digerakkan oleh semangat untuk membawa kemajuan bagi Indonesia Raya," kata Hasto lewat keterangan tertulis, seperti dilansir dari Kompas.com Jumat (30/10/2020). 

Selain itu, Hasto mengatakan bahwa Megawati menginginkan agar generasi muda semangat membawa kemajuan Indonesia.

Baca Juga: Megawati Minta Jokowi Jangan Manjakan Milenial: Apa Sumbangsihnya? 

"Dengan demikian, ketika Ibu Megawati Soekarnoputri menyampaikan agar generasi milenial tidak dimanjakan. Hal tersebut mengandung semangat dari sosok seorang ibu pejuang, yang terus memikirkan masa depan Indonesia," lanjut dia.

Hasto menembahkan, PDI-P juga memiliki semangat untuk menggembleng anak-anak muda menjadi kader bangsa yang tangguh.

Untuk itu, Hasto mengatakan PDI-P senantiasa mengajarkan pada setiap kader mudanya untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, bangga dengan jati diri bangsa, serta memiliki visi terhadap arah masa depan.

Hal ini disampaikan Hasto untuk menjelaskan maksud dari pernyataan Megawati yang meminta kepada Presiden Jokowi agar milenial tak perlu dimanjakan dan mempertanyakan apa sumbangsih milenial untuk Negara dan bangsa saat peresmian kantor PDIP yang disiarkan secara virtual pada 28 Oktober 2020.

Penulis : Sadryna Evanalia



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:22
TERLIBAT KUDETA TERHADAP PRESIDEN TURKI RECEP TAYYIP ERDOGAN, LEBIH DARI 300 ORANG DIHUKUM PENJARA SEUMUR HIDUP   DESAK DPR SAHKAN RUU PENGHAPUSAN KEKERASAN SEKSUAL, AMNESTY INTERNATIONAL AKAN SERAHKAN 3.352 SURAT DARI MASYARAKAT   AUSTRALIA PECAT 10 TENTARA PASUKAN KHUSUS KARENA TERLIBAT DALAM PEMBUNUHAN DI AFGHANISTAN   TIONGKOK SEPAKAT UNTUK MEMBELI 200 JUTA TON BATUBARA INDONESIA SENILAI RP 20,6 TRILIUN PADA 2021   KPU KOTA SEMARANG SIAPKAN 1,2 JUTA LEMBAR SURAT SUARA UNTUK PILKADA 2020   KPU KARAWANG, JAWA BARAT, KEKURANGAN 2.243 SURAT SUARA UNTUK PILKADA 2020   KANTOR DINKES JEMBER, JATIM, DITUTUP SEMENTARA KARENA 3 PETUGAS POSITIF TERINFEKSI KORONA   12 SAKSI TELAH DIPERIKSA, POLDA JABAR SEGERA TETAPKAN TERSANGKA KASUS KERUMUNAN RIZIEQ SHIHAB DI MEGAMENDUNG, BOGOR   PIMPINAN FPI RIZIEQ SHIHAB DIRAWAT DI RUMAH SAKIT UMMI BOGOR   POLRES JAKARTA SELATAN TANGKAP 26 TERSANGKA KASUS NARKOBA DALAM SEPEKAN TERAKHIR   DISDIK KOTA BEKASI: SIMULASI KBM TATAP MUKA UNTUK PAUD, SD, SMP MULAI DILAKUKAN PADA 18 JANUARI 2021   SATGAS COVID-19 MINTA PEMDA LAKUKAN SIMULASI SEBELUM SEKOLAH GELAR KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR TATAP MUKA   KEPALA BPOM PENNY LUKITO MENYATAKAN VAKSIN KORONA SINOVAC MEMENUHI SYARAT UNTUK MENDAPAT LABEL HALAL   SATGAS COVID-19 SEBUT JADWAL VAKSINASI KORONA BERGANTUNG PADA HASIL UJI KLINIS DAN KAJIAN BPOM