Kompas TV regional kriminal

KRI Usman Harun TNI AL Tangkap Kapal Ikan Vietnam di Laut Natuna Utara

Minggu, 20 September 2020 | 15:21 WIB
kri-usman-harun-tni-al-tangkap-kapal-ikan-vietnam-di-laut-natuna-utara
Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam saat sedang ditangkap petugas Kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Usman Harun-359. KIA ini diamankan karena diduga melakukan illegal fishing di wilayah perairan laut Natuna Utara, Sabtu (19/9/2020). (Sumber: Dok TNI Angkatan Laut)

NATUNA, KOMPAS.TV - Kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Usman Harun-359 menangkap 2 kapal ikan asing berbendera Vietnam yang sedang melakukan illegal fishing di wilayah perairan laut Natuna Utara, Sabtu (19/9/2020).

Baca Juga: TNI AL Bekuk Sabu 10 Kg Lebih di Perairan Rupat Utara Riau

Penangkapan itu berawal saat KRI Usman Harun-359 (KRI USH-359) melaksanakan patroli rutin dalam penegakan hukum dan kedaulatan di perairan laut Natuna Utara di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Koarmada I (Guspurla koarmada I).

Mereka mendeteksi 2 kontak Kapal Ikan Asing  (KIA) pada jam 12.55 yang sedang melakukan aktifitas menangkap ikan menggunakan jaring.

Namun setelah didekati kedua kapal tersebut berusaha melarikan diri dengan melepaskan jaring ke laut dan menambah kecepatan berpencar menjauh dari KRI Usman Harun-359.

Menindaklanjuti hal tersebut, Komandan KRI Usman Harun-359 Kolonel Laut (P) Binsar Alfret Syaiful Sitorus memerintahkan melaksanakan peran tempur.

"Dilanjutkan peran pemeriksaan dan penggeledahan. Selanjutnya memberikan isyarat agar KIA itu berhenti. Ini prosedur dan isyarat telah diberikan agar berhenti namun kedua KIA tidak mengindahkannya. Setelah berhasil dihentikan, KRI USH menurunkan Rubber Inflatable Boat (RIB) dan menurunkan tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) untuk melaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan," ujar Alfret, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

Sejumlah pasukan Kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Usman Harun-359 saat sedang menangkap Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam yang melakukan illegal fishing di wilayah perairan laut Natuna Utara, Sabtu (19/9/2020). (Sumber: Dok TNI Angkatan Laut)

Editor : Deni Muliya

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:01
BNPB MINTA DEPOK SEGERA ISOLASI PASIEN TANPA GEJALA COVID-19 DI LOKASI KHUSUS UNTUK CEGAH PENULARAN   BINTANG JUVENTUS CRISTIANO RONALDO DINYATAKAN SEMBUH DARI COVID-19 SETELAH JALANI TES USAP   MENKOMINFO JOHNNY G PLATE MINTA KANDIDAT PILKADA BERKAMPANYE POSITIF DENGAN ADU GAGASAN & PROGRAM DI RUANG DIGITAL   KAPOLRES BUKITTINGGI SEBUT KASUS HUKUM PENGEROYOKAN 2 ANGGOTA TNI TERUS BERLANJUT MESKI SUDAH ADA PERMINTAAN MAAF   KEROYOK DUA ANGGOTA TNI KODIM 0304/AGAM, HARLEY-DAVIDSON OWNERS GROUP MINTA MAAF   DUA ANGGOTA TNI KODIM 0304/AGAM MENJADI KORBAN PENGEROYOKAN KLUB MOTOR HARLEY-DAVIDSON DI BUKITTINGGI, SUMBAR   ICW MINTA KPK LIBATKAN NOVEL BASWEDAN UNTUK TANGKAP HARUN MASIKU, TERSANGKA YANG DIDUGA SUAP KOMISIONER KPU   BMKG MEMPREDIKSI SELURUH WILAYAH DKI JAKARTA DIGUYUR HUJAN SIANG INI   KORBAN GEMPA BERMAGNITUDO 7 DI TURKI BERTAMBAH, 22 MENINGGAL DAN 800 TERLUKA   KEMLU: GEMPA DI LAUT AEGEAN, TURKI, TIDAK ADA KORBAN WNI   KBRI ANKARA: SEJAUH INI TIDAK DIPEROLEH LAPORAN MENGENAI ADANYA WNI YANG TERKENA DAMPAK LANGSUNG GEMPA    DINKES KAPUAS HULU, KALBAR, MENGATAKAN 4 KARYAWAN BRI CABANG PUTUSSIBAU POSITIF COVID-19   WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT MINTA MASYARAKAT DISIPLIN JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN MESKI LIBURAN    KEPALA BIRO HUKUM DAN HUMAS MAHKAMAH AGUNG, ABDULLAH, MENINGGAL DUNIA