Kompas TV regional berita daerah

Satu Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf, Mahasiswa di Kalsel Berunjuk Rasa

Selasa, 20 Oktober 2020 | 21:09 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Ratusan mahasiswa berjalan kaki dari Jalan Anang Adenansi Banjarmasin menuju Kantor DPRD Kalimantan Selatan di Jalan Lambung Mangkurat untuk menggelar aksi mimbar bebas satu tahun kepemimpinan Joko Widodo - Ma’ruf Amin serta menolak Undang - Undang Omnibus Law Cipta Kerja, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga: Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa Sempat Bertahan Hingga Tengah Malam

Dihadang anggota kepolisian yang berjaga, mahasisiwa hanya bisa berorasi di Jalan Pambung Mangkurat dengan pengamanan ketat anggota kepolisian. Jumlah mahasiswa dalam aksi kali ini lebih sedikit dibandingkan dengan aksi sebelumnya. 

Meski tidak sebanyak massa seperti pada aksi sebelumnya, namun semangat BEM se-Kalsel dalam menyuaran penolakan tidak menurun. Dengan kencang mereka tetap menyuarakan penolakan Undang - Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Aksi ini pun ditunjang dengan membawa kertas karton dan map berwarna merah yang melambangkan ‘Rapor Merah’ untuk penilaian 1 tahun kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf.

Baca Juga: Demo UU Cipta Kerja, Mahasiswa di Kalsel Tuntut Presiden Terbitkan PERPPU

Dimana lima catatan diberikan mahasiswa kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin, yaitu mendesak presiden segera mengadili dan menyelesaikan kasus pelanggaran HAM,

kedua, mendesak presiden dan DPR RI membuka ruang partisipasi seluas-luasnya terhadap proses pembetukan suatu undang-undang,

ketiga, presiden untuk memberi sikap tegas terhadap segala bentuk tindakan represif aparat keamanan yang kerap terjadi dalam massa aksi,

keempat, mendesak presiden segera mengeluarkan Perppu guna meredam massa aksi di berbagai wilayah, dan terakhir, Bem Se-Kalsel akan terus bergerak sebagai sosial kontrol pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Mahasiswa berharap dengan adanya aksi ini, pemerintah mau lebih mendengar suara mereka.

Penulis : KompasTV Banjarmasin



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:17
BPOM: VAKSIN COVID-19 SINOVAC SUDAH MEMENUHI SYARAT UNTUK DAPAT LABEL HALAL DARI MUI    MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: SEKOLAH TATAP MUKA HARUS SEIZIN PERWAKILAN ORANGTUA    BUPATI BANYUMAS: PENYEBARAN COVID-19 DI BANYUMAS AKIBAT TRANSMISI LOKAL YANG TAK TERKENDALI   TEMPAT TIDUR PASIEN COVID-19 DI RS DRAJAT PRAWIRANEGARA SERANG, BANTEN, PENUH TERISI   MENHUB BUDI KARYA SUMADI APRESIASI KESIAPSIAGAAN BASARNAS DALAM HADAPI SITUASI BENCANA DI TENGAH PANDEMI   KAPOLDA JATENG IRJEN AHMAD LUTHFI SEBUT SEMUA DAERAH PENYELENGGARA PILKADA PRIORITAS PENGAMANAN   SEKJEN KKP ANTAM NOVAMBAR: EDHY PRABOWO TELAH AJUKAN PENGUNDURAN DIRI KE PRESIDEN JOKOWI   MENPAREKRAF WISHNUTAMA SEBUT PELAKU PARIWISATA BERHARAP BANYAK DARI MOMENTUM LIBUR AKHIR TAHUN   PENGAMANAN NATAL DAN TAHUN BARU 2021, KORLANTAS POLRI SIAPKAN REKAYASA LALU LINTAS   PMI: TAK ADA PENULARAN COVID-19 LEWAT DARAH, MASYARAKAT TETAP BISA DONOR DARAH   DINAS SUMBER DAYA AIR JAKBAR: PEMBANGUNAN TURAP UNTUK CEGAH BANJIR DI JAKBAR TERKENDALA PEMBEBASAN LAHAN   KEMENKO PMK HARAP PEMBINAAN, PENGEMBANGAN, SERTA PERLINDUNGAN UMKM YANG DIBIDANGI PEREMPUAN LEBIH DITEKANKAN   KEMENKO PMK DORONG PENYELESAIAN PENYUSUNAN RENCANA AKSI NASIONAL PENANGANAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG   KASUS COVID-19 MELONJAK, PEMKAB BOYOLALI TAMBAH RUMAH SAKIT RUJUKAN