Kompas TV internasional kompas dunia

Demonstran Pasang Plakat Sebagai Simbol Transisi Thailand

Senin, 21 September 2020 | 03:44 WIB
demonstran-pasang-plakat-sebagai-simbol-transisi-thailand

Mahasiswa pro-demokrasi memasang plakat yang bertuliskan "Thailand milik rakyat" di lapangan Sanam Luang dalam protes yang berlangsung di Bangkok, Minggu (20/9/2020).

(Sumber: Associated Press)

BANGKOK, KOMPAS.TV - Demonstran anti-pemerintah memasang plakat bertuliskan “negara ini milik rakyat”, di lapangan Sanam Luang yang bersejarah, Minggu (20/9/2020. Plakat ini merupakan lambang transisi Thailand menuju negara demokrasi.

Plakat serupa sebenarnya sudah dipasang tiga tahun lalu, namun hilang secara misterius. Kini, demonstran bersumpah untuk melanjutkan transisi Thailand dan mereformasi monarki.

Unjuk rasa dipimpin oleh mahasiswa dan dimulai sejak Sabtu (19/9/2020) lalu. Peristiwa ini merupakan yang terbesar dari serangkaian protes tahun ini.  Ribuan orang berkemah sejak Sabtu, di lapangan Sanam Luang, dekat Grand Palace di Bangkok.

Sekelompok aktivis mengebor lubang di depan panggung darurat dan melakukan ritual agama Buddha. Setelah itu mereka meletakkan plakat kuningan bundar di semen untuk memperingati revolusi 1932 yang mengubah Thailand dari monarki absolut menjadi monarki konstitusional.

“Saat fajar 20 September, di sinilah orang-orang menyatakan bahwa negara ini adalah milik rakyat,” demikian yang tertulis di plakat itu. Pada April 2017, plakat asli lenyap dari Royal Plaza Bangkok dan diganti dengan plakat yang memuji monarki.

Editor : Tussie Ayu

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:57
POLISI TEMUKAN 6 BOM MOLOTOV SAAT DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA DI JALAN URIP SUMOHARJO, MAKASSAR, SULAWESI SELATAN   POLISI TANGKAP 169 ORANG YANG DIDUGA MELAKUKAN AKTIVITAS DI LUAR DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA DI SURABAYA   PEMPROV BENGKULU: KEBIJAKAN KERINGANAN POKOK BBNKB DAN PEMBEBASAN DENDA PKB BERLANGSUNG HINGGA 11 DESEMBER 2020   BESOK, PENDAKIAN GUNUNG GEDE PANGRANGO, JAWA BARAT, KEMBALI DIBUKA   DISHUB KOTA TANGERANG AKAN MENAMBAH 5,6 KILOMETER JALUR SEPEDA PADA 2021   DISHUB KOTA TANGERANG: ADA 20 KILOMETER JALUR SEPEDA DI KOTA TANGERANG YANG TERBAGI DALAM 13 TITIK   MENKES TERAWAN AGUS PUTRANTO YAKIN TIDAK ADA RS YANG SENGAJA MENDIAGNOSA PASIEN MENINGGAL AKIBAT KORONA   GUBERNUR GANJAR PRANOWO MINTA WARGA JATENG DI PERANTAUAN TAK MUDIK SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER 2020   SATGAS COVID-19 IMBAU MASYARAKAT TAK GEGABAH JIKA INGIN BERLIBUR KE LUAR RUMAH SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER 2020   SATGAS COVID-19 TEGASKAN KASUS KORONA DAN PENULARANNYA DI INDONESIA MASIH TINGGI   SATGAS COVID-19: PENGURANGAN AKTIVITAS DI KANTOR TURUNKAN POTENSI PENULARAN DAN KEMATIAN AKIBAT KORONA   BERTEMU PM YOSHIHIDE SUGA, PRESIDEN JOKOWI SEBUT JEPANG SIAP TERUS BEKERJA SAMA DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR   KEMENLU RI MENYATAKAN PEMERINTAH INDONESIA DAN JEPANG TELAH MENANDATANGANI KERJA SAMA DI BIDANG KESEHATAN   KEMENLU RI SEBUT INDONESIA DAN JEPANG AKAN BAHAS KERJA SAMA PENGATURAN KORIDOR PERJALANAN BISNIS