Kompas TV nasional hukum

Terima Makan di Tempat Saat PSBB, 23 Restoran Ditutup Pemprov DKI

Rabu, 16 September 2020 | 16:08 WIB
terima-makan-di-tempat-saat-psbb-23-restoran-ditutup-pemprov-dki
Ilustrasi restoran (Sumber: Pixabay)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Sebanyak 23 restoran harus disegel lantaran melanggar aturan PSBB jilid dua yang mulai berlaku pada Senin (14/9/2020).

23 restoran tersebut kedapatan melayani pelanggan makan di tempat. Dalam aturan Pergub 88 tahun 2020 tentang tentang perubahan atas peraturan gubernur nomor 33 tahun 2020 tentang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar dalam menangani Covid-19 di DKI Jakarta, restoran atau rumah makan tidak diizinkan untuk melayani pelanggan makan di tempat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan 23 restoran tersebut terjaring dalam operasi yustisi satgas dari TNI, Polri dan Pemprov DKI.

Baca Juga: PSBB Jakarta Diperketat, Begini Situasi Operasi Yustisi oleh Anggota TNI dan Polri

“Satgas menindak 23 restoran atau rumah makan disegel. Pergub 88/2020 cuma boleh take away, nah yang makan di situ kita segel,” ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Rabu (16/9/2020).

Yusri menambahkan operasi yustisi ini akan terus dijalankan oleh Satgas gabungan. Target operasi tidak hanya dilakukan di sektor transportasi atau di jalan raya saja, akan ada tim khusus yang mengawasi lokasi rawan penularan seperti restoran dan pasar.

Sebelumnya tim Satgas telah menindak 9.734 pelanggar. Mayoritas pelanggaran tidak menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker.

Editor : Johannes Mangihot

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:51
ANGKATAN UDARA TIONGKOK GELAR SIMULASI SERANGAN DI TEMPAT YANG MENYERUPAI PANGKALAN AU AS DI GUAM   SEBANYAK 11 TENAGA KESEHATAN DI MADIUN, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI KORONA   POLRESTA PONTIANAK TETAPKAN OKNUM POLISI YANG MEMERKOSA GADIS PELANGGAR LALU LINTAS SEBAGAI TERSANGKA   POSITIF KORONA TANPA GEJALA, ISTRI WALI KOTA PONTIANAK DIISOLASI DI RUMAH   ISTRI DARI WALI KOTA PONTIANAK, KALBAR, EDI RUSDI KAMTONO, POSITIF TERINFEKSI KORONA TANPA GEJALA   POSITIF TERINFEKSI KORONA, PUTRA BUNGSU DARI WALI KOTA JAMBI SYARIF FASHA MENINGGAL DUNIA    POLDA METRO JAYA PERPANJANG PENAHANAN JOHN KEI HINGGA 19 OKTOBER 2020   POLISI BERENCANA JEMPUT LHI, PEREMPUAN YANG MENGAKU DILECEHKAN DAN DIPERAS SAAT TES CEPAT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.425 ORANG: 1.002 SEMBUH, 120 MENINGGAL DUNIA, 303 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 494 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 2.950.173 SPESIMEN   HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 108.880 ORANG    HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 248.852 POSITIF, 180.797 SEMBUH, 9.677 MENINGGAL DUNIA