Kompas TV regional berita daerah

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Jumat, 18 September 2020 | 14:08 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV - Satuan Reserse Kriminal Umum Polres Kota Bandar Lampung, Kamis (17/9/2020) siang, melakukan rekonstruksi kasus penusukan Syekh Ali Jaber yang terjadi di Masjid Falahudin, Sukajawa, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung.

Ada 17 adegan dari dua lokasi yang dilakukan dalam rekonstruksi untuk mengungkap kronologi awal hingga terjadinya penusukan Syekh Ali Jaber, selain tersangka polisi penghadirkan pemeran saksi pengganti.

Rekonstruksi ini dilakukan untuk memeriksa kecocokan informasi yang tertuang dalam BAP dengan fakta di lapangan.

Rekonstruksi yang diagendakan pada pukul 08.00 WIB, baru terlaksana pada 10.20 WIB. Kedatangan tersangka Alfin Andrian dikawal ketat aparat polisi.

Penyidik melakukan reka ulang di dua lokasi, lokasi pertama digelar dikediaman tersangka yang hanya berjarak lebih kurang 100 meter dari TKP masjid Falahudin.

Sementara lokasi kedua, rekonstruksi dilannjutkan di Masjid Falahudin yang menjadi lokasi utama penusukan.

Polisi menyebut, tersangka Alfin berada dikediamannya untuk mengambil sebilah pisau dapur bergagang kayu yang digunakan untuk menusuk Syekh Ali Jaber.

Setelah menyiapkan pisau, tersangka bergegas menuju Masjid Falahudin yang tak jauh dari kediamannya , dengan berjalan kaki. Tersangka datang saat Syekh Ali Jaber sedang berinteraksi dengan salah satu santri dan orang tuanya. Disaat yang bersamaan tersangka berlari dari arah kanan panggung dan langsung menusuk Syekh Ali Jaber.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyebut ke 17 adegan tersebut sesuai dengan yang tertuang dalam BAP.

Baca Juga: Polisi Tunjuk RSJ Kurungan Nyawa Lampung Untuk Mengobservasi Kejiwaan Tersangka

Polisi menyebut, Alfin Andrian telah berniat dan merencanakan pembunuhan karena merasa gelisah saat dirinya mendengar kajian keagamaan yang bersumber dari pengeras suara masjid Falahudin yang tak jauh dari rumahnya, hal tersebut yang memicu niatan tersangka untuk menyerang korban Syekh Ali Jaber.

#rekonstruksi #syekhalijaber #penusukansyekhalijaber

Editor : Kompastv Lampung



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:11
STAFSUS PRESIDEN BIDANG HUKUM DINI PURWONO: UU CIPTA KERJA BISA DIAKSES PUBLIK SETELAH DITEKEN PRESIDEN JOKOWI   KEMENDESA PDTT HARAP AKSES AIR BERSIH DAN FASILITAS SANITASI MERATA PADA 2030   KEMENDESA PDTT SEGERA LUNCURKAN PROGRAM PEMBANGUNAN 1.000 FASILITAS SANITASI   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, KEMENTERIAN PERHUBUNGAN AWASI KETAT TRANSPORTASI SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER 2020   KPU LUWU UTARA CATAT 2.743 PEMILIH DISABILITAS MENTAL TERDAFTAR DI DAFTAR PEMILIH TETAP (DPT)   KEMENSOS PASTIKAN PROGRAM BANTUAN PANGAN NONTUNAI (BPNT) DAN BANTUAN SOSIAL TUNAI (BST) BERLANJUT DI 2021   KEMENDESA PDTT SEBUT BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) DANA DESA TELAH TERSALUR 100 PERSEN   POLDA PAPUA SIAPKAN DOKTER FORENSIK INDEPENDEN UNTUK OTOPSI JENAZAH PENDETA YEREMIA   KEMENPAREKRAF: AKSES PEMBIAYAAN BANK MASIH JADI KENDALA PELAKU USAHA RINTISAN   SEKDA TASIKMALAYA PASTIKAN PELAYANAN NORMAL MESKI WALI KOTA BUDI BUDIMAN DITAHAN   KPU JATIM SEBUT MASIH ADA 8 CALON KEPALA DAERAH BELUM AJUKAN PELAKSANAAN PERGANTIAN ANTARWAKTU (PAW)   GUBERNUR JATIM INGATKAN WARGA PATUHI PROTOKOL KESEHATAN SELAMA LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER   SATGAS COVID-19 BALI CATAT SEKITAR 21,6 PERSEN KASUS POSITIF COVID-19 DIDOMINASI KELOMPOK UMUR 20-29 TAHUN   PRESIDEN JOKOWI TEGASKAN INDUSTRI DARI HASIL HUTAN MASIH MENJADI SEKTOR EKONOMI PALING PENTING