Kompas TV entertainment lifestyle

6 Tanaman Hias yang Harganya Naik Sejak Pandemi

Selasa, 29 September 2020 | 06:00 WIB
6-tanaman-hias-yang-harganya-naik-sejak-pandemi
Tanaman Hias Harganya Naik Sejak Pandemi (Sumber: Instagram/@kebunhimawari)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Karantina mandiri selama pandemi menumbuhkan minat sebagian masyarakat terhadap tanaman hias. Pertumbuhan hobi berkebun ini pun diikuti dengan bertambahnya permintaan, hingga membuat harga beberapa tanaman hias kian mahal.

Tanaman janda bolong menjadi salah satu tanaman hias yang digemari masyarakat akhir-akhir ini. Harga jualnya pun tidak tanggung-tanggung, bisa mencapai Rp 100 juta.

Berikut tanaman yang harganya naik semenjak pandemi dari berbagai sumber:

1. Monstera

Akhir-akhir ini tanaman Monstera banyak diminati karena daunnya yang unik di kalangan masyarakat. Dari genus Monstera, ada beberapa spesies yang banyak diminati antara lain, Monstera deliciosa dengan daun lebar dan seperti dipotong-potong atau Monstera adansonii yang memiliki daun berlubang.

Melansir dari berbagai sumber, Monstera dulu hanya dihargai ratusan ribu rupiah. Untuk Monstera empat daun, hanya sekitar Rp100ribu. Kini Monstera dibanderol dengan harga jutaan. Bahkan belum lama ini, 'janda bolong' alias Monstera adansonii variegata ditebus dengan harga nyaris Rp90 juta.

Monstera adansonii variegata tersebut punya keunikan. Selain daun-daun yang berlubang, ada semburat putih seperti efek semprotan cat.

Editor : Dian Septina

1
2
3
4



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:36
STAFSUS PRESIDEN BIDANG HUKUM DINI PURWONO: UU CIPTA KERJA BISA DIAKSES PUBLIK SETELAH DITEKEN PRESIDEN JOKOWI   KEMENDESA PDTT HARAP AKSES AIR BERSIH DAN FASILITAS SANITASI MERATA PADA 2030   KEMENDESA PDTT SEGERA LUNCURKAN PROGRAM PEMBANGUNAN 1.000 FASILITAS SANITASI   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, KEMENTERIAN PERHUBUNGAN AWASI KETAT TRANSPORTASI SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER 2020   KPU LUWU UTARA CATAT 2.743 PEMILIH DISABILITAS MENTAL TERDAFTAR DI DAFTAR PEMILIH TETAP (DPT)   KEMENSOS PASTIKAN PROGRAM BANTUAN PANGAN NONTUNAI (BPNT) DAN BANTUAN SOSIAL TUNAI (BST) BERLANJUT DI 2021   KEMENDESA PDTT SEBUT BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) DANA DESA TELAH TERSALUR 100 PERSEN   POLDA PAPUA SIAPKAN DOKTER FORENSIK INDEPENDEN UNTUK OTOPSI JENAZAH PENDETA YEREMIA   KEMENPAREKRAF: AKSES PEMBIAYAAN BANK MASIH JADI KENDALA PELAKU USAHA RINTISAN   SEKDA TASIKMALAYA PASTIKAN PELAYANAN NORMAL MESKI WALI KOTA BUDI BUDIMAN DITAHAN   KPU JATIM SEBUT MASIH ADA 8 CALON KEPALA DAERAH BELUM AJUKAN PELAKSANAAN PERGANTIAN ANTARWAKTU (PAW)   GUBERNUR JATIM INGATKAN WARGA PATUHI PROTOKOL KESEHATAN SELAMA LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER   SATGAS COVID-19 BALI CATAT SEKITAR 21,6 PERSEN KASUS POSITIF COVID-19 DIDOMINASI KELOMPOK UMUR 20-29 TAHUN   PRESIDEN JOKOWI TEGASKAN INDUSTRI DARI HASIL HUTAN MASIH MENJADI SEKTOR EKONOMI PALING PENTING