Kompas TV nasional viral

Viral! Aksi Emak-emak Gunting Bendera Merah Putih, Polisi: Tidak Langgar UU Lambang Negara

Rabu, 16 September 2020 | 21:47 WIB

KOMPAS.TV - Aksi emak emak, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang diduga memotong Bendera Merah Putih terekam kamera dan menjadi viral di media sosial.

Dari video berdurasi 30 detik ini, seorang ibu memotong bendera merah putih dan membiarkan potongan bendera terserak di lantai.

Dari konfirmasi Kapolres Sumedang, AKBP Dwi Indra membenarkan peristiwa ini dan sedang memeriksa enam orang saksi.

Hasil pemeriksaan polisi memastikan, pelaku pengguntingan Bendera Merah Putih yang viral di Sumedang, tidak bermotif kebencian terhadap negara, dan tidak melanggar Undang-undang tentang Lambang Negara.  

Namun polisi akan fokus mendalami dugaan pelanggaran UU ITE, terkait penyebaran video tersebut hingga menjadi viral di sosial media.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila mengecam keras aksi perempuan yang menggunting Bendera Merah Putih di Sumedang, Jawa Barat, yang viral di media sosial.

BPIP mendesak kepolisian segera mengusut dan memproses secara hukum pelaku yang ada dalam video dan pelaku yang menyebarkannya di media sosial.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:09
ANGKATAN UDARA TIONGKOK GELAR SIMULASI SERANGAN DI TEMPAT YANG MENYERUPAI PANGKALAN AU AS DI GUAM   SEBANYAK 11 TENAGA KESEHATAN DI MADIUN, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI KORONA   POLRESTA PONTIANAK TETAPKAN OKNUM POLISI YANG MEMERKOSA GADIS PELANGGAR LALU LINTAS SEBAGAI TERSANGKA   POSITIF KORONA TANPA GEJALA, ISTRI WALI KOTA PONTIANAK DIISOLASI DI RUMAH   ISTRI DARI WALI KOTA PONTIANAK, KALBAR, EDI RUSDI KAMTONO, POSITIF TERINFEKSI KORONA TANPA GEJALA   POSITIF TERINFEKSI KORONA, PUTRA BUNGSU DARI WALI KOTA JAMBI SYARIF FASHA MENINGGAL DUNIA    POLDA METRO JAYA PERPANJANG PENAHANAN JOHN KEI HINGGA 19 OKTOBER 2020   POLISI BERENCANA JEMPUT LHI, PEREMPUAN YANG MENGAKU DILECEHKAN DAN DIPERAS SAAT TES CEPAT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.425 ORANG: 1.002 SEMBUH, 120 MENINGGAL DUNIA, 303 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 494 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 2.950.173 SPESIMEN   HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 108.880 ORANG    HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 248.852 POSITIF, 180.797 SEMBUH, 9.677 MENINGGAL DUNIA