Kompas TV regional berita daerah

Tak Gunakan Masker, Warga Bisa Didenda Rp 100 Ribu

Kamis, 17 September 2020 | 05:35 WIB

TEGAL, KOMPAS.TV - Operasi penegakan disiplin protokol kesehatan ini dilaksanakan di jalan sultan agung Kota Tegal, Jawa Tengah. Personil petugas gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polri menghentikan warga yang melintas tidak mengenakan masker. Warga yang tidak memakai masker kemudian dikenakan sanksi denda dengan membayar di tempat .

Salah seorang pelanggar, Darso mengatakan, dengan sanksi denda yang diterapkan oleh pemerintah daerah dirinya mengaku ikhlas. Bahkan di hadapan petugas ia berjanji akan selalu mengenakan masker saat bepergian .

Berbeda dengan darso , warga lain yang juga melanggar tidak memakai masker, Sobari terpaksa mendapatkan sanksi push up karena tidak membawa uang. Di hadapan petugas, ia mengaku tidak memakai masker karena lupa.

WaliKota Tegal , Dedy Yon Supriyono, mengatakan penerapan sanksi denda dan sanksi sosial tersebut mengacu pada peraturan waliKota Tegal nomor 29 tahun 2020 pengganti peraturan Wali Kota Tegal nomor 13 tahun 2020. Penerapan sanksi tersebut bermaksud untuk memberikan efek jera bagi masyarakat yang tidak menaati protokol kesehatan .

Selain dikenakan sanksi, warga yang melanggar juga di data identitasnya oleh petugas Satpol PP. Operasi seperti ini akan rutin digelar dalam kurun waktu tiga hari sampai lima hari sekali. Tak hanya sanksi denda dan push up, beberapa warga juga mendapatkan sanksi berupa membersihkan lingkungan digelarnya operasi dengan menyapu sampah.

Editor : KompasTV Pekalongan



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:20
ANGKATAN UDARA TIONGKOK GELAR SIMULASI SERANGAN DI TEMPAT YANG MENYERUPAI PANGKALAN AU AS DI GUAM   SEBANYAK 11 TENAGA KESEHATAN DI MADIUN, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI KORONA   POLRESTA PONTIANAK TETAPKAN OKNUM POLISI YANG MEMERKOSA GADIS PELANGGAR LALU LINTAS SEBAGAI TERSANGKA   POSITIF KORONA TANPA GEJALA, ISTRI WALI KOTA PONTIANAK DIISOLASI DI RUMAH   ISTRI DARI WALI KOTA PONTIANAK, KALBAR, EDI RUSDI KAMTONO, POSITIF TERINFEKSI KORONA TANPA GEJALA   POSITIF TERINFEKSI KORONA, PUTRA BUNGSU DARI WALI KOTA JAMBI SYARIF FASHA MENINGGAL DUNIA    POLDA METRO JAYA PERPANJANG PENAHANAN JOHN KEI HINGGA 19 OKTOBER 2020   POLISI BERENCANA JEMPUT LHI, PEREMPUAN YANG MENGAKU DILECEHKAN DAN DIPERAS SAAT TES CEPAT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.425 ORANG: 1.002 SEMBUH, 120 MENINGGAL DUNIA, 303 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 494 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 2.950.173 SPESIMEN   HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 108.880 ORANG    HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 248.852 POSITIF, 180.797 SEMBUH, 9.677 MENINGGAL DUNIA