Kompas TV regional berita daerah

Grebek Tempat Penampungan Calon TKI Ilegal di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2020 | 06:46 WIB

CIREBON, KOMPAS.TV - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, BP2MI, menggerebek sejumlah lokasi di Cirebon, Jawa Barat, yang diduga menjadi tempat penampungan ilegal calon pekerja migran, Sabtu malam. 

Petugas menemukan puluhan orang calon TKI yang tidak kunjung diberangkatkan.

Petugas menggerebek 3 titik penampungan Di Cirebon, Jawa Barat, yakni di Desa Plumbon, Desa Karang Asem dan Desa Kejuden. 

Dari tiga lokasi ditemukan 25 orang yang akan dipekerjakan sebagai TKI. Mereka sudah berada di tempat penampungan sekitar dua bulan hingga satu tahun.

Pengelola tempat penampungan bekerja sama dengan salah satu perusahaan PT Lintas Cakrabuana di Cilacap, yang diduga fiktif.

Calon TKI yang menghuni tempat penampungan itu dijanjikan akan diberangkatkan ke Taiwan dan Polandia.

Salah satu pengelola tempat penampungan, menyampaikan, bahwa dirinya bukan merupakan bagian dari berbagai perusahan yang memberangkatkan. 

Namun bertugas mencarikan calon pekerja dan memberikannya tempat penampungan.

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, BP2MI, membawa enam orang dari 25 calon pekerja migran, untuk dimintai keterangan untuk kasus penampungan yang diduga tidak memiliki izin.

BP2MI akan mendalami  apakah kasus masuk dalam kategori perdagangan manusia atau belum.

Salah satu calon migran mengaku, biaya yang dikeluarkan untuk menjadi migran mencapai 70 juta rupiah.
 
 

Editor : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:47
PEBALAP MERCEDES LEWIS HAMILTON JUARAI FORMULA 1 GRAND PRIX PORTUGAL DI SIRKUIT PORTIMO   CAPRES AS DARI PARTAI DEMOKRAT, JOE BIDEN, TIDAK INGIN MENGGELAR KAMPANYE AKBAR YANG MEMICU KERUMUNAN   RAJA MALAYSIA SULTAN ABDULLAH AHMAD SHAH TEGASKAN PENETAPAN DARURAT NASIONAL TIDAK DIPERLUKAN   KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH ARAB SAUDI TERBITKAN LEBIH DARI 650.000 IZIN UMRAH ELEKTRONIK SELAMA PANDEMI KORONA   POLDA KALIMANTAN TENGAH RENOVASI RUMAH ADAT UNTUK LESTARIKAN BUDAYA DAYAK   KADIV HUMAS POLRI MENGATAKAN DARI 113 ANGGOTA POLRI YANG DIPECAT, 80 PERSEN TERLIBAT KASUS NARKOTIKA   KADIV HUMAS POLRI PECAT 113 ANGGOTA POLRI SEPANJANG JANUARI-OKTOBER 2020   DARI PENANGKAPAN 9 PENGEDAR NARKOTIKA, POLRES SUKABUMI KOTA SITA 117,4 GRAM SABU, 37 PIL EKSTASI, & 2.784 OBAT DAFTAR G   POLRES SUKABUMI KOTA TANGKAP 9 PENGEDAR SABU, EKSTASI, DAN OBAT DAFTAR G   KAHUMAS PT KAI DAOP 1 JAKARTA SEBUT LONJAKAN PESANAN TIKET KERETA JARAK JAUH KEBERANGKATAN 27-28 OKTOBER MENINGKAT   BAPPENAS MENCATAT 5,23 JUTA LAPANGAN KERJA HILANG AKIBAT PANDEMI COVID-19   MENHAN PRABOWO SUBIANTO DAN MENHAN TURKI HULUSI AKAR BAHAS KERJA SAMA PERTAHANAN   BELUM PENUHI TARGET, BAWASLU GUNUNG KIDUL PERPANJANG MASA PENDAFTARAN BAGI CALON PENGAWAS TPS PILKADA 2020   PSBB DKI JAKARTA DIPERPANJANG HINGGA 8 NOVEMBER 2020, PENERAPAN SISTEM GANJIL-GENAP DITIADAKAN