Kompas TV regional berita daerah

Bisnis UMKM di Blitar Mulai Menggeliat Saat Pandemi Covid-19

Rabu, 21 Oktober 2020 | 18:09 WIB

Blitar, KompasTV Jawa Timur - Bisnis ekspor yang sempat terdampak pandemi Virus Corona kini mulai pulih.

Di kabupaten Blitar misalnya, produktivitas dan geliat ekonomi UMKM mulai menggeliat. Hal ini dibuktikan saat Pemerintah Kabupaten Blitar mampu mengekspor 6.000 gendang Jimbe senilai ratusan juta rupiah ke Tiongkok.

Dua kontainer bermuatan gendang ini dilepas oleh Pemerintah Kabupaten Blitar untuk diekspor ke Negeri Tirai Bambu tersebut.

Ribuan gendang ini merupakan produk dari salah satu UMKM yang ada di kabupaten Blitar.

Selain di produksi oleh pengrajin, sejumlah kaum difabel juga ikut diberdayakan dalam proses pembuatan gendang Jimbe tersebut.

Ekspor Gendang Jimbe ini menjadi yang pertama dilakukan dalam masa pandemi Covid-19. Selain sebagai upaya untuk menggeliatkan ekonomi mikro, kegiatan ekspor ini juga bertujuan untuk membuka lapangan kerja bagi warga di masa pandemi.

Tidak hanya gendang, dalam satu minggu ke depan Pemerintah Kabupaten Blitar juga berencana akan melakukan ekspor kerajinan kayu ke Tiongkok.

Usaha gendang Jimbe sendiri merupakan salah satu sektor UMKM yang paling banyak jumlahnya di kabupaten Blitar.

“Ekspor ini membuat posisi Blitar akan lebih luar biasa, serta memiliki brand yang bagus. Ini akan dibangun dengan kualitas produk yang bagus sesuai permintaan.” Jelas Pjs Bupati Blitar, Budi Sentosa setelah melepas kontainer berisi gendang Jimbe.

Diharapkan dengan adanya upaya ekspor ini, dapat membuka jalan bagi para produsen maupun pengrajin gendang Jimbe untuk meningkatkan kualitas dan kuantitasnya. Sehingga dapat menembus pasar luar negeri.

 

#Blitar #Jatim #UMKM #Bisnis #Ekspor #China #Tiongkok #Kerajinan

MEDIA SOSIAL KOMPAS TV JAWA TIMUR :

facebook :https://www.facebook.com/kompastvjatim

instagram :https://www.instagram.com/kompastvjatim

twitter :https://twitter.com/kompastvjatim 

Penulis : KompasTV Surabaya



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:26
BPPTKG: SUMBER TEKANAN MAGMA MERAPI DI KEDALAMAN 1,3 KM DARI PUNCAK   KPK MELAKUKAN PENGGELEDAHAN DI RUMAH DINAS MANTAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN EDHY PRABOWO   SATPOL PP COPOT ALAT PERAGA KAMPANYE PILKADA TANGSEL YANG DIPASANG DI RUMAH IBADAH HINGGA SEKOLAH   KEPALA BP2MI SEBUT PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DIHENTIKAN KARENA 85 PEKERJA POSITIF COVID-19   KEPALA BP2MI: TAIWAN HENTIKAN SEMENTARA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA   KEPALA BNPB INGATKAN PENGUNGSI ERUPSI GUNUNG ILE LEWOTOLOK PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   MER-C BANTAH KELUARKAN DOKUMEN HASIL TES USAP RIZIEQ SHIHAB YANG VIRAL DI MEDSOS   BUPATI BOGOR ADE YASIN AKAN PENUHI PANGGILAN POLISI SOAL KERUMUNAN PADA ACARA RIZIEQ SHIHAB DI MEGAMENDUNG   BUPATI JAYAWIJAYA: WARGA PINGGIRAN KOTA JAYAWIJAYA MULAI TERJANGKIT COVID-19   HINGGA 2 DESEMBER 2020, PEMKOT TANGERANG MENCATAT 378 PASIEN COVID-19 MASIH JALANI PERAWATAN DAN ISOLASI MANDIRI   SEBANYAK 311 ORANG KERACUNAN MAKANAN PESTA, PEMKAB BUTON TETAPKAN STATUS KEJADIAN LUAR BIASA   DJOKO TJANDRA SEBUT ANDI IRFAN JAYA SEBAGAI KONSULTAN UNTUK KASUS HUKUMNYA   BERSAKSI DI PERSIDANGAN, DJOKO TJANDRA MENGAKU DIKENALKAN DENGAN ANDI IRFAN JAYA OLEH JAKSA PINANGKI   TERPIDANA DJOKO TJANDRA JANJIKAN "FEE" 1 JUTA DOLLAR AS UNTUK ANITA KOLOPAKING DAN ANDI IRFAN JAYA