Kompas TV klik360 internasional

Presiden Macron Mengecam Pemenggalan Guru Sebagai Serangan Teroris

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 14:15 WIB

PRANCIS, KOMPAS.TV – Seorang guru sejarah menjadi sasaran pemenggalan seorang tersangka tak dikenal pada Jumat (16/10/2020).

Guru tersebut dipenggal, setelah 10 hari belakangan sempat membuka ruang diskusi terkait karikatur Nabi Muhammad.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam serangan pada Jumat (16/10/2020) sebagai serangan teroris.

Macron mendesak bangsa itu untuk bersatu melawan ekstremisme.

Pihak berwenang setempat mengatakan tersangka penyerang ditembak mati oleh polisi setelah pemenggalan pada hari Jumat.

Jaksa anti-terorisme Prancis membuka penyelidikan tentang pembunuhan dengan motif terduga teroris.

Macron sempat mengunjungi sekolah tempat guru tersebut bekerja di kota Conflans-Saint-Honorine dan bertemu dengan staf setelah pembunuhan itu.

Dia mengatakan serangan itu tidak boleh memecah belah Prancis karena itulah yang diinginkan oleh para ekstremis.

Seorang pejabat polisi mengatakan tersangka, bersenjatakan pisau dan airsoft gun.

Sebelumnya guru laki-laki yang jadi korban tersebut  menerima ancaman setelah membuka diskusi "untuk berdebat" tentang karikatur Nabi Muhammad sekitar 10 hari yang lalu.

Salah seorang orang tua siswa telah mengajukan pengaduan terhadap guru tersebut.

Polisi menambahkan bahwa tersangka pembunuh tidak memiliki anak di sekolah tersebut.

 

Editor : Yuilyana



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Demo Penolakan Omnibus Law

Senin, 26 Oktober 2020 | 11:04 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
11:12
PEBALAP MERCEDES LEWIS HAMILTON JUARAI FORMULA 1 GRAND PRIX PORTUGAL DI SIRKUIT PORTIMO   CAPRES AS DARI PARTAI DEMOKRAT, JOE BIDEN, TIDAK INGIN MENGGELAR KAMPANYE AKBAR YANG MEMICU KERUMUNAN   RAJA MALAYSIA SULTAN ABDULLAH AHMAD SHAH TEGASKAN PENETAPAN DARURAT NASIONAL TIDAK DIPERLUKAN   KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH ARAB SAUDI TERBITKAN LEBIH DARI 650.000 IZIN UMRAH ELEKTRONIK SELAMA PANDEMI KORONA   POLDA KALIMANTAN TENGAH RENOVASI RUMAH ADAT UNTUK LESTARIKAN BUDAYA DAYAK   KADIV HUMAS POLRI MENGATAKAN DARI 113 ANGGOTA POLRI YANG DIPECAT, 80 PERSEN TERLIBAT KASUS NARKOTIKA   KADIV HUMAS POLRI PECAT 113 ANGGOTA POLRI SEPANJANG JANUARI-OKTOBER 2020   DARI PENANGKAPAN 9 PENGEDAR NARKOTIKA, POLRES SUKABUMI KOTA SITA 117,4 GRAM SABU, 37 PIL EKSTASI, & 2.784 OBAT DAFTAR G   POLRES SUKABUMI KOTA TANGKAP 9 PENGEDAR SABU, EKSTASI, DAN OBAT DAFTAR G   KAHUMAS PT KAI DAOP 1 JAKARTA SEBUT LONJAKAN PESANAN TIKET KERETA JARAK JAUH KEBERANGKATAN 27-28 OKTOBER MENINGKAT   BAPPENAS MENCATAT 5,23 JUTA LAPANGAN KERJA HILANG AKIBAT PANDEMI COVID-19   MENHAN PRABOWO SUBIANTO DAN MENHAN TURKI HULUSI AKAR BAHAS KERJA SAMA PERTAHANAN   BELUM PENUHI TARGET, BAWASLU GUNUNG KIDUL PERPANJANG MASA PENDAFTARAN BAGI CALON PENGAWAS TPS PILKADA 2020   PSBB DKI JAKARTA DIPERPANJANG HINGGA 8 NOVEMBER 2020, PENERAPAN SISTEM GANJIL-GENAP DITIADAKAN