Kompas TV nasional berita kompas tv

Pengusaha Sebut Lebih Takut Klaster Corona Baru Ketimbang Resesi

Senin, 28 September 2020 | 19:05 WIB

KOMPAS.TV - Pengusaha mengaku tidak khawatir pada resesi Indonesia yang terjadi sejak April sampai September 2020 ini. Mereka justru takut jika pandemi corona semakin tidak terkendali, terutama dari terciptanya klaster baru akibat menyelenggaraan pilkada.

Keputusan pemerintah untuk terus menggelar pemilihan kepala daerah alias pilkada secara langsung dan serentak pada 9 Desember 2020 mendatang memantik kekhawatiran pengusaha.

Memaksakan pilkada saat pandemi corona belum melandai dikhawatirkan menciptakan klaster baru dan memperburuk kondisi kesehatan sekaligus ekonomi Indonesia yang sedang berusaha bangkit.

Lonjakan baru corona dikhawatirkan menghambat proses pemulihan pertumbuhan ekonomi, sebab kuartal keempat menjadi momentum Indonesia bangkit dari resesi, akibat kontraksi ekonomi dua kuartal berturut.

Kepada Kompas TV, pengusaha mengaku tidak terlalu khawatir pada resesi. Mereka lebih takut jika pandemi corona makin tidak terkendali.

Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung.

Editor : Christandi Dimas



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:19
BAWASLU DEPOK, JAWA BARAT, INGATKAN ASN UNTUK BERSIKAP NETRAL DI PILKADA 2020   MANTAN MENTERI KESEHATAN SITI FADILAH SUPARI BEBAS DARI PENJARA PAGI INI   POLISI TAHAN DUA TERSANGKA PENGEROYOKAN DUA ANGGOTA TNI OLEH KELOMPOK MOTOR HARLEY-DAVIDSON DI BUKITTINGGI, SUMBAR   KEMLU SEBUT ADA 5 KASUS BARU WNI TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DI AUSTRALIA, TIMOR LESTE, DAN BELGIA   KEMLU: WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI 1.699 ORANG, 1.244 SEMBUH, 154 MENINGGAL, & 301 DALAM PERAWATAN   INGGRIS TERAPKAN PENGUNCIAN NASIONAL BARU MULAI RABU, 4 NOVEMBER-1 DESEMBER 2020, AKIBAT PANDEMI COVID-19   MENKEU SRI MULYANI MENGATAKAN KRISIS COVID-19 MENJADI KESEMPATAN PERKUAT FONDASI NEGARA   TIONGKOK LAPORKAN 33 KASUS BARU COVID-19   JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19: JUMLAH KASUS AKTIF DI INDONESIA SEMAKIN MENURUN   KORBAN GEMPA BERMAGNITUDO 7 DI TURKI BERTAMBAH MENJADI 24 ORANG MENINGGAL DAN 804 LUKA LUKA   SATGAS PENANGANAN COVID-19 SIAPKAN 23.145 PETUGAS VAKSINASI   UNI EROPA DAN NATO MENYATAKAN SIAP MEMBERIKAN BANTUAN KEPADA TURKI DAN YUNANI YANG TERDAMPAK GEMPA BERMAGNITUDO 7   WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT MINTA MASYARAKAT DISIPLIN JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN MESKI LIBURAN    KEPALA BIRO HUKUM DAN HUMAS MAHKAMAH AGUNG, ABDULLAH, MENINGGAL DUNIA