Kompas TV nasional sapa indonesia

Megawati Pertanyakan Sumbangsih Milenial pada Negara, Ini Respons BEM SI dan Anggota DPR Milenial

Jumat, 30 Oktober 2020 | 00:25 WIB

KOMPAS.TV - Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarno Putri mempertanyakan sumbangsih generasi milenial. 

Pernyataan ini menjadi viral karena dikeluarkan saat bertepatan dengan Peringatan hari Sumpah Pemuda, pada 28 Oktober kemarin.

Itu adalah pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan yang mempertanyakan peran dan sumbangsih generasi milenial. 

Dalam acara peresmian kantor DPD dan DPC PDI-P, secara virtual pada 28 oktober lalu, Presiden ke-5 itu mempertanyakan peran milenial yang hanya bisa berdemo dan merusak sejumlah fasilitas. 

Megawati juga meminta presiden tidak memanjakan kelompok milenial.

"Anak muda kita jangan dimanja, dibilang generasi kita adalah generasi milenial. Saya mau tanya hari ini apa sumbangsihnya generasi milenial yang sudah tahu teknologi membuat kita sudah viral tanpa harus bertatap langsung?" kata Megawati dalam acara peresmian kantor PDI-P secara daring, Rabu (28/10/2020).

Megawati juga menyoroti milenial yang berdemo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu. Demo tersebut berujung pada perusakan fasilitas umum seperti halte Transjakarta, halte MRT dan lainnya.

"Apa sumbangsih kalian terhadap bangsa dan negara ini? Masa hanya demo saja,"kata Megawati.

Pernyataan ini tentu bukan tanpa alasan. Megawati merespon aksi yang dilakukan oleh kelompok milenial  beberapa waktu terakhir. Aksi demonstarasi terus terjadi di berbagai kota di Indonesia, khususnya terkait penolakan Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law.

Aksi di Ibu Kota Jakarta bahkan berujung dengan pembakaran dan pengrusakan sejumlah fasilitas umum.

Jika mengacu pada keterangan Kementerian Kominfo, pengelompokan Generasi Milenial atau disebut juga Generasi Y, adalah mereka yang lahir diantara tahun 1980  hingga 1994 atau dalam kata lain, saat ini mereka yang sedang berumur 26 hingga 40 tahun.
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:55
PEMERINTAH KORUT PERKETAT PEMBATASAN MEMASUKI LAUTAN SEBAGAI LANGKAH MEMERANGI PANDEMI KORONA   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MINTA PEMIMPIN FPI RIZIEQ SHIHAB KOOPERATIF PENUHI PANGGILAN DAN PEMERIKSAAN POLISI   POLDA METRO JAYA LAYANGKAN SURAT PEMANGGILAN TERHADAP PIMPINAN FPI RIZIEQ SHIHAB ATAS KERUMUNAN DI PETAMBURAN   SATGAS COVID-19: PEMERINTAH TERUS BERKOORDINASI DENGAN PEMDA MENYIAPKAN SDM YANG DIBUTUHKAN DALAM VAKSINASI   SATGAS COVID-19 TENGAH MELAKUKAN FINALISASI UNTUK MENENTUKAN DAERAH PRIORITAS YANG AKAN MEMPEROLEH VAKSIN   KOALISI JARINGAN MASYARAKAT SIPIL MINTA POLRI USUT TUNTAS KASUS PEMBUNUHAN 4 WARGA DI KABUPATEN SIGI, SULTENG   PASCA-AKSI TEROR DI SIGI, MAHFUD MD MINTA PIMPINAN UMAT BERAGAMA DI SULAWESI TENGAH TAK TERPROVOKASI ISU SARA   PULUHAN PELAJAR POSITIF KORONA, SMP SWASTA DI JEPARA, JAWA TENGAH, TERCATAT SEBAGAI KLASTER BARU PENYEBARAN KORONA   SEJUMLAH PEGAWAI POSITIF KORONA, KBRI KUALA LUMPUR TUTUP SEMENTARA MJLAI 30 NOVEMBER HINGGA 4 DESEMBER 2020   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 2.035: 1.405 SEMBUH, 159 MENINGGAL DUNIA, DAN 471 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 505 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 29 NOVEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 5.655.692 SPESIMEN   HINGGA 29 NOVEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 70.792 ORANG   HINGGA 29 NOVEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 534.266 POSITIF, 445.793 SEMBUH, 16.815 MENINGGAL DUNIA