Kompas TV klik360 cerita indonesia

Prada MI Kaget Kebohongannya Picu Penyerangan Polsek Ciracas

Rabu, 16 September 2020 | 18:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kolonel CPM Andrey Swatika Yogaswara Komandan Pomdam Jaya mengatakan Prada MI mengaku menyesal dan bersalah atas perbuatan yang dilakukannya sehingga memicu penyerangan Polsek Ciracas beberapa waktu lalu.

"Dilaksanakan penyidikan terhadap tersangka dengan hasil tersangka mengakui salah, ada pengakuan terhadap pemberitaan bohong tersebut," ujar Andrey dalam konferensi pers pada Rabu, 16 September 2020.

Baca Juga: TNI Jawab Kemungkinan Penyerangan Polsek Ciracas Terkait Insiden 2018

"Kemudian dari apa yang disampaikan tersangka, tersangka tidak sampai pemikiran efek dampak cerita bohong, itu yang menguatkan motif atau dugaan sementara atas dasar cerita bohong yang dikarang oleh Prada MI, yaitu merasa takut juga merasa malu yang seperti dijelaskan di pertemuan seminggu lalu," jelasnya.

Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat Letjen TNI Dodik Widjanarko mengungkap motif mengapa Prada MI berbohong kepada angkatan dan satuannya soal dirinya dianiaya padahal mengalami kecelakaan tunggal dan menyulut terjadinya penyerangan Polsek Ciracas beberapa waktu lalu.

Ada 4 motif yang diungkap oleh Letjen Dodik. Pertama Prada MI takut kepada satuannya jika ketahuan sebelum mengalami kecelakaan motor tunggal, dirinya minum minuman keras jenis anggur merah.

"Ada perasaan takut kepada satuan apabila diketahui sebelum kecelakaan tunggal yang bersangkutan minum-minuman keras jenis anggur merah," ujar Letjen Dodik dalam konferensi pers pada Rabu, 9 September 2020.

Baca Juga: 21 Oknum TNI Penyerang Polsek Ciracas Bertugas Sopir Pejabat

Motif kedua adalah merasa malu kepada pimpinannya bila ketahuan kecelakaan tunggal yang dialaminya disebabkan karena minum minuman keras. Prada MI juga disebut takut merasa bersalah karena akibat kejadian tersebut sepeda motor yang dipinjamkan pimpinannya rusak.

Terungkap pula bahwa Prada MI takut diproses hukum karena saat mengendari motor tersebut tak memiliki SIM C dan tidak membawa STNK.  

Editor : Sadryna Evanalia



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:45
BMKG MEMPREDIKSI SEBAGIAN WILAYAH JABODETABEK CERAH BERAWAN PADA PAGI HINGGA SIANG HARI INI   PEMKOT BATAM BEBASKAN SANKSI ADMINISTRATIF, DENDA, DAN BUNGA TELAT BAYAR PAJAK   KEMENKOP DAN UKM DORONG PELAKU USAHA KECIL MENENGAH DI GARUT MANFAATKAN PELUANG PASAR DARING   WALI KOTA SALATIGA YULIYANTO SEBUT PASIEN COVID-19 DI WILAYAHNYA BERASAL DARI PENULARAN LUAR DAERAH   DONI MONARDO MINTA MASYARAKAT TETAP TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT PULANG BEKERJA DAN TIBA DI RUMAH   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO SEBUT ENAM PERSEN PASIEN DI WISMA ATLET KEMAYORAN ADALAH KLASTER KELUARGA   KASUS COVID-19 TERUS BERTAMBAH, PEMKOT KUPANG KEMBALI MEMBERLAKUKAN KEBIJAKAN “WORK FROM HOME” KEPADA PARA ASN   KEMENDIKBUD TINGKATKAN KOMPETENSI GURU SMK DI BIDANG KECERDASAN BUATAN   ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19, PEMPROV DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DATA TAMU HOTEL LEWAT APLIKASI DIGITAL    GUBERNUR BANTEN WAHIDIN HALIM KEMBALI JADIKAN RSUD BANTEN SEBAGAI PUSAT RUJUKAN PASIEN COVID-19    PEMPROV DKI SIAPKAN TPU ROROTAN, JAKUT, UNTUK MEMAKAMKAN JENAZAH PASIEN COVID-19   KEMENPERIN FOKUS WUJUDKAN EKOSISTEM INOVASI INDUSTRI 4.0 DI MASA PANDEMI   PANDEMI COVID-19, PEMPROV NUSA TENGGARA TIMUR PASTIKAN BANDARA DAN PELABUHAN TIDAK DITUTUP    POLDA METRO JAYA MELAKUKAN TES USAP 300 TAHANAN BERSTATUS VONIS GUNA PASTIKAN SEHAT DAN AMAN DIPINDAH KE LAPAS