Kompas TV nasional berita kompas tv

Vaksinasi Corona 2020 Mundur, Luhut: Tunggu Izin BPOM

Minggu, 25 Oktober 2020 | 07:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut, rencana vaksinasi Covid-19 pada akhir tahun 2020 diperkirakan akan mundur.

Luhut menyebut kemungkinan mundurnya jadwal vaksinasi bukan karena tidak adanya pasokan vaksin.

Melaikan karena dibutuhkannya waktu bagi Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk bisa mengeluarkan Emergency Use Authorization.

Luhut menyebut Presiden Jokowi tidak mau mengambil risiko dan memilih untuk mengikuti aturan.

Sementara itu, Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Fakultas Kedokteran Unpad, Profesor Kusnandi Rusmil mengatakan, pemerintah tampaknya akan menunggu hasil uji klinis yang saat ini masih dilakukan, sebelum melakukan suntik vaksin kepada masyarakat.

Selain itu, ia juga mengatakan, jika pemerintah tetap ingin melakukan penyuntikan vaksin Sinovac pada November atau Desember ini, maka vaksin Sinovac yang digunakan, adalah yang sudah lulus uji klinis di negara lain.

Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional, Budi Gunadi Sadikin memastikan telah bekerja sama dengan semua pihak untuk bisa mendapatkan vaksin Covid-19.

Menurut Budi Gunadi, Indonesia setidaknya telah menjalin komunikasi dengan 7 dari 10 kandidat vaksin dari sejumlah negara untuk memastikan pasokan dan sesuai standar WHO.

Pemerintah memastikan seluruh vaksin yang akan diberikan ke masyarakat telah memenuhi standar keamanan dan lolos uji klinis tahap 3.

Salah satu kelompok prioritas penerima vaksin, adalah tenaga kesehatan.

Tim medis pun menilai pertimbangan keamanan dan kualitas vaksin seharusnya jadi prioritas.

Sehingga tidak masalah jika rencana jadwal pendistribusian vaksin, menjadi lebih lama dari yang direncanakan pemerintah. Apalagi jika penerima yang diprioritaskan adalah garda terdepan yang dianggap lebih rentan terinfeksi Covid-19.

Penulis : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:43
PERHELATAN AUSTRALIA OPEN 2021 DI MELBOURNE TERANCAM DITUNDA AKIBAT ADANYA PANDEMI KORONA   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY PASTIKAN PERLINDUNGAN SOSIAL TERSALUR SAMPAI KE WILAYAH PERBATASAN NEGARA DI PAPUA   PANGDAM III SILIWANGI AKAN TERJUNKAN 1.000 PERSONELNYA UNTUK PENGAMANAN DAN KERUMUNAN PILKADA BANTEN   PT PELABUHAN INDONESIA II LANJUTKAN PEMBANGUNAN PROYEK TERMINAL KALI BARU & MENARGETKAN BEROPERASI 2023   MENAKER: 2,1 JUTA KORBAN PHK HARUSNYA DAPAT KARPET MERAH TAPI HANYA 95.559 YANG LOLOS KARTU PRAKERJA   KEMENTERIAN PUPR MEMPEROLEH RP 149,81 TRILIUN UNTUK PAGU ANGGARAN TAHUN 2021   IGNASIUS JONAN DIANGKAT MENJADI KOMISARIS INDEPENDEN PT INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL   PEMKOT TANGSEL BELUM PUTUSKAN SOAL BELAJAR-MENGAJAR TATAP MUKA DI SEKOLAH PADA JANUARI 2021   PEMKOT TANGERANG BERENCANA GELAR KEMBALI KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR TATAP MUKA PADA JANUARI 2021   P2G MINTA GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TAK TERAPKAN BELAJAR TATAP MUKA DI SEKOLAH JAKARTA   PERHIMPUNAN UNTUK PENDIDIKAN DAN GURU (P2G) SEBUT PANDEMI KORONA UBAH INTERAKSI DAN POLA BELAJAR   ASOSIASI TRAVEL AGENT INDONESIA SEBUT PEMANGKASAN CUTI BERSAMA TAK BERDAMPAK SIGNIFIKAN PADA TRAVEL AGENT   SEBANYAK 11 ANGGOTA TNI DIVONIS BERSALAH KARENA ANIAYA WARGA HINGGA TEWAS DI TANJUNG PRIOK, JAKUT   DPR SERAHKAN MASUKAN SOAL PERPRES PELIBATAN TNI ATASI TERORISME KE MENKUMHAM YASONNA LAOLY