Kompas TV bisnis kompas bisnis

Bursa Sepi Sentimen Dalam Negeri, IHSG Bergerak di Zona Merah

Senin, 28 September 2020 | 10:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Fluktuasi saham masih terjadi hingga pekan lalu. Bagaimana dengan pekan ini?

Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) hari ini diproyeksikan akan melanjutkan penguatan meski terbatas. 

Akhir pekan lalu, IHSG ditutup menguat 2,13 persen 4.945,79. Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG mendapatkan sentimen positif dari penerapan PSBB di DKI Jakarta yang diklaim berhasil menekan peningkatan kasus Covid-19 dan juga vaksin asal China yang akan segera didistribusikan ke seluruh dunia. 

Sementara sentimen negatif, datang dari eksternal yakni kebijakan stimulus fiskal AS yang masih belum disepakati. 

Selain itu, kondisi peningkatan kasus Covid-19 secara global masih menunjukkan indikasi perlambatan ekonomi. Dari intenal, aliran dana asing terus keluar dari pasar domestik yang terjadi selama lebih dari 16 pekan.

“Pasar saham terlihat dipengaruhi berita positif dan negatif. Kami perkirakan IHSG berpeluang menguat di awal pekan, namun ada indikasi pelemahan,” kata Hans, Minggu (27/9/2020). 

Kabar vaksin perusahaan China yang berhasil menjadi tambahan sentimen positif.

Ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Soumya Swaminathan mengatakan, vaksin Covid-19 buatan China terbukti berhasil dalam uji klinis tahap 3. Oleh sebab itu, 

WHO memastikan vaksin akan segera didistribusikan secara merata ke semua penjuru dunia. Di sisi lain, sentimen negatif muncul dari aliran dana asing yang terus keluar dari bursa saham Indonesia. 

Tercatat sudah 16 pekan asing terus melakukan penjualan, dan pekan ini tercatat net sell asing Rp 2,17 triliun atau dalam 3 bulan terakhir asing tercatat melakukan penjualan Rp 28,39 triliun. 

Meskipun investor lokal cukup kuat mengangkat indeks ditengah tekanan jual asing, tetapi tidak dapat dipastikan akan berapa lama. 

Salah satu faktor yang diperkirakan membuat dana asing keluar adalah penanganan Covid-19 yang lemah dan kasus baru yang terus naik. 


 

Editor : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:34
BPOM AS (FDA) SETUJUI PENGGUNAAN OBAT REMDESIVIR UNTUK PASIEN KORONA   DUA SPESIES KEPITING BARU BERNAMA TYPHLOCARCINOPS ROBUSTUS DAN RAOULI DITEMUKAN DI AREA KERJA FREEPORT MIMIKA   KAPOLDA SULAWESI SELATAN IRJEN MERDISYAM SEBUT DEMO DI MAKASSAR DISUSUPI ALIANSI MAKAR   POLISI TANGKAP 13 ORANG YANG DIDUGA MERUSAK FASILITAS UMUM SAAT DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA DI MAKASSAR, SULSEL   JALUR PENDAKIAN GUNUNG SLAMET VIA BAMBANGAN DIBUKA MULAI MINGGU, 25 OKTOBER 2020   WALI KOTA AMBON WAJIBKAN ASN DAN MASYARAKAT YANG INGIN MENEMUINYA HARUS TUNJUKKAN HASIL TES CEPAT KORONA   STAFSUS MENTERI BUMN ERICK THOHIR, ARYA SINULINGGA: VAKSIN KORONA UNTUK MENCEGAH BUKAN MENGOBATI   PER 14 OKTOBER, 155 PERUSAHAAN PEMINJAMAN DARING TERDAFTAR DI OJK   TERIMA STIMULUS DARI PEMERINTAH, BANDARA SOEKARNO-HATTA BEBASKAN "AIRPORT TAX" MULAI HARI INI   BNPB MINTA SEMUA KEPALA DAERAH BERSIAGA DI MALAM HARI GUNA ANTISIPASI ANCAMAN DAN DAMPAK BENCANA LA NINA   BNN SEBUT MODUS PENGEDARAN NARKOBA DI MASA PANDEMI DIKIRIM LEWAT BANTUAN SEMBAKO   SIANG INI, BARESKRIM POLRI GELAR PERKARA KASUS KEBAKARAN GEDUNG KEJAKSAAN AGUNG   KETUM PBNU SAID AQIL SIROJ AKAN AJUKAN UJI MATERI UU CIPTA KERJA KE MK   JPU KPK MENDAKWA MANTAN SEKRETARIS MA NURHADI DAN MENANTU TERIMA SUAP DAN GRATIFIKASI SENILAI TOTAL RP 83 MILIAR