Kompas TV nasional sapa indonesia

Viral Ajakan Sebar Corona oleh 2 Pasien di Semarang, Ini Penjelasan Ganjar Pranowo

Minggu, 20 September 2020 | 21:30 WIB

KOMPAS.TV - Sebuah tangkapan layar percakapan chat whatsapp beredar di media sosial, Gambar itu menampilkan percakapan 2 warga yang sama-sama positif covid-19.

Keduanya berdomisili di Semarang, Jawa Tengah.  Salah satu  akun menyampaikan kata-kata provokasi untuk menyebarkan covid-19.

Dia juga mengatakan, tidak masalah bepergian tanpa protokol kesehatan.

Dinas Kesehatan Kota Semarang menyebut,  kedua warga yang positif tersebut sudah dibawa Tim Gugus Tugas Covid-19 untuk menjalani karantina.  

Seorang dikarantina di rumah Dinas Wali Kota Semarang. Sementara 1 orang lainnya diizinkan isolasi mandiri di rumah.

Wali Kota Semarang, Hendrar Priadi menyebut, chat itu hanya kesalahpahaman antar tetangga.

Dia meminta masyarakat tidak resah, karena hal itu sudah ditangani petugas.

Sementara itu, seorang warga  di Karawang, Jawa Barat,  nekad pulang kampung meski  positif corona. Warga itu langsung menjalani tes usap, yang dilakukan petugas puskemas setempat.

Puskemas Cicende menyebut, warga  sudah dinyatakan positif saat di Jakarta. Namun dia kabur  karena takut diisolasi.

Kasus positif virus corona terus bertambah. Warga tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan  melakukan  isolasi agar tidak menularkan virus ke orang lain.

Dua warga yang positif covid-19 sempat membuat heboh dunia maya karena percakapan mereka yang viral di wilayah Semarang, Jawa Tengah.

Dalam percakapan via aplikasi whatsapp itu, salah satu akun memprovokasi untuk menyebarkan covid-19.

Tindakan apa saja yang sudah dilakukan Pemerintah setempat? Simak dialog selengkapnya bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
 

Editor : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:23
STAFSUS PRESIDEN BIDANG HUKUM DINI PURWONO: UU CIPTA KERJA BISA DIAKSES PUBLIK SETELAH DITEKEN PRESIDEN JOKOWI   KEMENDESA PDTT HARAP AKSES AIR BERSIH DAN FASILITAS SANITASI MERATA PADA 2030   KEMENDESA PDTT SEGERA LUNCURKAN PROGRAM PEMBANGUNAN 1.000 FASILITAS SANITASI   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, KEMENTERIAN PERHUBUNGAN AWASI KETAT TRANSPORTASI SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER 2020   KPU LUWU UTARA CATAT 2.743 PEMILIH DISABILITAS MENTAL TERDAFTAR DI DAFTAR PEMILIH TETAP (DPT)   KEMENSOS PASTIKAN PROGRAM BANTUAN PANGAN NONTUNAI (BPNT) DAN BANTUAN SOSIAL TUNAI (BST) BERLANJUT DI 2021   KEMENDESA PDTT SEBUT BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) DANA DESA TELAH TERSALUR 100 PERSEN   POLDA PAPUA SIAPKAN DOKTER FORENSIK INDEPENDEN UNTUK OTOPSI JENAZAH PENDETA YEREMIA   KEMENPAREKRAF: AKSES PEMBIAYAAN BANK MASIH JADI KENDALA PELAKU USAHA RINTISAN   SEKDA TASIKMALAYA PASTIKAN PELAYANAN NORMAL MESKI WALI KOTA BUDI BUDIMAN DITAHAN   KPU JATIM SEBUT MASIH ADA 8 CALON KEPALA DAERAH BELUM AJUKAN PELAKSANAAN PERGANTIAN ANTARWAKTU (PAW)   GUBERNUR JATIM INGATKAN WARGA PATUHI PROTOKOL KESEHATAN SELAMA LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER   SATGAS COVID-19 BALI CATAT SEKITAR 21,6 PERSEN KASUS POSITIF COVID-19 DIDOMINASI KELOMPOK UMUR 20-29 TAHUN   PRESIDEN JOKOWI TEGASKAN INDUSTRI DARI HASIL HUTAN MASIH MENJADI SEKTOR EKONOMI PALING PENTING