Kompas TV nasional berita kompas tv

Sekda DKI Jakarta Meninggal Dunia Terpapar Corona, Anies Berikan Penghormatan Terakhir

Rabu, 16 September 2020 | 18:38 WIB

KOMPAS.TV - Kabar meninggalnya Sekda DKI Saefullah dibenarkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Saefullah menjabat sebagai Sekretaris Daerah DKI Jakarta, sejak 2014.

Sebelumnya Saefullah juga menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat di tahun 2010 hingga 2014.

Saefullah juga sempat mendapat penghargaan kesetiaan kelas III yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta di tahun 1999.

Kabar meninggalnya Saefullah dibenarkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Pemprov DKI Jakarta menyampaikan ucapan belasungkawa untuk keluarga Sekda DKI Jakarta.

Ahmad Riza Patria juga berkata sekda saefullah sempat menghadiri rapat paripurna, sebelum dinyatakan positif Corona.

Ucapan belasungkawa untuk Sekda DKI Jakarta, Saefullah disampaikan Wakil Ketua DPRD Dki Jakarta, M. Taufik.

M. Taufik mengaku kehilangan sosok Saefullah yang dikenalnya sebagai orang baik.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik sempat melempar kritik kepada Pemprov DKI Jakarta.

Taufik meminta Pemprov DKI Jakarta harus transparan mengungkap siapa saja pegawai maupun pejabat di lingkungan Kantor Pemprov DKI Jakarta yang terpapar Covid-19.

"belum ada pengumuman sampai saat ini, ini bukan suatu hal yang memalukan. Jadi menurut saya, ya pemprov transparanlah. Ya kalau ada diumumin kan, dikasih tahu, yang kontak langsung dengan terpapar bisa memeriksakan diri," kata M. Taufik yang kami kutip di laman kompas.com tanggal 12 September 2020 lalu.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:57
ANGKATAN UDARA TIONGKOK GELAR SIMULASI SERANGAN DI TEMPAT YANG MENYERUPAI PANGKALAN AU AS DI GUAM   SEBANYAK 11 TENAGA KESEHATAN DI MADIUN, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI KORONA   POLRESTA PONTIANAK TETAPKAN OKNUM POLISI YANG MEMERKOSA GADIS PELANGGAR LALU LINTAS SEBAGAI TERSANGKA   POSITIF KORONA TANPA GEJALA, ISTRI WALI KOTA PONTIANAK DIISOLASI DI RUMAH   ISTRI DARI WALI KOTA PONTIANAK, KALBAR, EDI RUSDI KAMTONO, POSITIF TERINFEKSI KORONA TANPA GEJALA   POSITIF TERINFEKSI KORONA, PUTRA BUNGSU DARI WALI KOTA JAMBI SYARIF FASHA MENINGGAL DUNIA    POLDA METRO JAYA PERPANJANG PENAHANAN JOHN KEI HINGGA 19 OKTOBER 2020   POLISI BERENCANA JEMPUT LHI, PEREMPUAN YANG MENGAKU DILECEHKAN DAN DIPERAS SAAT TES CEPAT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.425 ORANG: 1.002 SEMBUH, 120 MENINGGAL DUNIA, 303 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 494 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 2.950.173 SPESIMEN   HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 108.880 ORANG    HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 248.852 POSITIF, 180.797 SEMBUH, 9.677 MENINGGAL DUNIA