Kompas TV klik360 top 3 news

[TOP3NEWS] TGPF Kasus Intan Jaya Rampung, Laka Beruntun di Puncak, Viral Lari Joging Dikawal

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 21:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim Gabungan Pencari Fakta kasus kekerasan Intan Jaya Papua rampungkan tugasnya per hari ini. Penyerahan hasil temuan TGPF Intan Jaya secara resmi diberikan dan diumumkan pada hari senin pekan depan oleh Menko Polhukam Mahfud MD. TGPF berhasil kumpulkan informasi dari 42 saksi termasuk diantaranya 16 anggota TNI. Proses pengumpulan informasi dilakukan dengan pendekatan kultural sehingga dibutuhkan penyesuaian bahasa dan adat istiadat dalam menggali informasi.

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Puncak pada Sabtu (17/10/2020) dini hari tadi. Kecelakaan ini melibatkan kendaraan truk, motor dan minibus. Lima orang meninggal dunia. Dua orang luka berat dan lima lainnya luka ringan. Berdasarkan keterangan, kendaraan truk bermuatan Batu dari arah Cianjur tiba-tiba kehilangan kendali dan banting stir ke kanan yang kemudian menabrak motor dan minibus. Laju truk terhenti setelah menabrak kios yang ada di pinggir jalan. Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan lima orang tersebut.

Viral sebuah video tiga orang sedang berolahraga lari atau Joging dengan dikawal mobil patroli polisi. Kejadian ini diketahui di jalan bypass Ngurah Rai, Bali. Dalam video berdurasi 76 detik tersebut, salah satu pelari sempat berkata hidup sehat hari Jumat hari olahraga nasional. Video ini viral lantaran pengawalan yang tak biasa. Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi mengatakan  kini petugas yang mengawal masih diperiksa serta menurutnya hal itu dianggap tidak sesuai prosedur pengawalan.

Editor : Theo Reza



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:18
PEBALAP MERCEDES LEWIS HAMILTON JUARAI FORMULA 1 GRAND PRIX PORTUGAL DI SIRKUIT PORTIMO   CAPRES AS DARI PARTAI DEMOKRAT, JOE BIDEN, TIDAK INGIN MENGGELAR KAMPANYE AKBAR YANG MEMICU KERUMUNAN   RAJA MALAYSIA SULTAN ABDULLAH AHMAD SHAH TEGASKAN PENETAPAN DARURAT NASIONAL TIDAK DIPERLUKAN   KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH ARAB SAUDI TERBITKAN LEBIH DARI 650.000 IZIN UMRAH ELEKTRONIK SELAMA PANDEMI KORONA   POLDA KALIMANTAN TENGAH RENOVASI RUMAH ADAT UNTUK LESTARIKAN BUDAYA DAYAK   KADIV HUMAS POLRI MENGATAKAN DARI 113 ANGGOTA POLRI YANG DIPECAT, 80 PERSEN TERLIBAT KASUS NARKOTIKA   KADIV HUMAS POLRI PECAT 113 ANGGOTA POLRI SEPANJANG JANUARI-OKTOBER 2020   DARI PENANGKAPAN 9 PENGEDAR NARKOTIKA, POLRES SUKABUMI KOTA SITA 117,4 GRAM SABU, 37 PIL EKSTASI, & 2.784 OBAT DAFTAR G   POLRES SUKABUMI KOTA TANGKAP 9 PENGEDAR SABU, EKSTASI, DAN OBAT DAFTAR G   KAHUMAS PT KAI DAOP 1 JAKARTA SEBUT LONJAKAN PESANAN TIKET KERETA JARAK JAUH KEBERANGKATAN 27-28 OKTOBER MENINGKAT   BAPPENAS MENCATAT 5,23 JUTA LAPANGAN KERJA HILANG AKIBAT PANDEMI COVID-19   MENHAN PRABOWO SUBIANTO DAN MENHAN TURKI HULUSI AKAR BAHAS KERJA SAMA PERTAHANAN   BELUM PENUHI TARGET, BAWASLU GUNUNG KIDUL PERPANJANG MASA PENDAFTARAN BAGI CALON PENGAWAS TPS PILKADA 2020   PSBB DKI JAKARTA DIPERPANJANG HINGGA 8 NOVEMBER 2020, PENERAPAN SISTEM GANJIL-GENAP DITIADAKAN