Kompas TV internasional kompas dunia

Jepang dan AS Lakukan Pembicaraan Penguatan Militer

Minggu, 18 Oktober 2020 | 05:50 WIB
jepang-dan-as-lakukan-pembicaraan-penguatan-militer
Kapal induk termahal milik Angkatan Laut AS, USS Gerald F Ford. (Sumber: www.diseno-art.com via Kompas.com)

Hal ini terkait dengan peningkatan kekuatan militer China dan Korea Utara. Khususnya   dalam pengembangan rudal balistik bersenjata nuklir yang dilakukan China dan Korea Utara.

Baca Juga: Debat Pertama Jelang Pilpres Amerika Serikat Di Tengah Polarisasi Politik

Diperkirakan, dengan pemilihan presiden AS hanya beberapa minggu lagi dan batas waktu penyusunan anggaran awal Jepang untuk fiskal 2021 pada bulan Desember, kedua negara dapat memilih untuk menandatangani kesepakatan satu tahun tentatif atau pengaturan lima tahun yang biasa.

Pembicaraan penuh diperkirakan akan dimulai setelah pemilihan presiden AS pada 3 November.

Menurut sebuah buku oleh John Bolton, mantan penasihat keamanan nasional Trump, yang diterbitkan awal tahun ini, Presiden AS Donald Trump meminta Jepang untuk melipatgandakan kontribusinya menjadi 8 miliar dolar AS setiap tahun.

Sebelumnya pada Juli lalu, Militer AS menyatakan kesiapannya membantu Jepang dalam memantau pergerakan China di sekitar pulau-pulau Laut China Timur yang dikendalikan oleh Tokyo. China mengklaim, bahwa wilayah itu merupakan bagian dari teritorialnya.

Baca Juga: Jepang dan Korsel Awasi Ketat Rudal Balistik Korut

Kapal-kapal Beijing melakukan pelayaran di sekitar wilayah tersebut berkali-kali. Perselisihan atas pulau-pulau Laut China Timur, yang dikenal sebagai Senkaku di Jepang dan Diaoyu di China, telah berlangsung bertahun-tahun.

Editor : Johannes Mangihot




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:24
KEMENTERIAN PPPA INGATKAN PROTOKOL KESEHATAN TETAP HARUS DIPATUHI DI RUMAH   MUSIM HUJAN, PEMKOT TANGERANG SIAPKAN 709 PERSONEL TIM SIAGA BANJIR   CEGAH BENCANA SAAT PANDEMI, KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO AJAK MASYARAKAT LESTARIKAN ALAM DAN LINGKUNGAN   DIRLANTAS POLDA METRO JAYA GELAR OPERASI ZEBRA PADA 26 OKTOBER-8 NOVEMBER 2020   IDI HARAP PEMERINTAH BENAR-BENAR PASTIKAN KEAMANAN VAKSIN KORONA   MENTAN SYAHRUL YASIN LIMPO AJAK PETANI JADI PAHLAWAN PANGAN DI TENGAH PANDEMI KORONA   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO PASTIKAN PEMERINTAH TAK BEBANI RAKYAT SOAL HARGA VAKSIN KORONA   WAPRES MA'RUF AMIN INGIN PESANTREN MENJADI PUSAT PEMBERDAYAAN EKONOMI   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA SANTRI TETAP KREATIF DAN INOVATIF DI TENGAH PANDEMI KORONA   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA SEBUT PIHAKNYA BELUM BAHAS PENETAPAN UPAH MINIMUM PROVINSI (UMP) 2021   PEMPROV DKI JAKARTA MASIH MENGKAJI IZIN RESEPSI PERNIKAHAN SAAT PSBB TRANSISI   SATGAS COVID-19: MOBILITAS PENDUDUK SAAT LIBUR PANJANG BERDAMPAK PADA PENINGKATAN KASUS   PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH TAK SEBAR SENTIMEN NEGATIF TENTANG PEREKONOMIAN NASIONAL   BAWASLU JAWA TENGAH CATAT 16 PELANGGARAN SAAT KAMPANYE PILKADA 2020