Kompas TV klik360 internasional

Presiden Erdogan Marah Karena Disebut Teroris oleh Politisi Belanda Geertz Wilders

Senin, 26 Oktober 2020 | 20:05 WIB

MALATYA, KOMPAS.TV - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutarakan kemarahannya kepada anggota parlemen Belanda Geert Wilders, yang cuitannya twitter menggambarkan Erdogan sebagai "teroris".

Baca Juga: Presiden Turki Erdogan Sebut Presiden Prancis Emmanuel Macron Memerlukan Perawatan Mental

Hal ini menjadi sorotan beberapa anggota senior pemerintah Turki dan partai yang berkuasa pada hari Minggu (25/10/20).

Presiden Erdogan mengatakan, orang Turki telah dijadikan target atas meningkatnya masalah rasisme di Eropa.

Dia menambahkan: "Fasisme tidak ada dalam sejarah kami, itu ada dalam sejarahmu."

Tiga tahun lalu, Erdogan memicu kontroversi ketika dia menyebut pemerintah Belanda "sisa-sisa Nazi dan fasis" atas blok-blok kampanye di antara diaspora Turki-Belanda, menjelang referendum untuk memperpanjang kekuasaannya.

Sementara itu, Prancis memanggil duta besarnya untuk Turki untuk konsultasi setelah Erdogan mengatakan bahwa Presiden Emmanuel Macron membutuhkan perawatan kesehatan mental dan membuat komentar lain yang digambarkan pemerintah Prancis sebagai hal yang sangat kasar.

Erdogan mempertanyakan kondisi mental timpalan Prancisnya saat mengkritik sikap Macron terhadap Islam dan Muslim.

Penulis : Aryo bimo



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:17
BPPTKG: SUMBER TEKANAN MAGMA MERAPI DI KEDALAMAN 1,3 KM DARI PUNCAK   KPK MELAKUKAN PENGGELEDAHAN DI RUMAH DINAS MANTAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN EDHY PRABOWO   SATPOL PP COPOT ALAT PERAGA KAMPANYE PILKADA TANGSEL YANG DIPASANG DI RUMAH IBADAH HINGGA SEKOLAH   KEPALA BP2MI SEBUT PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DIHENTIKAN KARENA 85 PEKERJA POSITIF COVID-19   KEPALA BP2MI: TAIWAN HENTIKAN SEMENTARA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA   KEPALA BNPB INGATKAN PENGUNGSI ERUPSI GUNUNG ILE LEWOTOLOK PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   MER-C BANTAH KELUARKAN DOKUMEN HASIL TES USAP RIZIEQ SHIHAB YANG VIRAL DI MEDSOS   BUPATI BOGOR ADE YASIN AKAN PENUHI PANGGILAN POLISI SOAL KERUMUNAN PADA ACARA RIZIEQ SHIHAB DI MEGAMENDUNG   BUPATI JAYAWIJAYA: WARGA PINGGIRAN KOTA JAYAWIJAYA MULAI TERJANGKIT COVID-19   HINGGA 2 DESEMBER 2020, PEMKOT TANGERANG MENCATAT 378 PASIEN COVID-19 MASIH JALANI PERAWATAN DAN ISOLASI MANDIRI   SEBANYAK 311 ORANG KERACUNAN MAKANAN PESTA, PEMKAB BUTON TETAPKAN STATUS KEJADIAN LUAR BIASA   DJOKO TJANDRA SEBUT ANDI IRFAN JAYA SEBAGAI KONSULTAN UNTUK KASUS HUKUMNYA   BERSAKSI DI PERSIDANGAN, DJOKO TJANDRA MENGAKU DIKENALKAN DENGAN ANDI IRFAN JAYA OLEH JAKSA PINANGKI   TERPIDANA DJOKO TJANDRA JANJIKAN "FEE" 1 JUTA DOLLAR AS UNTUK ANITA KOLOPAKING DAN ANDI IRFAN JAYA