Kompas TV regional berita daerah

Mahasiswa Sukabumi Bentrok Dengan Petugas

Kamis, 8 Oktober 2020 | 19:50 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.TV - Demo Mahasiswa di depan gedung DPRD Kota Sukabumi, ricuh dengan petugas kepolisian yang mengamankan jalannya aksi. Para Mahasiswa menuntut tolak Undang-Undang Cipta Kerja yang dapat merugikan rakyat.

Kericuhan kembali terjadi antara massa mahasiswa dan kepolisian ini terjadi di lokasi unjuk rasa tolak Omnibus Law depan gerbang gedung DPRD Kota Sukabumi kamis (08/10/2020).

Massa yang sempat mendesak mundur petugas yang menjaga gerbang DPRD, akhirnya bubar setelah mobil water canon Polres Sukabumi Kota Beraksi. 

Aksi tolak omnibus law, Mahasiswa mendesak masuk ke dalam gedung DPRD Kota Sukabumi, hingga saling dorong berakhir dipukul mundur petugas.

Unjuk rasa dari massa Mahasiswa, awalnya berjalan kondusif. Namun mereka mendesak untuk masuk ke dalam gedung. Saat ini para mahasiswa telah membubarkan diri.

Penulis : KompasTV Sukabumi



BERITA LAINNYA


KOMPAS PAGI

KPK Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo

Kamis, 3 Desember 2020 | 08:25 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
08:57
BPPTKG: SUMBER TEKANAN MAGMA MERAPI DI KEDALAMAN 1,3 KM DARI PUNCAK   KPK MELAKUKAN PENGGELEDAHAN DI RUMAH DINAS MANTAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN EDHY PRABOWO   SATPOL PP COPOT ALAT PERAGA KAMPANYE PILKADA TANGSEL YANG DIPASANG DI RUMAH IBADAH HINGGA SEKOLAH   KEPALA BP2MI SEBUT PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DIHENTIKAN KARENA 85 PEKERJA POSITIF COVID-19   KEPALA BP2MI: TAIWAN HENTIKAN SEMENTARA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA   KEPALA BNPB INGATKAN PENGUNGSI ERUPSI GUNUNG ILE LEWOTOLOK PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   MER-C BANTAH KELUARKAN DOKUMEN HASIL TES USAP RIZIEQ SHIHAB YANG VIRAL DI MEDSOS   BUPATI BOGOR ADE YASIN AKAN PENUHI PANGGILAN POLISI SOAL KERUMUNAN PADA ACARA RIZIEQ SHIHAB DI MEGAMENDUNG   BUPATI JAYAWIJAYA: WARGA PINGGIRAN KOTA JAYAWIJAYA MULAI TERJANGKIT COVID-19   HINGGA 2 DESEMBER 2020, PEMKOT TANGERANG MENCATAT 378 PASIEN COVID-19 MASIH JALANI PERAWATAN DAN ISOLASI MANDIRI   SEBANYAK 311 ORANG KERACUNAN MAKANAN PESTA, PEMKAB BUTON TETAPKAN STATUS KEJADIAN LUAR BIASA   DJOKO TJANDRA SEBUT ANDI IRFAN JAYA SEBAGAI KONSULTAN UNTUK KASUS HUKUMNYA   BERSAKSI DI PERSIDANGAN, DJOKO TJANDRA MENGAKU DIKENALKAN DENGAN ANDI IRFAN JAYA OLEH JAKSA PINANGKI   TERPIDANA DJOKO TJANDRA JANJIKAN "FEE" 1 JUTA DOLLAR AS UNTUK ANITA KOLOPAKING DAN ANDI IRFAN JAYA