Kompas TV nasional berita kompas tv

Kajari Beri Jamuan Makan Siang untuk 2 Jenderal Tersangka Kasus Djoko Tjandra, Ini Penjelasannya

Senin, 19 Oktober 2020 | 21:21 WIB

KOMPAS.TV - Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Anang Supriatna, menjamu makan siang para tersangka kasus Red Notice Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo, saat pelimpahan berkas, hari Jumat lalu (16/10/2020)
 
Informasi mengenai jamuan makan siang untuk tersangka kasus red notice Djoko Tjandra disampaikan oleh kuasa hukum Brigjen Prasetijo Utomo, Petrus Bala Pattyona, di akun facebook-nya.

Namun Kajari Jakarta Selatan, Anang Supriatna mengaku tidak memberikan perlakuan istimewa kepada 2 jenderal polisi tersebut.

Menurut Anang, sedari awal pihaknya berencana memesan nasi kotak. Namun, karena waktunya tidak cukup, Kejari memutuskan untuk membeli makanan yang ada di kantin Kejari Jaksel.

Komisi Kejaksaan RI, akan memanggil Kajari Jakarta Selatan, Anang Supriatna, terkait jamuan makan siang terhadap Irjen Napoleon Bonaparte, dan Brigjen Prasetijo Utomo, untuk meminta penjelasan.

Ketua Komisi Kejaksaan RI, Barita Simanjuntak, menyebut jamuan makan siang terhadap tersangka adalah hal wajar selama sesuai prosedur.

Sementara, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia, MAKI, meminta Kejaksaan Agung untuk mengevaluasi Kajari Jakarta Selatan, Anang Supriatna, terkait jamuan makan siang yang ia berikan ke 2 jenderal tersangka Red Notice Djoko Tjandra.

MAKI melihat jamuan makan siang ini adalah tindakan berlebihan yang dapat melukai citra keadilan bagi rakyat.

Selain itu, proses penyerahan berkas perkara dan barang bukti, tidak membutuhkan waktu lama sehingga tak patut disediakan jamuan makan.
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:03
KORSEL PERKETAT ATURAN JARAK SOSIAL DI MASYARAKAT SETELAH ADA 500 KASUS KORONA SELAMA 3 HARI BERTURUT   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 2.035 ORANG: 1.405 SEMBUH, 159 MENINGGAL DUNIA, 471 DALAM PERAWATAN   SATUAN TUGAS TNI-POLRI OPERASI TINOMBALA TERUS BURU TERDUGA PELAKU TEROR DI KABUPATEN SIGI, SULAWESI TENGAH   KOMISI III DPR MINTA DENSUS 88 BURU PELAKU TEROR DI KABUPATEN SIGI, SULAWESI TENGAH   PVMBG IMBAU WARGA KENAKAN MASKER PASCA-ERUPSI GUNUNG ILI LEWOTOLOK DI LEMBATA, NTT   KPU GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA, KEKURANGAN 3.991 LEMBAR SURAT SUARA PILKADA 2020   SEBANYAK 125 TENAGA KESEHATAN RSUD TARAKAN, KALTARA, POSITIF TERINFEKSI KORONA   PENUTUPAN RSUD TARAKAN, KALTARA, DIPERPANJANG LANTARAN JUMLAH TENAGA KESEHATAN POSITIF KORONA TERUS BERTAMBAH   DINKES PROVINSI RIAU: 95% TENAGA KESEHATAN YANG TERINFEKSI KORONA DI RIAU SUDAH SEMBUH   HINGGA 28 NOVEMBER 2020, PT JASA MARGA MENCATATKAN KONTRAK PENGELOLAAN 37 RUAS TOL DENGAN TOTAL PANJANG 1.619 KM   HINGGA 30 SEPTEMBER 2020, KFC INDONESIA MERUGI RP 283,2 MILIAR AKIBAT PENJUALAN TURUN DI TENGAH PANDEMI   PENYIDIK POLDA JABAR BERENCANA PANGGIL RIZIEQ SHIHAB DAN PEJABAT PEMKOT BOGOR PEKAN DEPAN   DITRESKRIMUM POLDA JABAR TELAH MENAIKKAN STATUS KERUMUNAN RIZIEQ SHIHAB DI MEGAMENDUNG, BOGOR MENJADI PENYIDIKAN   KELUARKAN PERPRES NO 12 TAHUN 2020, PRESIDEN JOKOWI BUBARKAN 10 LEMBAGA NEGARA NON-KEMENTERIAN