Kompas TV regional berita daerah

Gubug Serut, Wisata Alam baru Di Semarang

Kamis, 24 September 2020 | 18:29 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Semula aliran Sungai Kali Garang di perkampungan Sekaran, Serut, Gunung Pati ini, hanya berfungsi sebagai aliran sungai biasa. Namun berkat kreativitas anak mudanya, aliran sungai yang tidak begitu deras di musim kemarau ini di jadikan tempat wisata air yang kini banyak di kunjungi kalangan anak kecil dan orang dewasa.

Air alami dari pegunungan menjadikan sensasi tersendiri bagi para pengunjung yang sebagian besar didominasi anak-anak kecil. Terlebih aliran air yang tidak begitu deras dan tidak begitu dalam, menjadikan lokasi ini favorit bagi mereka.

Selain itu yang menjadi incaran para pengunjung, lokasi wisata air baru ini ternyata gratis, pengunjung hanya di kenai biaya parkir kendaraan sebesar Rp 2.000,- .

Awal terciptanya wisata air ini, bermula saat anak -anak muda setempat mencari ikan di sungai saat musim kemarau ini. kemudian mereka membersihkan sungai dan membendung dengan bebatuan. Akhirnya muncul ide untuk menjadikan lokasi ini sebagai area wisata air. Untuk kenyamanan mereka juga membangun sebuah gubug dan akhirnya lokasi ini dinamakan Gubug Serut, mengingat di daerah ini dikenal dengan pohon serut nya.

Wisata air yang baru dikelola 2 bulan ini, membawa berkah bagi warga lainnya yang ikut meramaikan dengan mendirikan usaha. Ada yang jualan makanan ada pula yang jual jasa sewa ban dan payung.

#GubugSerut #TempatWisata #SungaiKaliGarang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : KompasTV Jateng



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:22
BAWASLU DEPOK, JAWA BARAT, INGATKAN ASN UNTUK BERSIKAP NETRAL DI PILKADA 2020   MANTAN MENTERI KESEHATAN SITI FADILAH SUPARI BEBAS DARI PENJARA PAGI INI   POLISI TAHAN DUA TERSANGKA PENGEROYOKAN DUA ANGGOTA TNI OLEH KELOMPOK MOTOR HARLEY-DAVIDSON DI BUKITTINGGI, SUMBAR   KEMLU SEBUT ADA 5 KASUS BARU WNI TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DI AUSTRALIA, TIMOR LESTE, DAN BELGIA   KEMLU: WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI 1.699 ORANG, 1.244 SEMBUH, 154 MENINGGAL, & 301 DALAM PERAWATAN   INGGRIS TERAPKAN PENGUNCIAN NASIONAL BARU MULAI RABU, 4 NOVEMBER-1 DESEMBER 2020, AKIBAT PANDEMI COVID-19   MENKEU SRI MULYANI MENGATAKAN KRISIS COVID-19 MENJADI KESEMPATAN PERKUAT FONDASI NEGARA   TIONGKOK LAPORKAN 33 KASUS BARU COVID-19   JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19: JUMLAH KASUS AKTIF DI INDONESIA SEMAKIN MENURUN   KORBAN GEMPA BERMAGNITUDO 7 DI TURKI BERTAMBAH MENJADI 24 ORANG MENINGGAL DAN 804 LUKA LUKA   SATGAS PENANGANAN COVID-19 SIAPKAN 23.145 PETUGAS VAKSINASI   UNI EROPA DAN NATO MENYATAKAN SIAP MEMBERIKAN BANTUAN KEPADA TURKI DAN YUNANI YANG TERDAMPAK GEMPA BERMAGNITUDO 7   WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT MINTA MASYARAKAT DISIPLIN JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN MESKI LIBURAN    KEPALA BIRO HUKUM DAN HUMAS MAHKAMAH AGUNG, ABDULLAH, MENINGGAL DUNIA