Kompas TV nasional sapa indonesia

Kapolri Keluarkan Aturan PAM Swakarsa, Mantan Kabais: Perlu UU yang Jelas!

Rabu, 16 September 2020 | 23:25 WIB

KOMPAS.TV - Kapolri mengeluarkan aturan soal pelibatkan PAM Swakarsa, termasuk satpam, untuk ikut menjaga keamanan.

Namun kontras menilai pelibatkan PAM Swakarsa bisa menimbulkan konflik horizontal.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Idham Azis  telah menerbitkan  Peraturan Kapolri nomor 4 tahun 2020, tentang pengamanan Swakarsa.

PAM Swakarsa terdiri dari satpam, satuan keamanan lingkungan,  dan kelompok kearifan lokal.

Dalam Pasal 3 dari perkap itu disebutkan, PAM Swakarsa betugas menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan secara swakarsa guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban

Perkap itu juga mengatur perubahan warna seragam satpam menjadi cokelat.

Warna itu mirip seperti seragam Polri.

Seragam baru satpam nantinya juga akan dilengkapi  dengan pangkat, layaknya Anggota Polri.

Dalam pasal 19 disebutkan, golongan kepangkatan anggota satpam meliputi, manajer, supervisor dan pelaksana.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono menyebut, warna seragam satpam yang dibuat mirip polisi dapat menimbulkan kedekatan emosional, serta menumbuhkan kebangaan dalam diri setiap anggota satpam.

Ketua Komisi III DPR, Herman Herry setuju  jika polisi melibatkan partisipasi masyarakat, dalam menjaga kamtibmas.

Namun dia, meminta polisi melakukan pengawasan ketat, sehingga tidak muncul arogansi, atau persekusi atas nama pam swakarsa.

“Polri tetap harus menjadi pengarah utama dalam mengawasi pelibatan PAM Swakarsa dan satpam ini,” kata Herman Herry, seperti kami kutip dari kompas.com

Sementara komisi untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan atau kontras,  mengkritik peraturan tentang pam swakarsa yang dikeluarkan Kapolri.

Koordinator Kontras, Fatia Maulidiyanti Menila,  PAM Swakarsa bisa menimbulkan konflik horizontal antar masyarakat.

Pelibatan PAM Swakarsa harus diikuti pengawasan yang ketat, sehingga kehadiran mereka benar-benar beri memberi rasa aman kepada masyarakat.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Di Parit

Minggu, 20 September 2020 | 03:33 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:01
PEMKOT SURAKARTA RENOVASI BERTAHAP LAPANGAN PENDUKUNG UNTUK LATIHAN TIM PESERTA PIALA DUNIA U-20 PADA 2021   BEA CUKAI KANWIL BANTEN SITA 3,32 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL   GUGUS TUGAS COVID-19 SURABAYA: MASKER SCUBA TAK EFEKTIF MENANGKAL PENYEBARAN COVID-19   PEMKOT SURABAYA IMBAU WARGA TAK PAKAI MASKER SCUBA   GUBERNUR JAWA TIMUR SIAPKAN PEMBENTUKAN RUMAH SAKIT LAPANGAN DI MALANG   ANTISIPASI LONJAKAN KASUS KORONA, MENKES MINTA PEMDA SIAPKAN PENDIRIAN RUMAH SAKIT LAPANGAN   KETUM PARTAI GERINDRA PRABOWO SUBIANTO TUNJUK SUFMI DASCO AHMAD SEBAGAI KETUA HARIAN DPP PERIODE 2020-2025   MENHUB SEBUT SUBSIDI TRANSPORTASI BERBASIS BUS DENGAN SKEMA "BUY THE SERVICE" AKAN BERSIFAT "MULTIYEARS"   MENHUB AJAK SWASTA BERINVESTASI DALAM PENINGKATAN KUALITAS PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR   PEMPROV SUMSEL: JEMBATAN BAHTERA SRIWIJAYA MERUPAKAN INFRASTRUKTUR PENGHUBUNG PROVINSI SUMSEL DAN BABEL   PEMPROV SUMATERA SELATAN DAN BANGKA BELITUNG SEPAKATI LOKASI JEMBATAN BAHTERA SRIWIJAYA   KPU KALIMANTAN SELATAN INGATKAN PASLON PERKUAT KAMPANYE DARING   KPU MAMUJU, SULAWESI BARAT, MINTA MASYARAKAT PEMILIH TIDAK JUAL SUARA PADA PILKADA 2020   DORONG PENGEMBANGAN SAPI UNGGUL, MENTAN BERENCANA PERBANYAK BALAI EMBRIO