Kompas TV regional hukum

Ini Alasan Hakim Bebaskan Febi, Perempuan yang Menagih Utang Via Medsos

Rabu, 7 Oktober 2020 | 16:41 WIB

MEDAN, KOMPAS.TV - Febi Nur Amelia, terdakwa kasus pencemaran nama baik akibat menagih utang via medsos, divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Medan, pada Selasa (6/10).

Hakim menyatakan tercemarnya nama baik penggugat, dalam hal ini Fitriani Manurung, bukan akibat perbuatan terdakwa, tetapi akibat perbuatan Fitriani Manurung yang tidak mau membayar utangnya.

Terdakwa Febi sebelumnya dituntut hukuman penjara selama 2 tahun oleh JPU.

JPU menjerat Febi dengan pasal 45 ayat 3 juntho pasal 27 ayat 3 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Namun dalam amar putusan, majelis hakim yang diketuai oleh Sri Wahyuni, terdakwa Febi dinyatakan tidak terbukti bersalah melakukan pencemaran nama baik.

Majelis hakim berdasarkan fakta-fakta persidangan menyatakan penggugat Fitriani Manurung terbukti meminjam uang dari terdakwa.

Tercemarnya nama baik Fitriani Manurung bukan disebabkan penagihan utang lewat media sosial yang dilakukan terdakwa, tetapi akibat perbuatan penggugat yang tidak mau membayar utang dan juga tidak mengakuianya.

Oleh sebab itu, majelis hakim memutuskan terdakwa tidak bersalah karena menagih utang melalui media sosial dan menjatuhkan vonis bebas kepada terdakwa Febi Nur Amelia.

Usai mendengarkan putusan, Febi sempat jatuh pingsan.

Sebelumnya, Febi Nur Amelia telah memberikan pinjaman uang sebesar Rp 70 juta kepada rekannya Fitriani Manurung, yang dalam kasus ini merupakan penggugat.

Namun dalam proses penagihan utang, Febi mengaku sangat sulit untuk menghubungi Fitriani Manurung, sehingga memutuskan untuk melakukan penagihan lewat media sosial. (*)

#utang #tagihutang #febi #febinuramelia #fitrianimanurung #utang70juta #istrikombes #pnmedan #pengadilannegerimedan #sumaterautara #medan #beritamedan

Penulis : KompasTV Medan



BERITA LAINNYA


KOMPAS PAGI

KPK Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo

Kamis, 3 Desember 2020 | 08:25 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
09:10
GEMPA BERMAGNITUDO 5,3 YANG GUNCANG KENDARI, SULAWESI TENGGARA, PADA KAMIS DINI HARI TAK BERPOTENSI TSUNAMI   KPK BERENCANA MEMBUKA PENYELIDIKAN KASUS DUGAAN GAGAL BAYAR DI INDUSTRI KEUANGAN   SATPOL PP COPOT ALAT PERAGA KAMPANYE PILKADA TANGSEL YANG DIPASANG DI RUMAH IBADAH HINGGA SEKOLAH   KEPALA BP2MI SEBUT PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DIHENTIKAN KARENA 85 PEKERJA POSITIF COVID-19   KEPALA BP2MI: TAIWAN HENTIKAN SEMENTARA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA   KEPALA BNPB INGATKAN PENGUNGSI ERUPSI GUNUNG ILE LEWOTOLOK PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   MER-C BANTAH KELUARKAN DOKUMEN HASIL TES USAP RIZIEQ SHIHAB YANG VIRAL DI MEDSOS   BUPATI BOGOR ADE YASIN AKAN PENUHI PANGGILAN POLISI SOAL KERUMUNAN PADA ACARA RIZIEQ SHIHAB DI MEGAMENDUNG   BP2MI MINTA KEMNAKER CABUT IZIN PERUSAHAAN PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN YANG LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   KETERISIAN TEMPAT TIDUR RAWAT INAP DI RSUD KEDIRI, JATIM, YANG JADI RUJUKAN PASIEN COVID-19 MELEBIHI KAPASITAS   KOTA BATU KEMBALI ZONA MERAH, WALI KOTA SEBUT KARENA KENAIKAN KASUS COVID-19 DARI KLASTER KELUARGA, BUKAN PARIWISATA   CEGAH POLITIK UANG JELANG PILKADA 2020, POLRES KEPULAUAN RIAU BENTUK TIM PATROLI DAN BEKERJA SAMA DENGAN BANK   HARI INI, KPU GELAR DEBAT KANDIDAT PILKADA TANGERANG SELATAN PUKUL 20.00 WIB   MENDAGRI TITO KARNAVIAN MINTA PEMERINTAH DAERAH EVALUASI APBD 2020