Kompas TV entertainment selebriti

Seorang Pria Dihukum Karena Menguntit dan Mengancam Taylor Swift

Kamis, 17 September 2020 | 07:56 WIB
seorang-pria-dihukum-karena-menguntit-dan-mengancam-taylor-swift
Taylor Swift (Sumber: kompas.com)

NASHVILLE, KOMPAS.TV - Hakim federal menghukum seorang pria asal Austin, Texas, selama 30 bulan penjara. Dia dinyatakan bersalah karena menguntit dan mengirim surat dan email yang sarat ancaman ke perusahaan label rekaman bintang pop Taylor Swift.

Menurut catatan yang diajukan di pengadilan federal, Eric Swarbrick dijatuhi hukuman dalam sidang yang diselenggarakan Rabu (16/9/2020) di Nashville, Amerika Serikat. Selain hukuman penjara selama 30 bulan, dia juga harus menjalani hukuman tiga tahun pembebasan yang diawasi.

Seperti dilansir dari Associated Press, pihak Taylor Swift mengeluhkan, Swarbrick telah mengirim lebih dari 40 surat dan email ke Big Machine Label Group (BMLG) pada tahun 2018. Dalam surat-surat itu, dia meminta CEO BMLG untuk memperkenalkannya kepada Taylor Swift.

Seiring dengan berjalannya waktu, surat-surat dan email yang dia kirimkan menjadi lebih kejam dan mengancam. Bahkan Swarbrick pernah pergi ke Nashville sebanyak tiga kali untuk berusaha mengantarkan surat-surat itu secara pribadi.

Pada tanggal 2 Agustus 2018, Swarbrick mengendarai mobil sendiri dari Texas ke Nashville. Sesampainya di Nashville, ia mencoba untuk masuk ke kantor BMLG. Namun dia ditahan oleh penjaga keamanan dan ditangkap oleh Departemen Kepolisian Metro Nashville.

Dia kemudian dibebaskan dari penjara, namun setelah bebas, dia masih terus mengirimkan surat yang ditujukan kepada Taylor Swift, sedikitnya sebanyak 13 kali. Surat dan email tersebut berisi ancaman. Dia mengungkapkan keinginannya untuk membunuh dan memperkosa Taylor Swift. Dalam sebuah surat, dia juga mengungkapkan keinginan untuk bunuh diri.

Editor : Tussie Ayu



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Di Parit

Minggu, 20 September 2020 | 03:33 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:17
PEMKOT SURAKARTA RENOVASI BERTAHAP LAPANGAN PENDUKUNG UNTUK LATIHAN TIM PESERTA PIALA DUNIA U-20 PADA 2021   BEA CUKAI KANWIL BANTEN SITA 3,32 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL   GUGUS TUGAS COVID-19 SURABAYA: MASKER SCUBA TAK EFEKTIF MENANGKAL PENYEBARAN COVID-19   PEMKOT SURABAYA IMBAU WARGA TAK PAKAI MASKER SCUBA   GUBERNUR JAWA TIMUR SIAPKAN PEMBENTUKAN RUMAH SAKIT LAPANGAN DI MALANG   ANTISIPASI LONJAKAN KASUS KORONA, MENKES MINTA PEMDA SIAPKAN PENDIRIAN RUMAH SAKIT LAPANGAN   KETUM PARTAI GERINDRA PRABOWO SUBIANTO TUNJUK SUFMI DASCO AHMAD SEBAGAI KETUA HARIAN DPP PERIODE 2020-2025   MENHUB SEBUT SUBSIDI TRANSPORTASI BERBASIS BUS DENGAN SKEMA "BUY THE SERVICE" AKAN BERSIFAT "MULTIYEARS"   MENHUB AJAK SWASTA BERINVESTASI DALAM PENINGKATAN KUALITAS PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR   PEMPROV SUMSEL: JEMBATAN BAHTERA SRIWIJAYA MERUPAKAN INFRASTRUKTUR PENGHUBUNG PROVINSI SUMSEL DAN BABEL   PEMPROV SUMATERA SELATAN DAN BANGKA BELITUNG SEPAKATI LOKASI JEMBATAN BAHTERA SRIWIJAYA   KPU KALIMANTAN SELATAN INGATKAN PASLON PERKUAT KAMPANYE DARING   KPU MAMUJU, SULAWESI BARAT, MINTA MASYARAKAT PEMILIH TIDAK JUAL SUARA PADA PILKADA 2020   DORONG PENGEMBANGAN SAPI UNGGUL, MENTAN BERENCANA PERBANYAK BALAI EMBRIO