Kompas TV nasional berita kompas tv

Kader PKS Menuding Ospek UI Ajarkan Materi Seks Bebas, Pihak Dosen: Ini Fitnah yang Keji!

Minggu, 20 September 2020 | 19:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pernyataan anggota DPR Fraksi PKS Al Muzammil Yusuf berujung pada tuntutan proses hukum oleh Civitas Akademika UI.

Universitas Indonesia meminta Al Muzzamil membuktikan tudingannya yang menyebut adanya materi pengenalan kampus bagi mahasiswa baru di ui yang mendukung seks bebas.

Civitas Akademika Universitas Indonesia meminta anggota DPR Fraksi PKS Al Muzammil Yusuf untuk meminta maaf atas pernyataannya , terkait dengan materi pengenalan kampus bagi mahasiswa baru di UI yang dianggap mendukung seks bebas.

Tak hanya itu, dalam surat yang ditulis kepada rektor UI berisi permintaan proses hukum terhadap Al Muzammil.

Terkait hal ini Al Muzzammil Yusuf telah memberi klarifikasi soal tudingannya.

Menurutnya materi pengenalan  kehidupan kampus untuk mahasiswa baru yang disampaikan saat ospek sangat kontroversial dan mengkhawatirkan masyarakat.

Selain tuntutan proses hukum, pernyataan Al Muzzamil ini berujung pada permintaan agar Rektor UI mengajukan surat ke pimpinan DPR, MPR dan MKD agar memberhentikan Al Muzzammil Yusuf dari Anggota DPR.

Simak dialog selengkapnya bersama Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia Ade Armando dan Juru Bicara PKS Muhammad Kholid .
 

Editor : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:31
STAFSUS PRESIDEN BIDANG HUKUM DINI PURWONO: UU CIPTA KERJA BISA DIAKSES PUBLIK SETELAH DITEKEN PRESIDEN JOKOWI   KEMENDESA PDTT HARAP AKSES AIR BERSIH DAN FASILITAS SANITASI MERATA PADA 2030   KEMENDESA PDTT SEGERA LUNCURKAN PROGRAM PEMBANGUNAN 1.000 FASILITAS SANITASI   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, KEMENTERIAN PERHUBUNGAN AWASI KETAT TRANSPORTASI SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER 2020   KPU LUWU UTARA CATAT 2.743 PEMILIH DISABILITAS MENTAL TERDAFTAR DI DAFTAR PEMILIH TETAP (DPT)   KEMENSOS PASTIKAN PROGRAM BANTUAN PANGAN NONTUNAI (BPNT) DAN BANTUAN SOSIAL TUNAI (BST) BERLANJUT DI 2021   KEMENDESA PDTT SEBUT BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) DANA DESA TELAH TERSALUR 100 PERSEN   POLDA PAPUA SIAPKAN DOKTER FORENSIK INDEPENDEN UNTUK OTOPSI JENAZAH PENDETA YEREMIA   KEMENPAREKRAF: AKSES PEMBIAYAAN BANK MASIH JADI KENDALA PELAKU USAHA RINTISAN   SEKDA TASIKMALAYA PASTIKAN PELAYANAN NORMAL MESKI WALI KOTA BUDI BUDIMAN DITAHAN   KPU JATIM SEBUT MASIH ADA 8 CALON KEPALA DAERAH BELUM AJUKAN PELAKSANAAN PERGANTIAN ANTARWAKTU (PAW)   GUBERNUR JATIM INGATKAN WARGA PATUHI PROTOKOL KESEHATAN SELAMA LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER   SATGAS COVID-19 BALI CATAT SEKITAR 21,6 PERSEN KASUS POSITIF COVID-19 DIDOMINASI KELOMPOK UMUR 20-29 TAHUN   PRESIDEN JOKOWI TEGASKAN INDUSTRI DARI HASIL HUTAN MASIH MENJADI SEKTOR EKONOMI PALING PENTING