Kompas TV nasional update corona

DKI Jakarta Siapkan Perda Covid-19, Efek Jera Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan?

Rabu, 23 September 2020 | 21:25 WIB
dki-jakarta-siapkan-perda-covid-19-efek-jera-bagi-pelanggar-protokol-kesehatan
Ilustrasi operasi penegakan protokol kesehatan. di tengah ancaman covid-19 (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Menurut Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, peraturan daerah (perda) penanggulangan Covid-19 perlu dibentuk agar menjadi dasar aturan yang kuat, termasuk dalam penerapan sanksi kepada yang melanggar protokol kesehatan.

"Di Jakarta ini orang tidak ada efek jeranya. Kita ini, dari daerah penopang atau penyangga banyak sekali yang masuk ke Jakarta. Dan kenyatannya diberitahu bukan makin membaik tapi makin buruk Jakarta," kata Prasetio Edi melalui rekaman suara yang diterima Kompas.com, Rabu (23/9/2020).

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Pengamat: Banjir Saat PSBB Harus Jadi Perhatian Pemprov

Menurutnya, semakin hari masyarakat semakin banyak yang tidak menyadari bahaya Covid-19, bahkan abai dalam menerapkan protokol kesehatan.

Politisi asal PDI-P ini berpendapat, dengan membentuk perda itu diharapkan bakal memberikan efek jera pada pelanggar protokol kesehatan, karena sanksinya semakin terikat.

"Dengan adanya perda ini kita memberikan efek jera yang sekarang enggak kebiasaan pakai masker ya pakai maskerlah. Jadi tindakan di lapangan yang ditegakan aparat itu jelas enggak boleh pakai pergub harus pakai perda," tutur Prasetio. 

"Sanksinya kan sekarang orang yang berpendidikan saja disuruh pakai masker enggak mau, melawan. Tapi kalau dengan adanya perda ini sesuatu kekuatan hukum," imbuhnya.

Editor : Deni Muliya

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:58
WEBINAR KOMPAS INSTITUTE "INVESTASI KALA RESESI" BERSAMA MOHAMAD ANDOKO. DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   BANK DUNIA KUCURKAN 1 JUTA DOLLAR AS UNTUK KEMBANGKAN SEKTOR PERIKANAN PESISIR INDONESIA   POLISI PERANCIS SEBUT TERSANGKA PENUSUKAN DI NICE ADALAH SEORANG PRIA TUNISIA BERUSIA 21 TAHUN   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 502 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 30 OKTOBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 4.488.738 SPESIMEN   HINGGA 30 OKTOBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 68.292 ORANG   HINGGA 30 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 406.945 POSITIF, 334.295 SEMBUH, 13.782 MENINGGAL DUNIA    KORLANTAS POLRI: OPERASI ZEBRA 2020 SERENTAK DI SELURUH WILAYAH SELAMA 26 OKTOBER-8 NOVEMBER 2020   MENGEDEPANKAN EDUKASI, OPERASI ZEBRA 2020 TIDAK ADA TARGET TILANG   JASA MARGA: 509.140 KENDARAAN TINGGALKAN JAKARTA PADA 27-29 OKTOBER 2020   BADAN PENGELOLA TRANSPORTASI JABODETABEK (BPTJ): PENUMPANG BUS AKAP NAIK 62% DI MASA LIBUR PANJANG   DISHUB DKI KOORDINASI DENGAN POLDA METRO JAYA UNTUK BERPATROLI DI JALUR SEPEDA SEPANJANG 63 KM GUNA CEGAH BEGAL   KSPI MINTA PEMERINTAH UNTUK TIDAK SAMA RATAKAN PERUSAHAAN YANG TIDAK MAMPU BAYAR KENAIKAN UPAH MINIMUM   KSPI MINTA GUBERNUR ABAIKAN SURAT EDARAN MENAKER SOAL TAK ADA KENAIKAN UPAH MINIMUM PADA 2021