Kompas TV regional berita daerah

PMI Peringati Hari Cuci Tangan

Kamis, 15 Oktober 2020 | 17:15 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.TV - Hari cuci tangan sedunia ini adalah sebuah kampanye global yang dicanangkan oleh PBB bekerjasama dengan organisasi lainnya. Kesadaran akan pentingnya cuci tangan pakai sabun sebagai faktor kunci utama dalam pencegahan berbagai penyakit terlebih dalam masa Pandemi Covid 19 saat ini.

PMI Kota Sukabumi, menyasar ke beberapa lokasi yang rentan penyebaran salah satunya di Pondok Pesantren. Menurut kepala Markas PMI Kota Sukabumi, Zaini mengatakan, tujuan utama kampanye global hari cuci tangan,  untuk menyadarkan bahwa mencuci tangan tindakan paling efektif dalam mengurangi penyebaran dan pencegahan infeksi termasuk Covid-19.

Saat ini Pondok Pesantren menjadi perhatian tersendiri dari PMI Kota Sukabumi untuk memberikan sosialisasi dan edukasi. Pasalnya tidak sedikit kasus yang terjadi berasal dari Kluster Pesantren.

Penulis : KompasTV Sukabumi



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:09
BPPTKG: SUMBER TEKANAN MAGMA MERAPI DI KEDALAMAN 1,3 KM DARI PUNCAK   KPK MELAKUKAN PENGGELEDAHAN DI RUMAH DINAS MANTAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN EDHY PRABOWO   SATPOL PP COPOT ALAT PERAGA KAMPANYE PILKADA TANGSEL YANG DIPASANG DI RUMAH IBADAH HINGGA SEKOLAH   KEPALA BP2MI SEBUT PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DIHENTIKAN KARENA 85 PEKERJA POSITIF COVID-19   KEPALA BP2MI: TAIWAN HENTIKAN SEMENTARA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA   KEPALA BNPB INGATKAN PENGUNGSI ERUPSI GUNUNG ILE LEWOTOLOK PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   MER-C BANTAH KELUARKAN DOKUMEN HASIL TES USAP RIZIEQ SHIHAB YANG VIRAL DI MEDSOS   BUPATI BOGOR ADE YASIN AKAN PENUHI PANGGILAN POLISI SOAL KERUMUNAN PADA ACARA RIZIEQ SHIHAB DI MEGAMENDUNG   BUPATI JAYAWIJAYA: WARGA PINGGIRAN KOTA JAYAWIJAYA MULAI TERJANGKIT COVID-19   HINGGA 2 DESEMBER 2020, PEMKOT TANGERANG MENCATAT 378 PASIEN COVID-19 MASIH JALANI PERAWATAN DAN ISOLASI MANDIRI   SEBANYAK 311 ORANG KERACUNAN MAKANAN PESTA, PEMKAB BUTON TETAPKAN STATUS KEJADIAN LUAR BIASA   DJOKO TJANDRA SEBUT ANDI IRFAN JAYA SEBAGAI KONSULTAN UNTUK KASUS HUKUMNYA   BERSAKSI DI PERSIDANGAN, DJOKO TJANDRA MENGAKU DIKENALKAN DENGAN ANDI IRFAN JAYA OLEH JAKSA PINANGKI   TERPIDANA DJOKO TJANDRA JANJIKAN "FEE" 1 JUTA DOLLAR AS UNTUK ANITA KOLOPAKING DAN ANDI IRFAN JAYA