Kompas TV regional berita daerah

Walhi Kecam Pemasangan APK Di Pohon

Kamis, 17 September 2020 | 12:36 WIB

MANADO, KOMPAS.TV - Wahana Lingkungan Hidup Sulawesi Utara mengecam pemasangan alat peraga kampanye di pohon penghijauan. Pemasangan apk di pohon dinilai merusak lingkungan dan mengganggu estetika kota.

Ratusan alat peraga kampanye milik salah satu bakal paslon pilkada gubernur sulut beberapa hari terakhir ini terlihat marak dipasang di pohon.

Atribut kampanye yang dipasang dengan cara dipaku ini antara lain terlihat di sejumlah pohon penghijauan di sepanjang Jalan Winangun atas hingga di pertigaan citraland.

Aksi pemasangan apk di pohon langsung mendapat kritikan dari kalangan aktifis lingkungan. Wahana Lingkungan Hidup –Walhi- Sulut menilai pemasangan apk di pohon melanggar undang-undang no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Walhi menyayangkan adanya tim bakal paslon yang melakukan pencitraan diri dengan cara merusak lingkungan. selain merusak lingkungan, Walhi juga menilai pemasangan apk di pohon juga merusak estetika kota. Oleh sebab itu, walhi meminta instansi terkait untuk segera menertibkan apk yang dipasang di pohon.

Walhi Sulut juga meminta masyarakat untuk tidak memilih calon kepala daerah yang tidak memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Di lain pihak,  Bawaslu Sulut menyatakan pilkada ramah lingkungan menjadi salah satu komitmen yang harus diwujudkan dalam hajatan pesta demokrasi ini.

Bawaslu Sulut saat ini terus melakukan sosialisasi kepada semua pihak terkait pelaksanaan pilkada yang ramah lingkungan.

#kompastvmanado #walhi #kecamapkdipohon

YONGKE LONDA KOMPAS TV MANADO

Saksikan Siaran Kompastv :

Chanel 46 UHF

Fb : Kompastv Manado

Yt : Kompastv Manado

Alamat Studio Kompastv Manado

Jl.Anugerah No.08 Kelurahan Winangun

Kecamatan Malalayang, Kota Manado

Sulawesi Utara

 

Editor : KompasTV Manado



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:25
BMKG MEMPREDIKSI SEBAGIAN WILAYAH JABODETABEK CERAH BERAWAN PADA PAGI HINGGA SIANG INI   PEMKOT BATAM BEBASKAN SANKSI ADMINISTRATIF, DENDA, DAN BUNGA TELAT BAYAR PAJAK   KEMENKOP DAN UKM DORONG PELAKU USAHA KECIL MENENGAH DI GARUT MANFAATKAN PELUANG PASAR DARING   WALI KOTA SALATIGA YULIYANTO SEBUT PASIEN COVID-19 DI WILAYAHNYA BERASAL DARI PENULARAN LUAR DAERAH   DONI MONARDO MINTA MASYARAKAT TETAP TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT PULANG BEKERJA DAN TIBA DI RUMAH   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO SEBUT ENAM PERSEN PASIEN DI WISMA ATLET KEMAYORAN ADALAH KLASTER KELUARGA   KASUS COVID-19 TERUS BERTAMBAH, PEMKOT KUPANG KEMBALI MEMBERLAKUKAN KEBIJAKAN “WORK FROM HOME” KEPADA ASN   KEMDIKBUD TINGKATKAN KOMPETENSI GURU SMK DI BIDANG KECERDASAN BUATAN   ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19, PEMPROV DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DATA TAMU HOTEL LEWAT APLIKASI DIGITAL   GUBERNUR BANTEN WAHIDIN HALIM KEMBALI JADIKAN RSUD BANTEN SEBAGAI PUSAT RUJUKAN PASIEN COVID-19   PEMPROV DKI SIAPKAN TPU ROROTAN, JAKUT, UNTUK MEMAKAMKAN JENAZAH PASIEN COVID-19   KEMENPERIN FOKUS WUJUDKAN EKOSISTEM INOVASI INDUSTRI 4.0 DI MASA PANDEMI   PANDEMI COVID-19, PEMPROV NUSA TENGGARA TIMUR PASTIKAN BANDARA DAN PELABUHAN TIDAK DITUTUP   POLDA METRO JAYA MELAKUKAN TES USAP 300 TAHANAN BERSTATUS VONIS GUNA PASTIKAN SEHAT DAN AMAN DIPINDAH KE LAPAS