Kompas TV nasional berita kompas tv

Temuan Fakta Baru Terkait Kasus Mutilasi Apartemen Kalibata City

Minggu, 20 September 2020 | 22:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejumlah fakta mengejutkan terkait kasus mutilasi di Apartemen Kalibata City, terus bergulir.

Polda Metro Jaya pun berencana melibatkan psikiater untuk memeriksa kondisi kejiwaan 2 pelaku mutilasi, yakni LAS dan DAF.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, pelibatan psikiater dilakukan untuk menggali lebih dalam, motif pembunuhan yang dilakukan kedua tersangka.

Terlebih keduanya memutuskan tega melakukan mutilasi, terhadap korban, Rinaldy Harley Wismanu.

Keputusan pelibatan psikiater juga dilatari setelah polisi menggelar rekonstruksi, jumat lalu (18/09/2020)

Dari 37 reka adegan yang diperagakan, ditemukan fakta bahwa pelaku mempelajari cara melakukan mutilasi dari dunia maya.

Kedua pelaku LAS dan DAF diketahui bersekongkol menghabisi Rinaldy Harley Wismanu, untuk menguasai harta korban..

Untuk melancarkan aksinya, LAS mengajak korban menyewa sebuah apartemen di Pasar Baru Jakarta Pusat.

Di tempat itulah, LAS dan DAF menghabisi dan memutilasi korban.

Mereka kemudian menyewa taksi online untuk membawa jenazah korban ke Apartemen Kalibata City.

Rencananya, kedua pelaku hendak menguburkan jasad korban di halaman belakang rumah yang mereka sewa.

Namun, keduanya berhasil ditangkap, sebelum menguburkan jenazah korban.
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:26
INDONESIA ANDALKAN 8 WAKIL DI TURNAMEN BULU TANGKIS SWISS OPEN 2021   KEMENDAGRI IRAN MENETAPKAN PEMILIHAN PRESIDEN BAKAL DIGELAR PADA 18 JUNI 2021   UNI EROPA BAKAL JATUHKAN SANKSI KEPADA JUNTA MILITER MYANMAR ATAS TINDAKAN KERAS TERHADAP DEMONSTRAN   JUMLAH KORBAN MENINGGAL DALAM GELOMBANG DEMO MENENTANG KUDETA DI MYANMAR PADA AKHIR PEKAN LALU MENCAPAI 18 ORANG   MAJELIS RAKYAT PAPUA: PEREDARAN MIRAS DI PAPUA SELAMA INI SUDAH MENGGANGGU KETERTIBAN DAN KEAMANAN UMUM   MAJELIS RAKYAT PAPUA MINTA PRESIDEN JOKOWI CABUT PERPRES NOMOR 10 TAHUN 2021 SOAL MIRAS   MAJELIS RAKYAT PAPUA (MRP) TOLAK LANGKAH PRESIDEN BERI IZIN INVESTASI UNTUK INDUSTRI MIRAS DI PAPUA   CHEVRON AKUI TERJADI KEBOCORAN PIPA DI DERMAGA 4 PELABUHAN DUMAI, RIAU, YANG MENGAKIBATKAN MINYAK TUMPAH KE LAUT   KEBIJAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (PPNBM) MOBIL NOL PERSEN BERLAKU HARI INI   ICW DESAK KPK USUT JEJAK DUGAAN KORUPSI GUBERNUR SULSEL NURDIN ABDULLAH DI PROYEK-PROYEK LAIN   JENAZAH ANGGOTA DEWAS KPK ARTIDJO ALKOSTAR DIMAKAMKAN DI KOMPLEKS PERMAKAMAN UII YOGYAKARTA   VAKSINASI COVID-19 TAHAP KEDUA DI TANGERANG SELATAN DIMULAI BESOK   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: VAKSINASI COVID-19 MANDIRI BUKAN UNTUK TUJUAN BISNIS   PRESIDEN JOKOWI AKAN TINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI MASSAL COVID-19 BAGI PEKERJA PUBLIK DI YOGYAKARTA