Kompas TV regional berita daerah

Tetap Percaya Diri, Penyandang Disabilitas Sukses jadi "Influencer"

Selasa, 27 Oktober 2020 | 15:00 WIB

KEDIRI, KOMPAS.TV - Seorang remaja penyandang disabilitas di Kota Kediri sukses menjadi influencer atau pemengaruh.

Meski memiliki keterbatasan bicara dan pendengaran, namun, gadis 18 tahun tersebut, tetap percaya diri untuk menjadi selebgram.

Sepintas tidak ada yang berbeda dengan diri kirana salsabila. 

Remaja 18 tahun yang menekuni dunia influencer, atau pemengaruh ini, ternyata penyandang disabilitas pendengaran atau tuli.

Meski memiliki keterbatasan fisik, namun rasa percaya diri yang dimilikinya, justru membawanya terjun ke dunia influencer, sebagai youtuber dan selebgram. 

Berawal dari tugas sekolah di SMK, kini kirana justru sukses menghasilkan uang jutaan rupiah dari instagram dan youtube.

Awalnya kirana hanya mencoba membuat konten di youtube tentang cara belajar bahasa isyarat. 

Tidak disangka, warga banyak yang suka dan pengikut akun instagramnya juga meningkat.

Melihat ada peluang bisnis, kirana lalu berkonsultasi dengan orangtuanya untuk menekuni dunia influencer. 

Rasa percaya diri, menjadi kunci bagi kirana untuk terus optimistis bahwa lewat media sosial ini, ia bisa mencapai kesuksesan.

Sementara itu, untuk mengenalkan produk yang ia kenakan, kirana harus menggunakan bahasa isyarat, agar para calon konsumen mengerti. Keterbatasan fisik yang dimiliki, juga memaksanya mengulang beberapa kali untuk menciptakan konten youtube dan instagram, yang bagus serta menarik.

Kesuksesan yang dicapai kirana tersebut, tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh sang ibu.

Sang ibu tak pernah lelah untuk selalu memberikan semangat dan dorongan kepada putrinya untuk tetap percaya diri dan bisa menggapai kesuksesan.

Kirana salsabila merupakan contoh, bahwa keterbatasan bukan jadi penghalang untuk meraih kesuksesan. 

Ia juga berpesan agar para penyandang disabilitas di luar sana tetap optimistis dan percaya diri dalam menjalani kehidupan.
 

Penulis : Merlion Gusti


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:04
17 ANGGOTA TIM POSITIF COVID-19, BENFICA MINTA DEPARTEMEN KESEHATAN TUNDA JADWAL PERTANDINGAN SELAMA DUA PEKAN   ANGGOTA BALEG DPR SODIK MUDJAHID: KPU, BAWASLU, DAN DKPP PERLU PENGUATAN UNTUK DUKUNG PENEGAKAN DEMOKRASI   GABUNGAN PENGUSAHA MAKANAN DAN MINUMAN: PENJUALAN PRODUK MAKANAN & MINUMAN KEMASAN ANJLOK 40 PERSEN DI MASA PSBB   KETUA PMI JUSUF KALLA: PENYEDIAAN AIR BERSIH SALAH SATU PRIORITAS PMI PADA SETIAP KEJADIAN BENCANA   PMI SALURKAN 25.000 LITER AIR BERSIH KE SULAWESI BARAT DAN KALIMANTAN SELATAN SETIAP HARI   LAPAN SEBUT FENOMENA PUSARAN ANGIN YANG TERJADI DI WADUK GAJAH MUNGKUR BUKAN PUTING BELIUNG, MELAINKAN TORNADO   KURANGI KEPADATAN JALAN, PEMKOT TANGERANG AKAN BERLAKUKAN SISTEM "LOOPING" DI SIMPANG TIGA GONDRONG   DINKES SULAWESI SELATAN SIAP BANTU TENAGA LAB DI SULBAR UNTUK IDENTIFIKASI PASIEN COVID-19   PASIEN TERUS BERTAMBAH, RSUD CARUBAN JADIKAN BANGSAL ORANG SAKIT JIWA RUANG ISOLASI PASIEN COVID-19   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA BENARKAN SANKSI DENDA PROGRESIF BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN DI JAKARTA DIHAPUS   TPU SRENGSENG SAWAH, JAKSEL, HAMPIR PENUH, TERSISA SEKITAR 60 LIANG UNTUK MAKAM JENAZAH PASIEN COVID-19   KETUA PMI JATENG: SEBANYAK 871 PENYINTAS COVID-19 DI JAWA TENGAH DONORKAN PLASMA KONVALESEN   SATGAS COVID-19 SEBUT KETERISIAN TEMPAT TIDUR DI RUMAH SAKIT DI PULAU JAWA MENCAPAI LEBIH DARI 70 PERSEN   BANJIR BANDANG PUNCAK, BOGOR, MENKO PMK MINTA PT PTPN RELOKASI PERMUKIMAN KARYAWAN DI WILAYAH RAWAN BENCANA