Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Penyelenggara Perjalanan Umrah Tunggu Kepastian Protokol Resmi

Jumat, 23 Oktober 2020 | 06:54 WIB
penyelenggara-perjalanan-umrah-tunggu-kepastian-protokol-resmi
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Nizar Ali saat seleksi petugas haji non kloter tingkat pusat di Asrama Pondok Haji, Jakarta, Rabu (18/3/2020) (Sumber: Kemenag RI)

JAKARTA, KOMPASTV. Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masih menunggu kejelasan protokol pelaksanaan ibadah umrah resmi dari Pemerintah Arab Saudi.

Asal tahu saja, sebelumnya Pemerintah Arab Saudi telah menutup penyelenggaraan ibadah umrah akibat pandemi virus corona (Covid-19). Namun, belakangan ibadah umrah telah dibuka terbatas untuk masyarakat yang ada di Arab Saudi.

"Paling penting adalah protokolnya seperti apa, dari situ kita tahu konsekuensinya apa dan siapa yang menanggung beban kalau ada beban," ujar Ketua Harian Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji Umrah (SATHU) Artha Hanif saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (22/10).

Meski terdapat wacana membuka kembali pelaksanaan ibadah umrah untuk negara selain Arab Saudi, tetapi belum ada keputusan resmi dari pemerintah. Artha bilang, protokol yang ditetapkan belum diinformasikan.

Baca Juga: Awal Oktober Umrah Dibuka, Asosiasi Haji dan Umrah Tunggu Kuota untuk Indonesia

Protokol tersebut dapat berpengaruh pada biaya penyelenggaraan umrah nantinya. Salah satunya dicontohkan Artha adalah berkaitan dengan tes usap atau swab test yang menjadi acuan jemaah dianggap negatif Covid-19.

"Biaya siapa, apakah biaya yang diberikan gratis negara kita atau menjadi beban jemaah yang berangkat," terang Artha.

Penulis : Dyah Megasari

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:08
TERLIBAT KUDETA TERHADAP PRESIDEN TURKI RECEP TAYYIP ERDOGAN, LEBIH DARI 300 ORANG DIHUKUM PENJARA SEUMUR HIDUP   DESAK DPR SAHKAN RUU PENGHAPUSAN KEKERASAN SEKSUAL, AMNESTY INTERNATIONAL AKAN SERAHKAN 3.352 SURAT DARI MASYARAKAT   AUSTRALIA PECAT 10 TENTARA PASUKAN KHUSUS KARENA TERLIBAT DALAM PEMBUNUHAN DI AFGHANISTAN   TIONGKOK SEPAKAT UNTUK MEMBELI 200 JUTA TON BATUBARA INDONESIA SENILAI RP 20,6 TRILIUN PADA 2021   KPU KOTA SEMARANG SIAPKAN 1,2 JUTA LEMBAR SURAT SUARA UNTUK PILKADA 2020   KPU KARAWANG, JAWA BARAT, KEKURANGAN 2.243 SURAT SUARA UNTUK PILKADA 2020   KANTOR DINKES JEMBER, JATIM, DITUTUP SEMENTARA KARENA 3 PETUGAS POSITIF TERINFEKSI KORONA   12 SAKSI TELAH DIPERIKSA, POLDA JABAR SEGERA TETAPKAN TERSANGKA KASUS KERUMUNAN RIZIEQ SHIHAB DI MEGAMENDUNG, BOGOR   PIMPINAN FPI RIZIEQ SHIHAB DIRAWAT DI RUMAH SAKIT UMMI BOGOR   POLRES JAKARTA SELATAN TANGKAP 26 TERSANGKA KASUS NARKOBA DALAM SEPEKAN TERAKHIR   DISDIK KOTA BEKASI: SIMULASI KBM TATAP MUKA UNTUK PAUD, SD, SMP MULAI DILAKUKAN PADA 18 JANUARI 2021   SATGAS COVID-19 MINTA PEMDA LAKUKAN SIMULASI SEBELUM SEKOLAH GELAR KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR TATAP MUKA   KEPALA BPOM PENNY LUKITO MENYATAKAN VAKSIN KORONA SINOVAC MEMENUHI SYARAT UNTUK MENDAPAT LABEL HALAL   SATGAS COVID-19 SEBUT JADWAL VAKSINASI KORONA BERGANTUNG PADA HASIL UJI KLINIS DAN KAJIAN BPOM