Kompas TV nasional politik

Bicara Omnibus Law Cipta Kerja, Moeldoko: Mau Diajak Bahagia Saja Kok Susah Amat

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 14:55 WIB
bicara-omnibus-law-cipta-kerja-moeldoko-mau-diajak-bahagia-saja-kok-susah-amat
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS TV - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko turut berbicara soal Omnibus Law UU Cipta Kerja yang saat ini menuai polemik.

Menurut Moeldoko, Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja merupakan upaya pemerintah agar Indonesia dapat mengikuti kompetisi di ranah global.

Dengan begitu, kata MoeldokoUU Cipta Kerja akan mengubah wajah rakyat Indonesia menjadi bahagia, karena memiliki harga diri dan martabat.

Baca Juga: Ribuan Mahasiswa Kembali Kepung Istana Negara Hari Ini, Tuntut Jokowi Cabut Omnibus Law Cipta Kerja

"Wajah baru Indonesia adalah wajah rakyat. Wajah bahagia di mana kita punya harga diri, punya martabat," kata Moeldoko dikutip dari Kompas.com pada Sabtu (17/10/2020).

"Rakyat yang mempunyai daya saing, punya peluang dan karier, serta punya masa depan. Mau diajak bahagia saja kok susah amat."

Moeldoko menjelaskan, penyusunan UU Cipta Kerja dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, tentang visi "Indonesia Maju".

Editor : Tito Dirhantoro

1
2
3
4



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Demo Penolakan Omnibus Law

Senin, 26 Oktober 2020 | 11:04 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
11:08
PEBALAP MERCEDES LEWIS HAMILTON JUARAI FORMULA 1 GRAND PRIX PORTUGAL DI SIRKUIT PORTIMO   CAPRES AS DARI PARTAI DEMOKRAT, JOE BIDEN, TIDAK INGIN MENGGELAR KAMPANYE AKBAR YANG MEMICU KERUMUNAN   RAJA MALAYSIA SULTAN ABDULLAH AHMAD SHAH TEGASKAN PENETAPAN DARURAT NASIONAL TIDAK DIPERLUKAN   KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH ARAB SAUDI TERBITKAN LEBIH DARI 650.000 IZIN UMRAH ELEKTRONIK SELAMA PANDEMI KORONA   POLDA KALIMANTAN TENGAH RENOVASI RUMAH ADAT UNTUK LESTARIKAN BUDAYA DAYAK   KADIV HUMAS POLRI MENGATAKAN DARI 113 ANGGOTA POLRI YANG DIPECAT, 80 PERSEN TERLIBAT KASUS NARKOTIKA   KADIV HUMAS POLRI PECAT 113 ANGGOTA POLRI SEPANJANG JANUARI-OKTOBER 2020   DARI PENANGKAPAN 9 PENGEDAR NARKOTIKA, POLRES SUKABUMI KOTA SITA 117,4 GRAM SABU, 37 PIL EKSTASI, & 2.784 OBAT DAFTAR G   POLRES SUKABUMI KOTA TANGKAP 9 PENGEDAR SABU, EKSTASI, DAN OBAT DAFTAR G   KAHUMAS PT KAI DAOP 1 JAKARTA SEBUT LONJAKAN PESANAN TIKET KERETA JARAK JAUH KEBERANGKATAN 27-28 OKTOBER MENINGKAT   BAPPENAS MENCATAT 5,23 JUTA LAPANGAN KERJA HILANG AKIBAT PANDEMI COVID-19   MENHAN PRABOWO SUBIANTO DAN MENHAN TURKI HULUSI AKAR BAHAS KERJA SAMA PERTAHANAN   BELUM PENUHI TARGET, BAWASLU GUNUNG KIDUL PERPANJANG MASA PENDAFTARAN BAGI CALON PENGAWAS TPS PILKADA 2020   PSBB DKI JAKARTA DIPERPANJANG HINGGA 8 NOVEMBER 2020, PENERAPAN SISTEM GANJIL-GENAP DITIADAKAN